Tetangga Penggoda
Aku takut kalau apa yang kulakukan pada Siska berbalik ke arahku.
"Boleh kami masuk, Mbak? Biar enggak di pinggir jalan gini," pinta Mas Guntur.
"Oh, iya, iya. Silakan masuk!" perintah Mas Adrian.
Para tetangga berbondong-bondong masuk sampai memenuhi halaman rumahku yang tak begitu luas. Mas Guntur, Bu Mirna, Pak RT, Bu RT, Pak RW dan Bu RW berdiri di teras rumahku.