Jangan Menolakku
Pak Dimas mengulang lagi pertanyaan yang tadi, tapi kini dengan suara yang lebih lembut.
"Maaf, pak Dimas. Bukannya saya menolak rejeki yang bapak berikan pada saya, Namun untuk saat ini, saya sedang tidak membutuhkan mobil," ujar Evan, dengan menundukkan kepala tak berani menatap pak Dimas.
"Ah, itu sudah kuduga. Mmm ... ."
"Maaf, Pak. Seandainya mobil itu saya jual, bolehkah?" tanya Evan lagi
"Kau butuh uang?"
Hot Chapters