Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
My Destiny

My Destiny

Satu sisi dia ingin tidak perduli, tapi disisi lain dia juga penasaran. ‘Kau adalah ketidak mungkinan yang selalu aku harapkan.’ ‘Hanya dengan memandangimu, kau mampu getarkan jiwaku.’ ‘Kita berbeda. Namun, aku akan selalu mengagumimu.’ Mata Satria terbuka cepat. Dia menegakkan kepalanya begitu mengingat bait-bait dari puisi itu. “Ketidak mungkinan? Berbeda?” Kening Satria menyerngit sebentar, memikirkan sesuatu. Seketika dia tertegun.
105.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 120 Beses bilang puisi mengagumi seseorang
Read
+Library
Suami Penggantiku Kakak Iparku

Suami Penggantiku Kakak Iparku

"Maaf sebelumnya Ibu Layla, jika kedatangan surat saya ini mengganggu ketenangan Ibu Layla. Namun saya tidak dapat menahan perasaan saya terhadap Ibu. Mungkin ini terlalu cepat. Saya sangat mengagumi Ibu Layla, jika Ibu berkenan saya bersedia menjadi bagian dari hidup Ibu. Ijinkan saya mengungkapkan isi hati ini melalui sajak! Engkau laksana rembulan yang menyinari kegelapan malam, sinarmu teduh yang membuat siapapun menatapmu tak pernah bosan. Engkau laksana matahari pagi, yang memberikan kehangatan dari dinginnya malam. Engkau laksana embun pagi yang memberikan setetes kesejukan. Engkau bagaikan bunga mawar, yang menebarkan aroma wewangian yang semerbak, namun berduri.
101.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 38 Beses bilang puisi mengagumi seseorang
Read
+Library
KEMBALINYA DEWA NERAKA: Hutang Darah Empat Klan

KEMBALINYA DEWA NERAKA: Hutang Darah Empat Klan

"Siapa yang tidak tahu tentang gaya reguler? Nomor satu dalam gaya reguler. Kamu pikir kamu siapa? Kamu bahkan tidak punya hak untuk mengikutinya!!" Lu Xiao terus mengabaikannya dan hanya mengambil kuasnya. *"Pasir padang gurun seputih salju, bulan di Gunung Swallow seperti kail.* *Ia memiliki otak emas. Segeralah melangkah di bawah musim gugur yang jernih."* Itu adalah puisi *Ma Shi* karya penyair Li He. Hanya dua baris, namun mengandung rasa kesunyian padang gurun yang mendalam.
108.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 238 Beses bilang puisi mengagumi seseorang
Read
+Library
Pudarnya Rasa Cinta

Pudarnya Rasa Cinta

Dari ujung telepon, terdengar suara perempuan manja, “Kakak hebat sekali, kakak sungguh luar biasa, bisa menyelamatkan kesayanganku.” Tak lama kemudian, telepon dimatikan. Penjahat itu memaki, “Sialan, Indra sama sekali nggak cinta perempuan ini! Salah culik orang!” Setelah penjahat pergi, aku melihat ke arah bom di tubuhku dan air mata mulai jatuh tanpa bisa kutahan. Bahkan penjahat itu saja bisa melihatnya, tapi aku baru menyadarinya di hari terakhirku.
8.5114.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.3K Beses bilang puisi mengagumi seseorang
Read
+Library
Suamiku Ustadz Dingin

Suamiku Ustadz Dingin

Suamiku Ustadz Dingin Kita bertemu tanpa sengaja Meskipun sebelumnya aku sudah pernah mengagumi dalam Diam Kamu yang begitu cuek dan dingin Kamu yang sangat anti wanita Selalu menundukkan pandangan Bahkan saat mengajar para santri putri Aku tau bahwa semua santri putri menyukaimu Kamu sangat bisa Membuat banyak wanita begitu mendambakanmu Namun disaat diumumkan tentang pertunangan dengan dia Aku memutuskan untuk tak mengagumi lagi Sebab mengagumi orang yang sudah menjadi milik orang lain itu sangat menyakitkan Aku pernah bermimpi, bisakah santri biasa seperti dapat bersanding denganmu
9.524.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 786 Beses bilang puisi mengagumi seseorang
Read
+Library
Bangkitnya Istri yang Terbuang

