Sang Menantu Perkasa
Arjuna tersenyum sambil berkata, "Bu, jangan terburu-buru. Nama putrimu belum ada di sini. Setelah istriku menuliskan namanya, kamu baru ambil."
Daisha mengambil kembali surat jaminan dari Arjuna, lalu dia bertanya, "Bu, siapa nama putrimu?"
Wanita itu menjawab dengan malu. "Aku buta huruf, jadi tidak memberinya nama. Dia adalah putriku yang kedelapan, jadi aku memanggilnya Putri Delapan."
"Kalau begitu, tulis saja Putri Delapan," kata Arjuna.
"Arjuna, terimalah putriku juga. Dia melepaskan pakaiannya di depanmu tadi. Kalau kamu tidak menerimanya, tidak akan ada pria yang mau menerimanya."
Bab Populer