Ifat
"Karena di dalam cinta yang ada hanyalah ketulusan yang melebur, menyatu padu dengan setiap nafas dan setiap degup jantung.”
“Hahaha..!”
“Kok, kamu ketawa, Mas?”
“Hahaha..!”
“Mas! Kamu kok ketawa sih?”
“Kata-kata kamu itu lho, Kas, seperti pujangga saja.”
“Orang yang sedang dirundung cinta, siapa pun dia pasti bisa berkata-kata manis nan bijak serupa pujangga, Mas.”
“Kecuali aku.”
“Kecuali kamu?”
“Iya, aku tidak bisa berkata-kata manis meskipun sedang dirundung cinta.”
Bab Populer