Tumbal Pernikahan
Wiwiend (Minwie)istri menangis karena perkataan suamipercakapan suami istri malam pertamaistri lelah dengan sikap suamiistri kecewa dengan sikap suami
lontar Amanda masih di tempat, sebuah kursi kecil di ruangan itu, tempat Amanda biasa belajar.
"Ya, bisa aja, pintunya nggak dikunci. Lagipula aku suami kamu, bukan orang asing," sahutnya masih memejamkan mata, mengubah posisi menjadi tengkurap dan menikmati aroma parfum milik Amanda yang telah menyatu dengan tempat tidur.
Amanda diam, menghela napas pelan dan mulai beranjak dari tempatnya. Melangkah menuju pintu, tetapi terhenti ketika Angga mengatakan telah mengunci pintu utama.
Beliebte Kapitel