Setelah Bercerai
Percaya tidak, bahwa cinta yang tumbuh dalam ketulusan, seperti sebuah kekuatan?
Percaya tidak percaya itu urusan masing-masing orangnya. Jika ya, maka sesungguhnya kamu telah merasakan seberapa besar sebuah cinta sanggup menguatkanmu dalam kondisi paling terpuruk sekalipun—meski takdir menuliskan cintanya tak bisa dirimu miliki. Dirinya dengan Pulung, misalnya.
Ada penggalan kalimat begini: jika kamu tidak bisa memiliki raganya, tak apa, asal kamu tidak kehilangan waktu untuk selalu bisa memeluknya di tubuh doa.