Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Broken

Broken

tambah Andre. “Lo dari tadi kerjaannya nuduh, nuduh, nuduh.... terus. Lo gak bosan nuduh orang lain? Lo gak bisa pakai otak lo buat mikir, daripada nuduh orang?!” ujar Andre jengkel. “Gue gak nuduh! Apa yang gue omongin itu fakta! Lo aja yang kebanyakan alasan!” balas Andre. Darah kedua remaja itu kini semakin mendidih. Perbantahan keduanya pun semakin memanas. Kedua remaja itu, bahkan kini hanya saling berteriak satu sama lain.
1013.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 305 kali sebagai quotes
Baca
+Pustaka
Slave

Slave

Hasan dapat merasakan kekakuan dari tubuh Ayesha, bagaimana iris mata cokelat itu terbelalak kaget ketika mendengar tiga kata yang diucapkannya barusan. "Haha, tidak lucu!" sanggah Ayesha menyamarkan perasaan terkejutnya hingga terlihat menjadi santai dan seolah tak berpengaruh dengan kata-kata ajaib nan ampuh itu. "Aku tidak sedang melucu Ayesha, aku serius!" "Bullshit!" umpat Ayesha ingin rasanya ia meludahi wajah pria ini. "Aku tidak akan termakan ucapan tak bergunamu itu, kau dengar?!"
10.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 329 kali sebagai quotes
Baca
+Pustaka
Me

Me

Nana hanya membalas dengan senyum. “ Aku Grace” ucapnya lembut. “ Aku Rose” sambung Rose. “ Aku Amanda, namamu Nana? Itu nama yng tidak terlalu buruk” sapa Amanda. Nana hanya mengangguk. “ Oh iya dan satu lagi.” Sahut Lea menunjuk kearah Veronica. Pandangan Nana tertuju kearah jari Lea, “ Aku Veronica, salam kenal” sapa Veronica.
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai quotes
Baca
+Pustaka
Fake

Fake

tambah Kevin heboh, salah satu tukang kompor di geng mereka. “Mau taruhan? Kalau dia main sama gue malam ini, kalian bayar satu juta perorang. Kalau gue kalah, malam ini gue yang traktir gimana?” usul Ali tiba-tiba, mereka tampak antusias setuju dengan gagasan itu. Tidak akan rugi mengeluarkan uang jika mereka mendapatkan sebuah hiburan, Dido dan Adit merasa gelisah feeling mereka sudah tidak enak dan Shena belum kembali ke meja mereka, satu-satunya orang yang berani memberhentikan permainan gila ini ya cuma seorang Raden Akashena Kavi.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai quotes
Baca
+Pustaka
Mate

Mate

Intan Pitalokamatchedelprend
Aduh, kayaknya sakit gigi-ku kambuh lagi. “Kamu kenapa?” “Sakit gigi, Mas. Huhuhu…” aku memegangi pipiku sebelah kiri. Mas Wira membuka ranselnya. Lalu, mencari sesuatu. Ia menyodorkan obat. “Nih, minum.” “Obat apaan nih?” “Obat sakit gigi lah. Masa obat sakit hati.” Ingin rasanya aku menjitak kepala orang di depanku ini. Untung saja dia lebih tua dariku, jadi aku masih sedikit menghormatinya. “Soalnya aku biasanya minum ponstan atau paracetamol.”
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 143 kali sebagai quotes
Baca
+Pustaka
YOU

YOU

Aluna menyudahi bacaannya dan menutup Qur’an itu. Ia dekap Qur’an itu sambil berbisik “Ya Allah, jika memang ini yang terbaik untukku, aku mohon, hilangkan perasaan ini dari hati ku. Aku mohon, bantu aku melupakannya, bantu aku menyembuhkan luka tak kasat mata ini. Aku mohon, Ya Allah, bantu aku dalam melewati ini semua. Sungguh, perasaan ini begitu menyiksa, rasanya begitu sakit di dalam dada. Ampuni aku Ya Allah, ampuni aku karena telah begitu dalam ketika mencintai salah satu hambaMu.” Aluna berkata lirih sambil terus mendekap erat mushaf nya, air matanya terus mengalir, dadanya terasa begitu sakit, sesak hingga membuatnya kesulitan bernafas. Hatinya seolah terkoyak oleh beribu pisau tak
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai quotes
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status