Kelakuan Papa Mertua
tutur Riana.
Vivi mengangguk-angguk. Dia sedang memperhatikan sekeliling, rumah di lereng bukit, dengan hawa sejuk sedingin AC di ruang kerjanya. Tiba-tiba perempuan itu tertawa ketika melihat seseorang melintas dengan cangkul di pundaknya, setelah sebelumnya melihat seorang yang lain menggiring kerbau.
“Rasanya aku seperti tersedot ke jaman majapahit,” komen Vivi. “Kukira kampung macam ini sudah musnah, ternyata masih ada.”