Ada Apa dengan Bia?
hajaraarti mendengar suara orang mengaji tengah malampengantar tidurkuaku lupa bahwa aku perempuanbangun tidur tiba tiba ada bekas cakaran
Memang aku yang salah sama kamu, Bi,” ucapku.
Aku sama sekali tak paham mengapa Bia mengatakan seperti itu. Namun, aku juga bersyukur, gadis berpipi tembam ini sudah mau memaafkanku.
Anggap saja kita sama-sama salah dan sudah sama-sama memaafkan ya, Qi. Aku nggak mau ada kebencian lagi di antara kita. Sudah terlalu lama aku memendam rasa benci sama kamu, tapi rasanya justru malah membuat hidupku tak tenang. Aku mau kita baikan seperti dulu lagi, ucap Bia.
人気のチャプター