Cinta Untuk Regan
Nafasku memburu, emosiku akhir-akhir ini tak terkontrol dan sekarang justru bertemu laki-laki menjengkelkan seperti Regan, rasanya aku ingin mengeluarkan semuanya, emosi yang selalu kupendam setiap kali dia mengejekku.
“Mau seperti badut kek, mau jelek kek, kuper atau hitam dekil, emangnya masalah buat kamu. Heh …. Regantara Dirga, perasaan aku enggak pernah ganggu kamu, kenapa kamu selalu ngusik aku, enggak dulu enggak sekarang sepertinya kamu seneng banget kalau lihat aku sedih, jangan sombong kamu ya, mentang-mentang kamu sempurna, kamu boleh hina aku sekarang. Awas … suatu saat kamu pasti tergila-gila sama aku!”
“Apa? Tergila-gila sama kamu?” Regan terus tertawa.
Hot Chapters