Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tamu yang Tak Diundang

Tamu yang Tak Diundang

Pov Surya "Nggak Rel, aku nggak suka, yang lain saja," protesku tidak setuju dengan pilihan Aurel atas pakaian yang baru saja dicobanya di salah satu butik langganannya. Belahan dada gaun tersebut terlalu rendah hingga dua buah gundukan indah di bagian sana menyembul keatas. Aku tidak suka hal tersebut menjadi santapan liar mata para lelaki yang memandang.
1028.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 694 kali sebagai rejeitado
Baca
+Pustaka
Pena Ajaib

Pena Ajaib

Si kakek tua itu langsung melirik ke arah suara decitan pintu yang dibuka oleh cucunya, Ocin. "Ocin, kamu dah pulang, Nak. Tumben sekali agak terlambat," ucap kakek Ocin yang bernama Darto itu. Ocin seketika menyalami tangan kakek Darto. Matanya yang sudah agak kurang jelas dalam melihat, kulitnya yang sudah keriput, dan juga pendengarannya yang sudah mulai memburuk adalah pertanda kakek Darto sudah termakan usia. Salah satu alasan utama yang mungkin masih Ocin pertahankan hingga sekarang meski dirinya selalu dibully oleh si trio kopet dan tidak memilih untuk mengakhiri hidupnya sendiri yakni adalah keberadaan kakek Darto, satu-satunya manusia yang benar-benar menerima Ocin apa adanya. Wajar
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai rejeitado
Baca
+Pustaka
UNACCEPTED

UNACCEPTED

sahut Miko. “Gak mau. Maunya sama Regar,” Regar memalingkan wajahnya malas, “murahan,” jawab Regar spontan dengan nada meremehkan. Cowok itu sedang menahan amarahnya saat ini. Ia berusaha untuk tidak membentak Nessa walaupun ia tahu kata – katanya barusan sangat tajam. Mata Nessa membulat. Ia terkejut mendengar respon Regar. Nessa tidak menyangka Regar akan berkata sekasar itu padanya.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai rejeitado
Baca
+Pustaka
SEQUOIA

SEQUOIA

Tereliminasi. "Gue buat jaminan."
7.52.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai rejeitado
Baca
+Pustaka
Penyesalan

Penyesalan

"Sorry, sorry. Handphone gue di dalem tas, jadi nggak kedengeran. Di sini bising banget." "Ya udah kalau gitu. Karena kamu udah ketemu sama temen-temnmu, aku ke depan lagi, ya," pamit Reno pada Alisya. "Terima kasih, Kak," ujar Alisya dengan debaran di hatinya. Reno tersenyum kecil. "Sama-sama." Reno pun berlalu pergi. "Hei, itu mata kondisikan. Inget, lu udah ada yang punya," sarkas Aryo.
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai rejeitado
Baca
+Pustaka
Mistake

Mistake

dan maaf jika masih ada typo so , terima kasih semuanya. salam hangat agathaquiin💛
8.712.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 418 kali sebagai rejeitado
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status