Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Setelah Aku Tiada, Tuan Mafia Memohon Cinta

Setelah Aku Tiada, Tuan Mafia Memohon Cinta

Sabiya mencintai Roman dengan seluruh hidupnya. Selama tiga tahun pernikahan, ia tidak pernah diajak Roman menghadiri acara publik. Namun, Sabiya tidak pernah merajuk. Ia percaya pada alasan suaminya bahwa dunia mafia terlalu kejam, bahwa Roman hanya ingin melindunginya dari orang jahat. Hingga pada malam itu, ketika Roman diangkat sebagai pemimpin keluarga Valeriano, sebuah perayaan digelar. Untuk pertama kalinya Sabiya datang dengan harapan sederhana. Memberi kejutan bahwa ia sudah bisa bicara, bahwa ia tidak lagi menjadi wanita bisu yang memalukan. Namun, yang ia dengar justru menghancurkan segalanya. Dari balik pintu, Sabiya menyaksikan Roman menyematkan seuntai kalung berlian ke leher Clara— kakak perempuannya sendiri. Di hadapan teman-temannya, Roman mengakui sebuah kebenaran yang menyakitkan. Pernikahannya dengan Sabiya hanya sandiwara. Kasih sayangnya semu. Dan, satu-satunya wanita yang ia cintai adalah Clara. Saat itu juga… hati Sabiya benar-benar mati. Tak berselang lama, sebuah kapal terbakar dan tenggelam di tengah laut. Sabiya dinyatakan tewas, tetapi Roman tidak mau menerima kenyataan itu. Ia mencari Sabiya ke seluruh penjuru kota. Tak peduli bila orang-orang menganggapnya sudah gila. Lima tahun kemudian, seorang wanita cantik muncul di tengah pesta pengusaha ibu kota. Ia bersinar sangat terang, hingga membuat Roman kesulitan menghela napas. Roman pun berlutut, memohon agar istri yang ia rindukan kembali padanya. Namun, Sabiya tak ingin dicintai lagi. Bahkan, anak lelaki tampan yang berdiri di sisinya, mengusir Roman dengan tatapan dingin. “Minggir, Paman! Kalau Papa lihat Mama diganggu, Paman pasti akan dipukul habis-habisan!”
29 viewsOngoingAdded to Library 1 Times as pusing ketika berdiri
Read
+Library
Terperangkap Dekap Hangat CEO (Sok Dingin)

Terperangkap Dekap Hangat CEO (Sok Dingin)

"Jadi Ibuk yang menjualku?" "Ibuk terpaksa, tapi ada ua—." Tubuh Arumi tak berdarah, tapi hatinya serasa remuk. Ia kembali berdiri dan bertanya, "Apa sekarang aku sudah bisa pergi dari sini?" "Bisa." ** Arumi melangkah pergi, pergi mencari celah cahaya untuknya. Siapa yang bisa membantunya? Bisakah dia bertahan hidup di atas kakinya sendiri? Selimut siapakah yang bisa membuatnya tetap hidup? Apakah itu Nizam? Abi? Atau justru orang laki-laki pertamanya? Baca dan rasakan semangat Arumi. Mampukah kalian hidup di atas luka sepertinya?
10.0K viewsCompletedAdded to Library 370 Times as pusing ketika berdiri
Read
+Library
Sketsa Hujan

Sketsa Hujan

Aksara menepati janjinya untuk menunggu selama 12 kali gajian. Ia memelihara rindunya seorang diri kepada Elang, sahabat yang telah ia bantu berdiri dan bangkit dari keterpurukan. Sementara nun jauh di tanah pengabdian, Elang telah menemukan hati yang baru. Melupakan janjinya. "Sebagai siapapun nanti, kamu adalah orang pertama yang akan aku temui." Itu adalah janji yang Elang ucap sebelum meninggalkan Aksara. Tapi, Elang lupa untuk memastikan, apakah saat ia pulang, Aksara masih di tempat yang sama untuk menunggunya.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 107 Times as pusing ketika berdiri
Read
+Library
Pesona Istri Bayaran 100 Miliar

