Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
A Wandering Star

A Wandering Star

Part 91: Masih Belum Selesai Higiri yang terlihat mengenakan pakaian formal, masuk ke ruangan utama sambil menggandeng Kenta yang terlihat cantik menggunakan gaun formal untuk acara itu, lalu mereka menaiki tangga menuju panggung utama. Sesampainya di atas panggung utama, Higiri lalu menghadap para tamu, lalu berbicara dengan suara lantang, "Para tamu terhormat sekalian, aku, Hijiribashi Higiri, raja dari suku Harmoni, ingin menyampaikan permohonan maaf yang sangat, sangat, sungguh besar, dari dalam hatiku, karena tiga tahun ini aku berduka, mengira bahwa setelah kejadian yang dahsyat itu, istriku sudah tidak ada, dan ia dalam kondisi hamil saat itu. Karena kesedihan yang besar sekali, aku m
107.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 302 kali sebagai prolog pagi hari
Baca
+Pustaka
Resep Rahasia Sang Pecundang

Resep Rahasia Sang Pecundang

]` `[Protokol Persembahan Pamungkas diaktifkan. `[PERSIAPKAN JIWA ANDA. PARA DEWA KINI MENUNGGU PERJAMUANNYA.]`
1.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai prolog pagi hari
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menikahi Paman Suamiku

Terpaksa Menikahi Paman Suamiku

Judulnya tertulis dengan huruf besar: Rencana Kebangkitan Teknologi Prospexa – Tahap Awal. Tangannya berhenti sejenak di atas keyboard. Ia menatap keluar jendela, di mana matahari pagi mulai menembus gedung-gedung kaca. Di tengah kebisingan kota yang kembali hidup, Galih Santosa menulis baris pertama rencana barunya, dari nol. ***
1016.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 450 kali sebagai prolog pagi hari
Baca
+Pustaka
Pagi yang Enggan Kembali

Pagi yang Enggan Kembali

Jauh dari polusi industri dan sibuknya ibu kota provinsi. Sebuah mobil berisi rombongan muda-mudi baru saja memasuki kawasan Semarang. Salah satu yang berada di sana memotret gapura besar bertuliskan selamat datang. Untuk orang-orang seperti mereka, kota ini terlihat jauh lebih menenangkan dibanding kota asalnya. Kendaraan berplat Jakarta itu terus melaju hingga akhirnya berbelok menuju jalan setapak yang lebih sepi, memasuki sebuah pedesaan. Satu orang fokus melihat g****e map di ponselnya. Dua yang lain duduk di belakang dan menikmati pemandagan dari balik jendela di sisi masing-masing.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai prolog pagi hari
Baca
+Pustaka
Two Times

Two Times

Prolog Entah mengapa aku merasa sangat nyaman dan hangat saat baru pertama kali menginjakkan kaki ku di Rumah ini. Hingga suatu kejadian yang diluar pikiran normalku pun terjadi sehingga aku dapat bertemu dengan Lelaki itu yang bernama Nata.. Chapter 1 Ada apa denganku ?? Raya POV Di pagi yang cerah ini aku masih disibukkan dengan membereskan semua barang - barangku yang ada dirumahku saat ini.
8.69.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 271 kali sebagai prolog pagi hari
Baca
+Pustaka
Bayi Bungkus (Aku Terlahir dengan Mata Batin) (INDONESIA)

Bayi Bungkus (Aku Terlahir dengan Mata Batin) (INDONESIA)

B a y i B u n g k u s ( 4 ) P I N D A H P A N G G O N -------- ------- -------- ------------- Dear Deary, Hari ini tanggal 5 April 2020, pergantian hari yang lumayan berat bagiku. Seharian aku didera sakit kepala hebat. Walau begitu, tetap kurangkai kisah ini, karena dia ...ya, dia yang bersamaku. Dia yang menginginkan kisahnya tertulis dalam buku ini. Sosok yang selalu datang saat hal-hal tak beres terjadi di sekitarku. Ketika kutanya,
1011.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 374 kali sebagai prolog pagi hari
Baca
+Pustaka
Luka Hati Seorang Istri Yang Dikhianati

Luka Hati Seorang Istri Yang Dikhianati

Prolog Hujan turun deras di atas jalan-jalan sunyi, membasahi langkah seorang wanita dan anaknya yang tersesat di kota asing. Dunia tampak menutup pintu—rumah yang hilang, cinta yang retak, harapan yang terhanyut. Namun di tengah derasnya hujan dan dinginnya malam, ada bisik halus yang tak terdengar: luka bukan akhir, melainkan permulaan.
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai prolog pagi hari
Baca
+Pustaka
Jagat Kelana

Jagat Kelana

Perlahan kedua mata ikut membuka beserta indera penciumannya. "Selamat pagi, Senopati!" sapa prajurit. "Pagi," balas Gaalsbumi. "Ini sarapannya, jika bisa mulai pagi ini apa yang kami sediakan segera dimakan. Itu pesan kepala prajurit Dirja!" tutur prajurit. Galasbumi hanya mengulum senyum dam mengangguk pelan. Kemudian kedua tangannya menerima baki yang disodorkan ke dalam melalui celah sempit bawah pagar.
1021.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 717 kali sebagai prolog pagi hari
Tampilkan Ulasan (10)
Baca
+Pustaka
Embunayu
Kak author yang baik. ijin promosi novel pertama saya ya Judul: Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api cerita: Perjalanan mencari jati diri Pangeran Karna setelah diusir karena dia adalah Sampah. Dibantu leluhur dan Dewa Perang dirinya menemukan inti jiwanya dan menjadi pewaris terkuat
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Ini adalah kisah petualangan Lin Chen hingga menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan para Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
My Romantic Boss

My Romantic Boss

Prolog Suara alarm berdering keras di telinga Claudia Angelica Pramono yang biasa di panggil Ody. Jadwal paginya begitu padat setiap harinya hingga nyaris tak punya hari libur. Seperti pagi ini dikala yang lain masih tertidur pulas dia sudah mulai sibuk dengan sederet rutinitas. Waktunya hanya 30 menit untuk mandi dan merias dirinya, untung saja kulit putih dan mulus Ody benar-benar menyelamatkannya.
1040.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 924 kali sebagai prolog pagi hari
Baca
+Pustaka
27 Hari Menanti Janji Palsu

27 Hari Menanti Janji Palsu

Pesan terbaru dikirim lima menit lalu. [Nadia, aku di pintu masuk Kantor Catatan Sipil. Kapan kamu akan datang?] Menatap layar, aku tiba-tiba tertawa terbahak-bahak. Ironis sekali. Dua puluh tujuh hari memohon, hanya untuk dibalas dengan janji "aku akan menikahimu tiga hari lagi." Dan kini, tiga hari itu telah berlalu, tapi aku bahkan tidak punya tenaga untuk merobek kebohongannya.
4.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai prolog pagi hari
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status