Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kepura-puraan yang Berujung Kejutan

Kepura-puraan yang Berujung Kejutan

Dalam perjalanan merayakan ulang tahun anakku, aku mengalami kecelakaan mobil. Saat terbangun, aku melihat anggota keluarga mengelilingi ranjang rumah sakit, lalu aku bercanda, "Maaf, kalian siapa?" Aku menahan tawa, ingin melihat bagaimana mereka akan menghiburku, si "pasien amnesia" ini. Apakah ibu dan suamiku akan menggenggam tanganku dengan penuh kasih? Atau anakku akan menerjang sambil menangis memanggil Mama? Namun aku tidak menyangka, mereka malah tertegun sejenak, lalu sama-sama menghela napas lega. Ibuku yang pertama kali berbicara, suaranya terdengar lega, "Bagus juga kalau lupa. Sebenarnya kamu cuma anak angkat Keluarga Kurniawan. Bella-lah putri kandung Keluarga Kurniawan yang sebenarnya." Suamiku juga menunjuk ke arahku, lalu berkata pada anak kami, "Kamu seharusnya panggil Tante." Belum sempat aku pulih dari keterkejutan, kulihat anak yang selama ini kulindungi mati-matian, menoleh dan langsung berlari memeluk putri palsu itu. "Mama! Aku seharian tadi main di luar, kangen sekali sama Mama!" Ternyata, amnesia ini malah persis seperti yang mereka harapkan. Kalau begitu, semua yang palsu ini, tidak perlu lagi dipertahankan.
3.1K viewsCompletedAdded to Library 99 Times as pura-pura mati
Read
+Library
Kematian Palsu Suamiku

Kematian Palsu Suamiku

Suamiku meninggal. Di hari peringatan pernikahan kami, dia nekat keluar di tengah hujan lebat untuk membeli kue buatku, tetapi malah tertabrak truk besar. Jasadnya hancur berkeping-keping, bahkan tidak bisa dikenali lagi. Adik ipar menyalahkanku, katanya aku penyebab kematian kakaknya dan tidak layak mewarisi harta suamiku. Mertuaku menangis dan menyebutku pembawa sial, lalu mengusirku dari rumah. Aku tersiksa batin setiap hari, selalu membayangkan bahwa kalau saja aku menghentikannya hari itu, mungkin dia tidak akan meninggal. Akhirnya aku jatuh sakit dan divonis kanker. Di ambang hidup dan mati, mertuaku datang menemuiku. “Dasar bodoh, percaya saja dengan apa yang dibilang orang!” Ujarnya sambil melempar foto keluarga kecil berisi tiga orang. Setelah melihat foto itu, aku langsung sesak napas dan mati dengan penuh amarah. Ternyata, suamiku tidak hanya masih hidup, tetapi juga sudah punya anak dengan pujaan hatinya. Begitu membuka mata lagi, aku kembali ke hari ketika pertama kali menerima kabar kematiannya.
6.7K viewsCompletedAdded to Library 233 Times as pura-pura mati
Read
+Library
Kukira Cinta, Ternyata Hanya Kepura-puraan Semata