Bangkitnya Istri yang Terbuang

Senyum yang hampir tak pernah Ia lihat dari bibir lelaki itu untuknya. "Astaghfirullah." Citra segera beristighfar, Ia menggelengkan kapala untuk mengingatkan diri agar tak berkhayal terlalu jauh. Sebab, terlalu senang pun tak baik. Tetapi sebagai manusia biasa, tak dipungkiri moodnya sangat baik saat hati berbunga-bunga. Citra menulis puisi di blog pribadinya. Jika sebelumnya puisi yang tertulis bertema patah hati atau penantian, maka kali ini puisi yang ia ciptakan bertema tentang indahnya sebuah cinta.
1053.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.2K Beses bilang puisi mengagumi seseorang
Read
+Library
Asmara Ghina

Asmara Ghina

Ghina menyerahkan lagi amplop tadi kepada Reza dan menemukan secarik kertas di sana. 'Kepada pemilik senyum yang tidak pernah bosan aku memandangnya Aku tuliskan puisi yang tidak indah ini, sebab semua keindahan sudah terdefinisi dalam dirimu Rasa yang tak bisa berdusta, semua yang kurasakan adalah murni karena cinta Aku bisa saja merangkai kata menjadi bait-bait yang menggambarkan kesempurnaanmu Akan tetapi, aku merasa lebih sempurna jika rasa sayangku terbalaskan olehmu'
1.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 56 Beses bilang puisi mengagumi seseorang
Read
+Library
MELACUR KARENA TERPAKSA

MELACUR KARENA TERPAKSA

suruh Listya. Adelia membolak-balik buku tersebut. Beberapa puisi tentang cinta banyak tertulis di sana. Adelia membaca sebuah tulisan serupa senandika. "Tiada jarak yang menjadi halangan kini. Harusnya semua nampak indah, seperti gunung dan lautan, atau bunga-bunga di taman. Kita akan menjadi satu di suatu hari kelak. Entah mengapa, keraguan selalu hadir. Kurangkah cinta yang kuberi sepenuh hatiku, atau dirimu yang ragu kepadaku, Amira?"
1015.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 308 Beses bilang puisi mengagumi seseorang
Read
+Library
Betty da Jogja

Betty da Jogja

“Gini Mam, selama beberapa hari ini aAku sangat penasaran dengan orang yang telah menulis puisi ini.” Andre menyerahkan satu lembar kertas yang berisi puisi. Sengaja dia men-scan halaman pertama notes itu, berharap Imam tidak akan curiga dengan rencana sesungguhnya. Imam pun kemudian membaca puisi yang tertulis pada kertas tersebut. “Maaf Pak. Ada apa dengan puisi ini?” “Aku tertarik dengan puisi itu. Meski terlihat sederhana, tapi membuat aku terkesan. Tapi sayang aku tidak tahu siapa penulisnya.”
107.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 235 Beses bilang puisi mengagumi seseorang
Read
+Library
Rindukan Dirimu

Rindukan Dirimu

Ucap Rio "Kakak setuju dengan kamu Rio" Puji kak Sasa "Yaudah kita mulai sekarang latihannya ya" Lanjut kak Sasa. (Rindukan Dirimu) Berjanjilah wahai sahabatku Bila kau tinggalkan aku Tetaplah tersenyum Meski hati sedih dan menangis Kuingin kau tetap tabah menghadapinya Bila kau harus pergi
101.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 41 Beses bilang puisi mengagumi seseorang
Read
+Library
PREV
1
...
456789
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status