Pesona Istri Bayaran 100 Miliar

“Kenapa ini? Kenapa rasanya tidak nyaman begini?” gumam Bea dengan suara semakin serak dan lemah. Nigel berjongkok tepat di depan Bea yang bergerak tak tenang. Sebelah alis Nigel terangkat, ia memperhatikan wajah Bea yang semakin memerah. Melihat gelagat tak normal dari tubuh Bea, Nigel pun langsung paham apa yang terjadi kepada wanita cantik itu. “Ternyata kau pun menggunakan cara murahan ini untuk memikat saya,” decih Nigel sinis, “jika bukan untuk membuat wanita parasit itu marah dan kesal, kau tidak akan memiliki kesempatan masuk ke kamar ini. Jadi tidak usah bermain trik murahan ini dengan saya, atau saya lempar kau ke kandang singa saat ini juga. Berdiri dan jangan bertingkah!” desis Nigel memperingati Bea. “Aah!” Nigel terkejut ketika Bea tiba-tiba menarik dasinya. Pria itu sempat terhuyung, sehingga harus menopang tubuhnya dengan tangan di lantai. Dengan posisi itu mata coklat muda milik Nigel beradu tatap begitu dekat dengan sepasang mata hijau Bea. Beberapa detik Nigel diam, seakan terhanyut oleh sinar mata hijau bak danau milik model cantik itu. “T-tolong saya, Tuan. Jangan sakiti saya, tolong antarkan saya pulang. D-dia, pria itu brengsek.” Bea berceloteh tak jelas dengan suara parau menahan lenguhan. Tubuhnya semakin tidak nyaman, bahkan ia terus menarik-narik tali gaun seksinya. “Aah, saya tidak nyaman. Ini panas sekali, tidak nyaman.” Nigel menggeram. Ia mencengkram pipi Bea dengan tangannya. “Saya sudah peringatkan, jangan bermain trik dengan saya. Kau sangat berani sekali. Orang yang lancang sepertimu ini kemarin berakhir tanpa kepala, apa kau juga ingin menyusul?” desis Nigel.
101.1K viewsOngoingAdded to Library 21 Times as pusing ketika berdiri
Read
+Library
Janji Selamanya

Janji Selamanya

Di hari pernikahan, sahabat kecil tunanganku muncul di lokasi dengan mengenakan gaun pengantin yang sama persis denganku. Melihat mereka berdiri berdampingan menyambut tamu, aku tersenyum dan memuji bahwa mereka benar-benar pasangan yang serasi. Sahabat kecilnya langsung pergi dengan wajah malu dan kesal, sementara tunanganku menuduhku picik dan suka membuat keributan di hadapan semua orang. Setelah resepsi berakhir, dia malah pergi ke tempat bulan madu yang sudah kami pesan bersama sahabat kecilnya. Aku tidak menangis dan ribut, melainkan langsung menelepon pengacara.
5.1K viewsCompletedAdded to Library 146 Times as pusing ketika berdiri
Read
+Library
Video lamaran suamiku dengan wanita lain

Video lamaran suamiku dengan wanita lain

Mustika Ainel
jika aku sudah tidak lagi di hargai di matamu dan juga di mata keluargamu, maka aku yang akan mengajarkan kamu untuk cara menghargaiku. "Aku pikir dengan seringnya kamu keluar kota, kamu benar-benar bekerja. Ternyata ada bunga lain yang tengah kamu datangin." aku diam bukan berarti aku bodoh. aku hanya sedang berusaha untuk membuktikan, aku bisa berdiri diatas kakiku sendiri. jangan panggil aku sindy jika aku tidak bisa membeli rasa sakti atas penghianatanmu dan keluargamu. ikuti kisah Sindy saputri & topan prayoga di sini ya. 👇
3.0K viewsOngoingAdded to Library 97 Times as pusing ketika berdiri
Read
+Library
Terpaksa Menikah dengan Atasanku