Kukira Cinta, Ternyata Hanya Kepura-puraan Semata

Setelah mengalami kecelakaan mobil, aku dan ibuku berada di ambang kematian dan membutuhkan biaya operasi yang sangat besar. Mendengar kabar itu, pacarku meninggalkan kami dan tak lama kemudian menikahi orang lain. Hanya sahabat masa kecilku yang rela menjual saham perusahaannya dan mengeluarkan 14 miliar demi biaya pengobatan kami. Meskipun pada akhirnya ibuku tidak berhasil diselamatkan dan meninggal dunia. Aku juga kehilangan penglihatanku karena operasi itu. Namun, dia tetap tidak meninggalkanku. Dia bukan hanya membantu mengurus pemakaman ibuku, tapi juga memberiku sebuah pernikahan yang megah. Setelah menikah, kami hidup rukun dan saling mencintai. Kami menjadi pasangan yang paling diidamkan oleh semua orang di lingkungan kami. Tak disangka, setelah sebuah pesta hari itu, temannya bertanya kepadanya, "Apa yang akan kamu lakukan kalau suatu hari Yuni tahu kamulah yang kasih kornea matanya ke Sally dan malah membuat ibunya meninggal hanya demi menyelamatkan Tante Mira?" Hugo bergumam pelan, "Aku memang sudah menyakitinya, jadi aku akan menebusnya seumur hidupku." "Tapi, aku mencintai Sally. Demi dia, aku rela terjerumus dalam dosa dan nggak bisa mendapat pengampunan selama-lamanya."
2.6K viewsCompletedAdded to Library 64 Times as pura-pura mati
Read
+Library
Kematian Diana Mustera

Kematian Diana Mustera

Malam sebelum pernikahanku, aku baru mengetahui bahwa aku hamil. Dan, pada malam itu juga, aku mengetahui bahwa tunanganku telah memilih wanita lain untuk memberinya anak pertama. Andre Diandra, pewaris kerajaan bisnis mafia dan pria yang pernah bersumpah bahwa aku adalah satu-satunya wanita yang akan dicintainya, pulang membawa aroma parfum wanita lain di bajunya dan mengatakan kepadaku, seolah-olah itu adalah hal yang paling masuk akal di dunia, bahwa itu semua hanyalah pengaturan medis. Janda temannya yang telah meninggal membutuhkan seorang ahli waris, dan setelah aku gagal memberinya seorang anak melalui enam puluh enam kali program bayi tabung, dia memutuskan bahwa ini adalah solusi terbaik untuk semua orang. Aku tidak mengatakan apa pun. Aku membiarkannya melanjutkan persiapan pernikahan. Aku membiarkannya percaya bahwa aku akan tetap berjalan di altar dan menjadi Nyonya Diandra. Tetapi, sementara dia merencanakan upacara pernikahan kami, aku merencanakan kepergianku. Pada hari pernikahan kami, gedung itu akan tetap membuka pintu, dan para tamu akan tetap datang. Upacaranya pun akan tetap dimulai. Tetapi pengantin wanita yang dikhianati Andre akan mati di sana. Pada saat dia mengetahui kebenaran, bahwa aku telah mengandung anaknya selama ini, aku sudah pergi dengan nama baru, membawa anaknya ke suatu tempat yang tidak akan pernah bisa dia jangkau.
2.3K viewsCompletedAdded to Library 67 Times as pura-pura mati
Read
+Library
Karma Dibalik Kematian Palsu Suamiku

Karma Dibalik Kematian Palsu Suamiku

Di kehidupan sebelumnya, suami dan ibu mertuaku jatuh dari tebing saat memetik jamur di gunung. Aku yang sedang hamil besar mendengar kabar buruk itu langsung pingsan. Karena tak bisa menerima kenyataan, aku melahirkan bayi secara prematur. Setelah beberapa hari koma, seorang tetangga memberitahuku bahwa bayiku kemungkinan tidak selamat dan memintaku untuk melihatnya untuk terakhir kali. Jenazah suami dan ibu mertuaku juga tak ditemukan. Setahun kemudian, keluarga mertuaku mendapat ganti rugi dari proyek pembebasan lahan. Namun, aku yang makan sayuran liar, malah keracunan herbisida dan mendekati ajal. Di saat-saat terakhirku, aku melihat ibu mertua dan suamiku muncul di hadapanku. "Akhirnya kami berhasil menyingkirkanmu. Sekarang menantu dan cucuku bisa masuk ke rumah ini dengan sah." Jane, anak tetangga kami berdiri di sebelah ibu mertuaku, dengan seorang anak laki-laki kecil.
8.9K viewsCompletedAdded to Library 266 Times as pura-pura mati
Read
+Library
Kematian Palsu Adikku

