Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
DIARY SKIZO

DIARY SKIZO

Namun, tak ada sedikitpun rasa yang tersimpan untuknya selain kenyamanan dan rasa sayang sebagai seorang teman. Muhammad Rayyan Khanafi, pemuda 27 tahun yang dahulu kukenal sebagai Kaffah ar Rayyan di dunia literasi. Di luar karir masa lalunya sebagai buaya dunia maya maupun dunia nyata, aku mengenalnya sebagai lelaki yang baik, penyayang, lembut dan bertanggungjawab. Putra tunggal dari pengusaha perkebunan yang cukup dikenal di tanah Sumatera. Pantas saja Ayah yang juga menekuni usaha perkebunan bisa begitu mudah akrab dengannya. "Abahku ... besok lusa mau ke Jakarta, Na." Ucapan Kaffah memecah keheningan.
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 157 kali sebagai quote habib jafar
Baca
+Pustaka
Hai Om, Aku Calon Istrimu!

Hai Om, Aku Calon Istrimu!

Habib keturunan Arab, dan keluarganya ingin dia menikah dengan sesama keturunan Arab juga. “Nanti aku minta Om Kais kenalin kamu sama temannya,” kataku mencoba menghibur. “Mana ada sih CEO yang mau sama aku, Bee?” Safa mendengkus. “Ya pasti ada lah! Kamu tuh cantik, pinter, baik. Siapa coba yang mau nolak?” “Keluarganya Habib,” balasnya getir. “Oh, kalau itu mah beda cerita. Kamunya sih—milih lahir jadi pribumi tulen,” jawabku sambil tertawa.
1017.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 479 kali sebagai quote habib jafar
Baca
+Pustaka
Putra Tersembunyi sang Presdir Mandul

Putra Tersembunyi sang Presdir Mandul

tambah Aghista. Semua orang mengeluarkan tawa mendengar candaan sahabat Bunga. Jafar yang biasanya paing serius dan anti untuk bercanda juga menampilkan deretan giginya. Lelaki sepuh itu memang murah senyum setelah kedatangan Fatih dan Bunga kecuali kejadian beberapa hari lalu yang membuatnya kembali pada mode serius dan kejam. *****
1034.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 941 kali sebagai quote habib jafar
Baca
+Pustaka
AFZAL

AFZAL

ucap afzal "ucap noval "Oke siap bro"ucap farhan
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai quote habib jafar
Baca
+Pustaka
CORONA - awakening

CORONA - awakening

“Aku harap tempat itu tak akan bernasib sama.” “Apa pun nasibnya, apa peduliku?” Jimmy Jaffar mengangkat gelas yang berisi minuman keras berwarna merah. Dia pun menyeringai. “Bagiku yang penting Jaffar Corporation harus berhasil menciptakan vaksin.” Tsugumi menatap lekat pada Jimmy Jaffar. Baginya, pria paruh baya yang kaya raya itu sangat menarik dan perkasa. “Walaupun seluruh dunia harus jadi tumbal,” lanjut Jimmy Jaffar. “Aku, Jimmy Jaffar, sama sekali tak peduli.”
105.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 181 kali sebagai quote habib jafar
Baca
+Pustaka
Noda di Balik Cadar Aluna

Noda di Balik Cadar Aluna

Ja'far menyingkirkan tangan Aluna yang menyentuh lututnya. "Ummi juga mohon, maafin Aluna, Bi! Umi yakin Aluna tidak bersalah!" Ummu Habibah pun duduk bersimpuh di depan duanya. Hamzah yang merasa tidak nyaman melihat pemandangan itu pun pergi ke kamarnya. "Kembalilah setelah kamu membawa bukti bahwa kamu tidak bersalah!" Ja'far bangkit dari tempat duduknya dan berjalan keluar kediaman keluarga Hamzah.
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai quote habib jafar
Baca
+Pustaka
Selir Kesayangan Suamiku

Selir Kesayangan Suamiku

ucap Sifa. “Ah Mbak Sifa terlalu berlebihan, aku tak sealim itu! Kebetulan hobiku adalah membaca, aku hanya menyukai membaca cerita sejarah islam dan kisah para sahabat Nabi dan Nabi, dan mendengarkan ceramah apalagi kalau ustadnya Khalid basalamah, Kh. Anwar Zahid, Gus Baha, atau Mbah Maimoen! Itupun hanya sempat mendengarkannya sambil nyetir mobil nambah-nambah pengetahuan Mbak, biar gak malu- maluin dan tetep nyambung saat ketemu dengan orang,” jelas Gendhis sambil menghabiskan kopi pahit miliknya.
1014.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 501 kali sebagai quote habib jafar
Tampilkan Ulasan (6)
Baca
+Pustaka
donalwilys
cerita yg bagus tp, dialog 2 orang dikasih keterangan siapa yg ngomong mulu. cukup akhiri pake tanda petik, trs ganti paragraf. misal, ucap gendis, tolak gendis, gurau gendis, bentak mama. yg baca jg tau maksud dialog 2 orang itu. pliss, belajar ngetik yg bener y biar kayak novel beneran. semangat
MOON
heh rio, gendis, pintu neraka sebelah kiri. cepat masuk kesana. thor, plisss lah bikin menyesal si pezina itu. pengen berkata kasar sama laki kegedean napsu. gundik gatel juga, berpengetahuan tapi kelakuan kayak iblis.
Baca Semua Ulasan
Kabut Cinta Riana

Kabut Cinta Riana

balasku kesal. "Ok. Aku beritahu nama sekaligus ciri fisiknya. Dia bernama Akbar. Seusia kita. Single dan macho. Tanda ia rajin berolah raga dan senyumnya manis menawan. Doktor muda lulusan terbaik dari Universitas di Chekoslowakia dengan dobel degree. Pemilik dan pengembang Rumah Sakit Internasional di kawasan Asia. Kalah deh sama Jovanmu itu. Pokoknya dia lebih keren ?" ujar Syafira dengan rasa bahagia menceritakan si pemilik mega proyek itu. Sesekali ia tersenyum saat melihat ke arahku. "Hmmm, lumayan juga. Masih muda dan berprestasi pula. Tapi, kenapa kamu bandingin sama Jovan? Ada-ada saja kamu, Sya," keluhku keberatan.
3.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai quote habib jafar
Baca
+Pustaka
ZAHA REBORN

ZAHA REBORN

Ucap Zaha datar. "Tolong jaga anak dan istriku!" Ucap Jafar memohon. "Baiklah, aku akan memerintahkan seseorang untuk menjaga keluargamu." Jawab King bijak. Setelah Zaha memberikan janjinya, Jafar tampak sedikit lega. Satu-satunya yang ditakutkan oleh Jafar saat ini adalah setelah kematiannya, maka tidak akan ada yang menjaga atau menghidupi keluarganya.
9.8123.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai quote habib jafar
Baca
+Pustaka
Sekretarisku Jilbaber

Sekretarisku Jilbaber

cecar Bu Wartini bersemangat. “Apanya yang bagaimana Mak?” tanya Farid ogah-ogahan. Ia melepas sepatunya dan meletakkan pada tempatnya. “Seruni itu? Cocokkan sama kamu? Sesuai dengan tipemu bukan? Ia berhijab, pakai cadar pula dan yang paling penting dia lulusan Kairo,” ucap Bu Wartini lagi bersemangat.
9.8166.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.2K kali sebagai quote habib jafar
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status