Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mendadak Jadi Pengantin Kekasih Sahabatku

Mendadak Jadi Pengantin Kekasih Sahabatku

Ketika aku putar handle pintu, ternyata terkunci. Perasaanku makin gampang. Itu artinya Amira tak berada di rumah? Lalu dia kemana? Aku tak menyerah, bergegas merogoh kunci pintu dari dalam saku celana. Dan membukanya. Aku ingin memastikan, berharap dugaanku salah.
1023.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 925 kali sebagai ya ampun pintu terkunci lagi
Baca
+Pustaka
Gelora Adik Ipar

Gelora Adik Ipar

Ia harus waspada, entah apa yang akan dilakukan oleh Hermawan nantinya. Tiba-tiba saja pintu di tutup dengan begitu keras membuat Amera terkejut dan langsung berlari menuju ke arah pintu, ia berusaha untuk membuka kembali pintu tersebut. Namun tidak bisa, seolah ada seseorang yang telah sengaja dan mengunci pintu. Amera panik seketika, ia memukuli pintu berulang-ulang kali. Dalam keadaan ruangan yang begitu gelap, ia merasa benar-benar ketakutan.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai ya ampun pintu terkunci lagi
Baca
+Pustaka
Diblokir Tetangga

Diblokir Tetangga

Kriiieeeet . Kuarahkan pandangan menuju daun pintu. "Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh." Daun pintu kamar terbuka. Seiring langkah kaki dari luar masuk ke dalam. Mas Bram. Dia sudah pulang. Well, dia punya kunci cadangan. Oh, Astagfirullah! Apakah ia pernah membawa mantan tetanggaku itu ke sini saat aku pergi? Ah! Pikiranku sudah tak bisa terkendali lagi.
1011.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 257 kali sebagai ya ampun pintu terkunci lagi
Baca
+Pustaka
Pemuas Nafsu Kakak Tiri

Pemuas Nafsu Kakak Tiri

gumamnya puas, lalu berlalu begitu saja. Sementara itu, Alya selesai merapikan diri dan berniat keluar. Tapi begitu gagang pintu ia tarik, pintunya tak bergerak. Ia mencoba lagi, lebih keras. “Kok… nggak bisa?” bisiknya panik. Tangannya mulai gemetar. Ia mengguncang pintu keras-keras. “Eh! Di luar ada orang nggak? Tolong! Kok kekunci sih?!” teriaknya panik, sambil menghantam-hantam pintu dengan kedua tangannya.
10118.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.5K kali sebagai ya ampun pintu terkunci lagi
Baca
+Pustaka
Tumbal Pernikahan

Tumbal Pernikahan

lontar Amanda masih di tempat, sebuah kursi kecil di ruangan itu, tempat Amanda biasa belajar. "Ya, bisa aja, pintunya nggak dikunci. Lagipula aku suami kamu, bukan orang asing," sahutnya masih memejamkan mata, mengubah posisi menjadi tengkurap dan menikmati aroma parfum milik Amanda yang telah menyatu dengan tempat tidur. Amanda diam, menghela napas pelan dan mulai beranjak dari tempatnya. Melangkah menuju pintu, tetapi terhenti ketika Angga mengatakan telah mengunci pintu utama.
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 183 kali sebagai ya ampun pintu terkunci lagi
Baca
+Pustaka
KAIN PENGLARIS

KAIN PENGLARIS

Di Dalam Rumah Gelap Begitu mereka masuk, pintu rumah tertutup dengan gedebuk keras, membuat Arini menjerit. Pak Jaya mencoba membuka pintu, namun pintu itu tidak bergerak sama sekali. Bahkan tidak bergoyang. “A-apa ini…? Bu Aminah… pintunya terkunci!” Aminah berdiri tegak, tanpa menoleh. “Memang begitu. Begitu kita masuk, rumah ini akan menentukan siapa yang boleh keluar.” Arini memeluk tubuhnya, gemetar. “Bu… kita bisa keluar kan? Kita bisa… kan?”
6802 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai ya ampun pintu terkunci lagi
Baca
+Pustaka
Mantan Ketua Bayangan : Kembali Beraksi Demi Anak

Mantan Ketua Bayangan : Kembali Beraksi Demi Anak

Suara pintu digedor membuat Amanda dan yang lain di villa tersentak kaget. Semuanya langsung berkeringat dingin, menanti apa yang akan dilakukan Gally untuk menutupi penyamarannya. Pintu terdengar terbuka, disertai suara Gally, “Oh, maaf, aku nggak sengaja mengunci pintu. Ada apa, Kawan?”
101.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai ya ampun pintu terkunci lagi
Baca
+Pustaka
Desahan di Kamar Adikku

Desahan di Kamar Adikku

Itupun rasanya keasinan karena Ayu terlalu banyak menaburkan garam. "Yu, aku mau tidur disini, ya?" tanya Amar seraya mengetuk pintu kamar Ayu. Namun, beberapa kali ia mengetuk, tak ada jawaban dari dalam. "Masa Ayu udah tidur, sih?" tanyanya sembari melihat jam dinding untuk memastikan bahwa saat itu belum terlalu larut malam. "Yu! Buka pintunya!" ucap Amar sedikit berterima karena menyadari bahwa pintu itu dikunci dari dalam. la tahu sebab saat ia mencoba membuka pintu itu, rupanya tidak bisa.
18.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 725 kali sebagai ya ampun pintu terkunci lagi
Baca
+Pustaka
Permainan Antara Aku dan Sang Pewaris

Permainan Antara Aku dan Sang Pewaris

Sepertinya memang lebih baik dia menjauhi lelaki itu. Amanda merogoh tasnya untuk menemukan kunci sesampainya di depan pintu apartemen, tapi ia terkejut setengah mati saat dia mendapati pintu apartemennya tidak dikunci. Ia masuk dengan hati hati untuk mengecek ke dalam. "Mama?!"
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai ya ampun pintu terkunci lagi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status