Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
KEMERDEKAAN UNTUK GIANDRA

KEMERDEKAAN UNTUK GIANDRA

jangmi eileen
Giandra.. Seorang gadis berprofesi sebagai apoteker yang menjalani kehidupan yang manis namun pahit. Bagaimana cara Giandra memperoleh kemerdekaan untuk memulihkan kesehatan mentalnya? Apakah dukungan sahabat-sahabatnya membantunya?
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai quote kemerdekaan
Baca
+Pustaka
Pribumi Pemberontak

Pribumi Pemberontak

ffunaway
Para aktivis kemerdekaan yang bernaung dalam organisasi rahasia yang tujuan utamanya adalah perlawanan terhadap kolonial. Perampokan, penggelapan, hingga pembunuhan mereka lakukan atas dasar kemerdekaan. Berlatarkan di Hindia Belanda dan Indonesia pada tahun 1935 sampai era kemerdekaan. Disclaimer : FIKSI - Tidak ada dalam sejarah dan hanya imajinasi.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai quote kemerdekaan
Baca
+Pustaka
Feel Special

Feel Special

Serena. J
"Dalam persepsi kuno laki-laki dan perempuan tak bisa bersahabat. Jika keduanya bersahabat biasanya ujung-ujungnya akan melibatkan perasaan pada salah satu pihak." Bagi Serena, quote itu hanyalah sebuah bualan belaka. Buktinya ia sudah bersahabat dengan Jeremy selama sepuluh tahun. Tetapi baik dirinya maupun Jeremy tidak memiliki perasaan khusus untuk satu sama lain. Namun apakah yang dikatakan oleh Serena sama dengan apa yang dikatakan hatinya?
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai quote kemerdekaan
Baca
+Pustaka
Gairah Cinta Roosje

Gairah Cinta Roosje

David Khanz
Roosje, seorang anak perempuan semata wayang Tuan Guus Van Der Kruk, jatuh cinta pada pemuda pribumi bernama Hanan. Sayang, gayung tak bersambut indah ketika gaung asmaranya terhalang sosok perempuan lain, Bunga. Tak ada cara lain, Roosje harus meminta bantuan papahnya. Diam-diam, ternyata Tuan Guus pun memiliki perasaan yang sama pada Sumarsih, ibu kandung Hanan. Berbekal sakit hati dan dendam, Tuan Guus meminta Nyai Kasambi mengguna-gunai Sumarsih. Sekaligus menggaet Hanan untuk anaknya. Bunga tak tinggal diam. Dibantu sang paman, Sendang Waruk, usaha Tuan Guus dan Nyai Kasambi dihalangi. Seperti apakah kelanjutan cerita ini? Baca selengkapnya di sini ; GAIRAH CINTA ROOSJE. Sebuah drama penggapaian cinta berseting pada masa zaman pra kemerdekaan Indonesia.
3.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai quote kemerdekaan
Baca
+Pustaka
Akibat Percaya Pekerja Magang

Akibat Percaya Pekerja Magang

Pekerja magang baru itu selalu memikirkan perusahaan. Demi menghemat biaya, dia secara diam-diam menukar lapis legit seharga 20 juta yang akan kukirimkan pada klien dengan lapis legit abal-abal seharga 19.800 dengan gratis ongkir yang dibelinya di Shopee. Demi menghemat listrik, pekerja magang itu mematikan sakelar listrik saat kami sedang bekerja lembur untuk mengejar target. Dia juga mengusulkan pada bos agar kami tidak libur pada hari kemerdekaan. Pekerja magang itu berkata dengan nada tegas, "Perusahaan nggak membayar orang-orang pemalas. Kurasa hari kemerdekaan adalah saat yang terbaik untuk meningkatkan kinerja. Aku mengusulkan agar semua orang kerja lembur secara cuma-cuma, sebagai bentuk pengabdian tanpa pamrih pada perusahaan." Para karyawan yang jabatannya rendah langsung menggerutu. Aku angkat bicara mewakili semua orang untuk menolak usulannya. Akan tetapi, dia secara terang-terangan menuduhku memperkaya diri sendiri dan menyarankan pada bos agar memecatku. Anehnya, bos justru menyetujuinya. Oke, aku ingin lihat bagaimana perusahaan ini berjalan tanpa diriku.
7.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 264 kali sebagai quote kemerdekaan
Baca
+Pustaka
BAIT-BAIT CINTA SANG PEMBERONTAK

BAIT-BAIT CINTA SANG PEMBERONTAK

Bond Monosta
Ibsen Maulanza atau Moza adalah seorang remaja tampan rupawan yang salah asuhan, ia hakikatnya hanyalah pemuda biasa yang dalam pencarian jati diri. Namun, karena ia dibesarkan dalam lingkungan orang-orang yang menentang pemerintah dan mengemban misi untuk membuat berbagai kekacauan dan keonaran dalam negeri dengan maksud hilangnya kepercayaan masyarakat pada pemerintah, dan pada saat itulah para pemberontak yang sedang memperjuangkan kemerdekaan muncul sebagai pahlawan, begitulah yang diutarakan pemimpin mereka. Senjata dan peperangan adalah keahliannya, karena sejak dalam asuhan Gandara, ia sudah diajarkan cara merakit dan menggunakan senjata serta berbagai strategy perang hingga ia pun tumbuh sebagai mesin pembunuh. Misi utama Moza bukan hanya memerdekakan wilayahnya, tapi juga ingin mencari tahu siapa sesungguhnya orang yang telah membunuh keluarganya dengan keji. Kekacauan dan keonaran yang ia buat, hakikatnya hanyalah pelampiasan dendam yang bersarang di dadanya. Sebuah Misi hampir saja berhasil jika saja tahanan utama mereka tidak berhasil meloloskan diri, dan lolosnya tahanan mereka mengakibatkan peristiwa fatal. Markas pemberontak dibombardir dan banyak pasukan pemberontak yang tewas. Apalagi setelah peristiwa itu pemerintah mengadakan sapu bersih yang mengakibatkan semakin sempitnya pergerakan pasukan pemberontak. Moza yang masih berusia remaja namun menjadi salah satu yang diperhitungkan oleh pemimpin pergerakan, demi keamanannya, lewat relasi tersembunyi pemimpin pergerakan, Moza akhirnya dimasukan ke sebuah kampus dan menyamar sebagai mahasiswa. Namun, keputusan pemimpinnya itu justru menjadi bumerang bagi pergerakan mereka, karena Moza ternyata hanyut dengan rutinitas barunya. Apalagi setelah ia berjumpa dengan seorang gadis cantik mempesona bernama Zahra Maorrin Ayesha, dan karena gadis itu juga lah Moza berbalik arah memerangi pemberontak, dan para tentara Republik yang penasaran atas aksi heroik Moza yang berhasil menonaktifkan bom di kantor gubernur, kini mencari tahu siapa sesungguhnya Moza. Gerak gerik Moza pun semakin sempit, karena ia kini diburu oleh dua kelompok, pemberontak yang ingin membunuhnya dan tentara Republik yang ingin membongkar jaringan pemberontak.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai quote kemerdekaan
Baca
+Pustaka
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status