Terpaksa Menikah dengan Atasanku

Setelah menerima pekerjaan barunya sebagai asisten Presiden Grup Jing Sheng, ia pun bersiap melapor untuk pertama kalinya kepada sang atasan yang, sama seperti dirinya, juga baru saja menjabat. Ia belum sepenuhnya paham medan yang akan dihadapinya, namun tak disangka, tugas pertamanya justru datang dengan kejutan besar. "Pagi besok, batalkan semua jadwal rapat," ujar pria itu dengan nada tenang namun tak terbantahkan. "Jam sembilan, ikut aku ke kantor catatan sipil. Kita akan mengambil surat nikah." Hari pertamanya bekerja dan ia sudah harus menghadapi kenyataan bahwa sang presiden yang baru itu, dengan seenaknya, memaksanya untuk menikah. Tanpa perkenalan, tanpa proses pendekatan, hanya satu perintah yang tak memberikan ruang untuk pembangkangan. Haruskah ia melawan? Atau menuruti saja perintah pria yang bahkan belum sempat benar-benar ia kenal? Malam harinya, ketika rumah sudah senyap dan waktu tidur tiba, pria itu bersandar santai di ambang pintu kamar. Suaranya terdengar ringan, malas, namun ada nada menggoda yang tak bisa diabaikan. "Bu Ny. Presiden, aku mau matikan lampunya. Kau yakin ingin tidur meringkuk seperti bakpao kukus sambil memeluk pisau?" Perempuan itu menatap tajam sambil tetap memegangi senjata kecil yang ia bawa untuk berjaga-jaga. "Kalau begitu, kau bisa tidur di luar." "Tidak mungkin," sahut pria itu cepat. "Ini rumahku." "Siang tadi, kau sendiri yang mengalihkan hak kepemilikan rumah ini padaku. Jadi sekarang, ini rumahku," balasnya tenang, tapi tajam. Saling menantang di antara batas logika dan perasaan, keduanya berdiri di ujung ketegangan yang entah akan berakhir dengan perang atau... sesuatu yang jauh lebih membingungkan.
10788 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as pusing ketika berdiri
Read
+Library
Rindu yang Membunuh

Rindu yang Membunuh

Empat tahun lalu, Ayla pergi tanpa pamit. Kini ia kembali—bukan untuk memohon maaf, tapi untuk berdiri tepat di hadapan pria yang hatinya pernah ia hancurkan. Adrian Grady belum lupa. Tidak tentang tatapan itu. Tidak tentang luka yang ditinggalkan tanpa kata. Mereka terikat dalam proyek yang tak bisa dihindari. Dingin di meja kerja. Panas dalam tatap mata. Tapi di antara separuh dendam dan separuh rindu, ada satu rahasia yang terlalu besar untuk tetap terkubur. Dan jika terbongkar, bisa membuat keduanya hancur… atau tak bisa saling melepaskan lagi.
449 viewsOngoingAdded to Library 13 Times as pusing ketika berdiri
Read
+Library
Cinta Dalam Buta

Cinta Dalam Buta

“Rama, matamu tidak bisa melihat, lebih baik aku yang membantumu mencuci. Kalau bagian ini tidak dibersihkan dengan benar, nanti bisa menimbulkan bakteri.” Bibiku sedang berdiri sangat dekat denganku, pakaiannya sudah basah, menampilkan dengan samar siluet tubuhnya yang indah. Karena mengira aku tuli dan buta, ia berpakaian dengan sangat berani. Saat wanita cantik itu membungkuk, kerah bajunya sedikit terbuka, mata basahnya menatap ke arahku, dan seketika itu aku pun tertegun di tempat untuk sementara waktu. Dia tidak tahu bahwa sebenarnya aku sudah bisa melihat dan mendengar.
1.8K viewsCompletedAdded to Library 36 Times as pusing ketika berdiri
Read
+Library
Kubawa Benihmu, Mas!

Kubawa Benihmu, Mas!

"Apa maksud kamu, Sarita?" tanya Madam Anne. "Maafkan saya, Madam. Saya hamil!" kata Sarita. "Kau jebak putraku agar menikahimu untuk menaikkan derajatmu. Benar 'Kan?" tekan Madam Anne. "Tidak Bunda, kami saling Cinta!" jawab Bagas. Pertikaian terus berlangsung, Sarita yang hanya anak pembantu hanya menunduk. Sedangkan ibunya menangis tersedu melihat nasib putrinya. Apa daya tangan seorang pembantu tidak mampu menyelamatkan derita putrinya kala hukuman 100 cambuk mendera Sarita. Bagaimana kisah selanjutnya, mampukan Sarita berdiri tegak dan menatap masa depan? Apa yang terjadi setelah hukuman cambuk itu dilaksanakan?
1033.2K viewsCompletedAdded to Library 762 Times as pusing ketika berdiri
Read
+Library
PREV
1
...
3435363738
...
50
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status