Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
DICERAI ISTRI MENDAPATKAN PERAWAN

DICERAI ISTRI MENDAPATKAN PERAWAN

Kakinya terus melangkah, hingga matanya terfokus pada pohon mangga yang menjulang tinggi dan mengarah ke pagar tembok yang berdiri sangat tinggi dan kokoh. “Wah, ternyata ada pohon mangga yang tinggi dan mengarah ke pagar tembok. Mudah-mudahan saja aku bisa memanjatnya.” Lareina pun mulai memanjat pohon mangga. Dengan usaha yang ekstra, akhirnya dia mampu mencapai atas pohon. Napasnya terengah-engah karena kelelahan. “Hah, akhirnya aku sampai juga di atas pohon mangga yang besar dan tinggi ini. Huh hah, sungguh sangat melelahkan sekali.” Lareina bermonolog sambil menyeka keringat.
1.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 45 Beses bilang punten mangga
Read
+Library
MENJADI ISTRI KEPONAKAN MAMAKU

MENJADI ISTRI KEPONAKAN MAMAKU

Dia mencari-cari tapi tidak ada mangga di sana. “Cari apa?” Wisnu bertanya, tapi Amanda sudah melaju dengan troli belanjaannya mencari asal aroma itu. Wisnu membiarkannya karena masih menimbang buah yang dipilihnya. ‘Ketemu!’ Amanda kegirangan dan segera mengambil buah manga itu dan mencium-ciumnya. Ah, segar sekali aromanya.
1033.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 974 Beses bilang punten mangga
Read
+Library
Perjalanan Sang Perukiyah

Perjalanan Sang Perukiyah

tanya Sumi sambil menunjuk pohon mangga itu. Husain menaikkan sebelah alisnya. Lalu mengarahkan pandangannya pada pohon yang dimaksud oleh Sumi. "Nggak ada plastik yang tergantung kok, Mbak. Mangga juga nggak pada berbuah," jawab Husain yang menatap Sumi kebingungan. "Masa sih? Tapi, tadi aku lihat di sana ada ...." Sumi tidak melanjutkan kalimatnya, karena apa yang dikatakan oleh Husain itu benar. Bahwa di pohon mangga itu tidak ada satu plastik pun yang tergantung, apalagi mengeluarkan darah.
1.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 50 Beses bilang punten mangga
Read
+Library
Istri 3 Miliar Sang Pewaris

Istri 3 Miliar Sang Pewaris

goda Adrian. "Aku mana tahu kalau ternyata seenak itu," sahut Greesel. "Kalau begitu kamu beli yang banyak. Agar nanti kalau kamu mau tinggal suruh Bibi untuk memotong nya," ucap Adrian. "Baiklah!" sahut Greesel dengan semangat memilih-milih mangga tersebut. "Tapi apa makan mangga terlalu berlebihan tidak akan membahayakan kandungan kamu?" tanya Adrian.
2.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 66 Beses bilang punten mangga
Read
+Library
Kekasih Tuan Muda

Kekasih Tuan Muda

Bantal paling nyaman untuknya. Yuna mengalihkan tatapan, menyembunyikan semburat merah muda di pipinya. Kemudian mulai mengiris mangga bekas gigitan Kennan, mengambil satu iris dan menggigitnya. Rasanya segar ketika dimakan terik-terik seperti itu. Kennan menelan ludahnya mendapati Yuna yang teramat menikmati mangga itu. Rasa asam yang sempat menyapa perasanya kembali menyambangi.
1.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 42 Beses bilang punten mangga
Read
+Library
Neraka Pernikahan CEO Arogan

Neraka Pernikahan CEO Arogan

tanya Lestari ketika hendak turun. "Anggur dan jeruk Pontianak itu, Ayah mau!" sahut Dinar kepada putrinya sambil menunjuk buah yang ia inginkan. Setelah Lestari memilih beberapa jenis buah, ia pun kembali ke dalam mobil. "Mangganya lagi murah, Yah. Tari beli 2 kilo," ujar wanita muda itu kepada ayahnya dengan senyum semringah. "Jenis mangga apa?" tanya Dinar penasaran.
104.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 167 Beses bilang punten mangga
Read
+Library
MENIKAH DENGAN GUS TAMPAN

MENIKAH DENGAN GUS TAMPAN

**** Setelah berhasil mengunduh beberapa buah mangga, mereka berlima duduk di bawah pohon rindang tak jauh dari pesantren. Sinta mulai membelah mangga dengan pisau kecil yang ia bawa. "Nah, ini baru namanya hasil kerja keras," ujarnya bangga sambil menaruh potongan mangga di atas plastik. Athar mengambil satu potong dan langsung menggigitnya. "Hmm, lumayan," komentarnya santai. "Lumayan?" Sinta mendelik. "Gus, ini mangga lokal yang kualitasnya udah gak perlu diragukan. Manis, seger, ada asamnya dikit, pokoknya perpaduan sempurna!"
1017.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 585 Beses bilang punten mangga
Read
+Library
Ketika Babu Jadi Ratu

Ketika Babu Jadi Ratu

Wajahnya seketika berubah mendung melihat Savina telah sampai di atas pohon. Setelah memetik mangga untuk Shera, wanita itu segera turun dan membawa beberapa buah mangga yang berukuran cukup besar. Mangga itu berwarna kuning dengan tingkat kematangan yang sempurna. Savina yakin kalau Shera pasti akan menyukainya. “Shera, Sus sudah membuktikan kepadamu, jadi ini artinya Sus menang.” Savina berbicara dengan senyum di wajahnya. Ia bahkan sudah merencanakan sesuatu untuk meluluhkan hati Shera.
103.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 132 Beses bilang punten mangga
Read
+Library
Janda Muda (Indonesia)

Janda Muda (Indonesia)

"Banyak sekali pohon mangganya, Pak Man?" Kenanga kaget waktu melihat kebun belakang rumah terdapat banyak pohon mangga, strawberry dan juga anggur. "Pak Saga memindahkan semua pohon ini kemari, Nyonya. Beliau memilih pohon terbaik karena Anda suka makan buah." "Ehem!" Saga pura-pura batuk dan melirik Pak Man agar tidak banyak bicara.
9.9143.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 5.2K Beses bilang punten mangga
Read
+Library
Video Mertua Menggosipkanku dalam Acara Keluarga Suamiku

Video Mertua Menggosipkanku dalam Acara Keluarga Suamiku

tanya Aji melihat Retno telah menghabiskan segelas jus mangga. “Ti-” Belum sampai Retno menyelesaikan jawabannya, Siska dengan semangat menyerobot dengan berkata, “Aji, aku dengar di Skygarden Paradise, tersedia anggur yang difermentasi puluhan tahun. Itu diimpor langsung dari Belanda. Kalau jus mangga seperti ini ahahaha, bisa diminum di mana saja. Bahkan di pinggir jalan pun hanya dengan ongkos lima ribu juga udah dapet.”
8.458.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.9K Beses bilang punten mangga
Read
+Library
PREV
1
...
345678
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status