Kematian Palsu Adikku

Ketika surat keterangan lulus universitas tiba, aku malah demam tinggi dan terbaring di tempat tidur. Adikku yang pergi mengambilkan surat itu untukku, malah mengalami penculikan di tengah jalan dan nasibnya tak diketahui, entah masih hidup atau sudah tiada. Orang tuaku memendam kebencian mendalam padaku. Mereka merobek suratku dan memaksaku berhenti sekolah, lalu menyuruhku bekerja di pabrik. Kemudian, aku juga diculik. Setelah berhasil melarikan diri dengan nyaris kehilangan nyawa, aku bersembunyi di sebuah pabrik tua sambil mengirim pesan meminta bantuan pada ayahku. Tak lama kemudian, ayah meneleponku dan langsung berteriak marah, “Sandra Joman! Dasar anak brengsek! Bisa-bisanya kamu bercanda seperti ini di hari kematian Valarie! “Kamu tahu nggak, betapa aku dan ibumu berharap yang meninggal waktu itu adalah kamu!” Detik-detik sebelum kematian, kata-kata hinaan mereka terus terngiang di telingaku. Tubuhku disiksa sampai tak berbentuk lagi, aku meninggal dengan tragis. Jasadku dibuang ke selokan busuk selama tiga hari. Bahkan, ayahku yang seorang ahli forensik senior pun tak bisa mengenali siapa diriku. Ketika adikku pulang bersama pacar yang kabur bersamanya dulu, ayah baru saja berhasil memulihkan wajahku melalui rekonstruksi teknologi. Mereka berlutut di depan jasadku yang telah membusuk, menangis hingga tak sadarkan diri.
4.9K viewsCompletedAdded to Library 190 Times as pura-pura mati
Read
+Library
Suami Memalsukan Kematian Demi Cinta Pertama

Suami Memalsukan Kematian Demi Cinta Pertama

Aku dan suamiku pergi mendaki gunung. Tak disangka, suamiku mati keracunan setelah melahap buah liar yang aku petik. Saat pulang ke rumah, aku langsung didatangi oleh sepasang ibu dan anak. Aku baru menyadari suamiku bukan hanya memberikan mereka rumah dan mobil, tetapi juga terlilit utang dalam jumlah besar. Aku bahkan mengeluarkan semua tabunganku untuk membayar mereka. Demi merawat ibu mertuaku yang sakit parah, aku mengambil tiga pekerjaan dalam satu hari. Aku bekerja dari fajar hingga senja. Bahkan, hanya berani makan nasi putih saja. Pada akhirnya, aku jatuh sakit dan dirawat di rumah sakit karena kelelahan kronis. Ibu mertuaku meminta dokter untuk menghentikan pengobatanku. Di saat aku sekarat, suamiku datang mengunjungiku sambil merangkul ibu dan anak itu. Dia melemparkan uang sepuluh ribu kepadaku. "Terima kasih sudah merawat ibuku selama ini." Aku baru sadar kalau suamiku memalsukan kematiannya demi bersama cinta pertamanya dan juga anak haramnya. Saat aku membuka mata lagi, aku sudah kembali ke hari di mana aku mendaki gunung bersama suamiku.
4.5K viewsCompletedAdded to Library 176 Times as pura-pura mati
Read
+Library
Kematian yang Diharapankan Suamiku

Kematian yang Diharapankan Suamiku

Saat hamil tujuh bulan, aku meninggal dan dalang di balik semuanya adalah suamiku sendiri. Suamiku mendengar kabar bahwa darah bayi prematur bisa menyelamatkan adikku. Oleh karena itu, dia bersekongkol dengan klinik haram untuk membelah perutku dan mengeluarkan bayiku. Setelah menguras darah bayi itu, dia pergi begitu saja dan meninggalkan bayi prematur itu lemah hingga akhirnya mati. Setelah kejadian itu, orang tuaku berkata, "Ini adalah utangmu pada Yurike, sudah waktunya kamu membayarnya." Suamiku berkata, "Nanti kita masih bisa punya anak lagi. Apa nyawa anak itu lebih penting daripada nyawa Yurike?" Karena emosi yang meluap, aliran darahku kacau dan memicu pendarahan hebat hingga akhirnya aku meninggal. Saat kesadaranku melayang di udara, aku melihat suami dan orang tuaku sibuk mempersiapkan operasi untuk adikku Mereka bahkan tidak sempat mengganti jasadku dengan pakaian jenazah yang bersih. Tak ada yang menangis untukku dan tak ada yang menjadi gila karena kepergianku. Seluruh keluargaku mendorongku ke kamar jenazah dengan cuek, lalu mereka merayakan kesembuhan Yurike. Saat aku kembali membuka mataku, aku sudah kembali ke tiga bulan sebelumnya. Hari itu, seluruh keluargaku memaksaku untuk bercerai.
902 viewsCompletedAdded to Library 30 Times as pura-pura mati
Read
+Library
Wanita Pengganti, Pengingat Wanita Di Masa Lalu

Wanita Pengganti, Pengingat Wanita Di Masa Lalu

Semua orang di Idalia selatan tahu bahwa Lorenzo mencintaiku dengan tergila-gila. Namun, ternyata dia menjadikan seorang wanita yang jauh lebih muda di Naplas sebagai simpanannya. Orang-orang bilang wajahnya sangat mirip denganku di masa lalu. Dia mengatakan kepada semua orang bahwa gadis itu hanyalah pengingat dari wanita yang pernah paling dicintainya. Dia juga memberi perintah tegas agar jangan ada yang membiarkanku mengetahui tentang wanita itu. Sampai hari ketika aku mengetahui bahwa aku hamil. Aku pergi ke kantornya untuk memberitahukan kabar itu sendiri, tetapi langkahku terhenti di depan pintu ketika aku mendengar suara seorang wanita muda dari dalam. "Lorenzo ... apa aku ada di sini hanya karena aku mengingatkanmu pada dirinya?" Pintunya sedikit terbuka. Dari celah itu, aku melihat seorang wanita muda yang terlalu mirip denganku, mengenakan jaketnya dan memegang gelas miliknya. Aku berdiri di sana, nyaris tidak bisa bernapas. Lalu, aku mendengarnya menjawab, "Jangan bandingkan dirimu dengannya. Dia nggak akan pernah bisa jadi seperti kamu." Aku berbalik dan pergi tanpa mengeluarkan suara sedikit pun. Malam itu, aku menelepon ibuku. "Ibu, aku sudah memutuskan." Ibuku terdiam sesaat. "Aku ingin sebuah kebakaran," kataku. "Sesuatu yang nggak akan menyisakan seorang pun hidup. Saat semuanya berakhir, Sofia Mardiansyah harus mati bagi dunia."
2.3K viewsCompletedAdded to Library 45 Times as pura-pura mati
Read
+Library
Di Hari Nikah, Aku Pergi

Di Hari Nikah, Aku Pergi

“Nona Liana Tandra, kami telah menyiapkan mayat yang persis sepertimu sesuai permintaan Anda. Sepuluh hari kemudian, kami akan mengirimkannya ke pernikahanmu dengan Tuan Hansen Gunadi.” Setelah mendengar jawaban dari staf di telepon, ketegangan Liana selama berhari-hari akhirnya sedikit mereda. “Baik, terima kasih.” “Sama-sama, ini memang pekerjaan kami. Anda tidak perlu khawatir, tidak akan ada yang curiga dengan mayat ini.” Setelah mendapatkan jaminan, Liana menghela napas lega. Kemudian dia memastikan lagi rincian pengiriman mayat dengan staf, dan menutup telepon lalu masuk ke dalam ruangan VIP. Ruangan VIP yang awalnya berisik, seketika semua orang terdiam saat melihatnya masuk.
27.9K viewsCompletedAdded to Library 921 Times as pura-pura mati
Read
+Library
PREV
1
...
1011121314
...
50
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status