Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mantan Suamiku Dan Cinta Baruku Meniduri Sahabatku

Mantan Suamiku Dan Cinta Baruku Meniduri Sahabatku

Dalam perjalanan pulang setelah mengambil surat nikah, Riven tiba-tiba berkata, "Aku selingkuh." Dia menunjuk kursi penumpang di bawahku, lalu tersenyum kejam. "Kemarin dia duduk di sini sambil nyium aku. Pakaiannya seksi sekali. Aku nggak bisa nahan diri, jadi aku tidur sama dia." Untuk kedua kalinya, aku dikhianati. Aku terpaku di sana, begitu sakit sampai tak mampu mengeluarkan sepatah kata pun. Namun, Riven malah terlihat masih tenggelam dalam kenangan itu. "Sekarang aku jadi bisa memahami Javer. Queena memang lebih punya pesona wanita dibanding kamu." Javer adalah mantan suamiku, sedangkan Queena adalah sahabatku dulu. Lima tahun lalu, aku memergoki mereka berdua di ranjang yang sama. Saat hidupku terasa hancur dan tak ada harapan, Rivenlah yang menyelamatkanku. Namun sekarang, dia juga mengkhianatiku demi wanita yang sama.
306 viewsCompletedAdded to Library 8 Times as restu kasih
Read
+Library
Cinta yang Tak Mungkin Kembali

Cinta yang Tak Mungkin Kembali

Setelah ayah meninggal, aku memutuskan untuk bercerai dari suamiku yang seorang komandan batalion, dan menetap selamanya di desa pegunungan kecil ini. Hari pertama, aku menipu suamiku agar menandatangani surat permohonan cerai. Hari kelima, aku mengajukan surat pengunduran diri ke unit tempatku bekerja sebelumnya. Hari ketujuh, aku memasak semeja penuh hidangan lezat untuk berpamitan dengan semua teman. Declan mengerutkan kening dan menyalahkanku karena memasak hidangan yang tidak disukai oleh cinta pertamanya sejak kecil. Aku berdiri, mengangkat gelas, dan bersulang dengan cinta pertamanya itu. Mulai sekarang, Declan dan aku tidak lagi memiliki hubungan apa pun. Setengah bulan kemudian, aku bertemu kembali dengan Declan yang baru pulang dari tugas di desa pegunungan kecil ini. Hanya saja kali ini, angin malam pedesaan membuat kedua matanya memerah.
32.6K viewsCompletedAdded to Library 814 Times as restu kasih
Read
+Library
Aku Tidak Ingin Apapun, Hanya Mama

Aku Tidak Ingin Apapun, Hanya Mama

Seminggu sebelum hari raya, William memberiku libur selama tujuh hari dan menyelipkan tiket ke Stokwov ke dalam tasku. Aku pikir dia akhirnya mulai belajar bagaimana cara peduli. Lalu, aku mendengarnya sedang berbicara dengan putra kami di tangga. "Pa, apa Papa benar-benar akan menikah dengan Tante Viona? Bagaimana dengan Mama?" Rian memegang mobil mainannya, mencoba terdengar berani. William terdiam sejenak. “Ini hanya pernikahan secara hukum saja. Mario sudah meninggal. Viona dan Sofi dalam posisi terancam, dan Papa tidak bisa membiarkan mereka seperti itu. Mereka membutuhkan nama marga Degarda untuk perlindungan.” “Apa Mama sudah tahu?” “Dia tidak boleh tahu.” Suaranya melembut. “Rahasiakan ini dari mamamu, Rian. Di hari ulang tahunmu nanti, Papa akan membelikanmu model mobil balap yang kau inginkan itu.” Jadi tiket itu bukanlah hadiah. Itu adalah cara untuk menyingkirkanku dari kehidupannya. Jika dia bisa menggunakan marga keluarganya untuk wanita lain, meskipun hanya untuk formalitas, maka aku juga bisa mengambil kembali harga diri dan ambisi yang telah kukubur dalam pernikahan ini. Kali ini, ketika aku pergi, aku tidak akan pernah kembali lagi.
4.8K viewsCompletedAdded to Library 191 Times as restu kasih
Read
+Library
Misi Menaklukkan Pria Demi Keselamatanku Dan Anakku

Misi Menaklukkan Pria Demi Keselamatanku Dan Anakku

"Aku ... nggak bisa ngasih dokumen itu ke kamu, tapi yang lain semuanya bisa kuberikan." Aku menatap kartu keluarga di telapak tanganku dengan tatapan kosong. Butuh waktu lama sebelum akhirnya aku berhasil mengucapkan satu kalimat, "Kenapa dulu kamu nggak bilang?" Heston mengangkat bahu dan memperlihatkan senyum yang tidak terlalu merasa bersalah. "Aku kira, yang lebih kamu pedulikan adalah diriku." Setelah terdiam sesaat, aku bertanya dengan bibir gemetar, "Kalau aku tetap menginginkan akta nikah itu?" Dia mungkin tidak pernah menyangka, tanpa surat itu .... Yang akan dihadapinya adalah dua nyawa dalam satu mayat.
508 viewsCompletedAdded to Library 14 Times as restu kasih
Read
+Library
Harta Dan Cinta, Kurelakan Demi Berpisah

Harta Dan Cinta, Kurelakan Demi Berpisah

Demi bisa bercerai dengan Ravin, aku bahkan mengajukan keluar tanpa membawa apa pun, termasuk tidak meminta anakku yang baru berusia tiga tahun. Saat melihatku mengenakan pakaian lama sebelum menikah, Ravin sempat tertegun, lalu mencibir. "Kenapa? Bahkan pewaris yang mati-matian kamu lahirkan itu juga sudah nggak kamu inginkan? Aktingmu jangan terlalu berlebihan. Hati-hati nanti semuanya malah jadi kenyataan!" Setelah menandatangani surat perjanjian itu, aku mendorongnya ke hadapannya. "Tenang saja, ini bukan akting." Ravin menatapku dengan heran sesaat, sebelum akhirnya menandatangani surat itu juga. "Tumben sepatuh ini. Baiklah, aku akan bermurah hati dan mengizinkanmu tetap datang menjenguk anak." Dia meletakkan pena, lalu menatapku dengan tatapan penuh selidik. "Kalau nyesal nanti, selama kamu memohon padaku, kita bisa saja ru ...." Aku memotong ucapannya, lalu langsung berdiri dan pergi. Ravin selalu mengira aku memanfaatkan utang budi supaya bisa menikah dengannya dan mengincar kekuasaan mafia, bahkan mati-matian melahirkan anak laki-laki untuk mewarisi keluarga. Namun, setelah dia tahu aku sudah mati, dia tidak akan salah paham lagi.
1.1K viewsCompletedAdded to Library 35 Times as restu kasih
Read
+Library
Kontrak dan Kebebasan

Kontrak dan Kebebasan

Setelah kematian kakakku, aku menandatangani pernikahan kontrak lima tahun dengan suaminya, Alexander Valendra yang adalah seorang mafia. Aku menjadi ibu tiri bagi keponakanku yang berusia lima tahun, Adriel Valendra. Di hari ulang tahunku, aku memakai kalung berlian milik kakakku yang sudah meninggal tanpa tahu apa maknanya. Saat acara makan malam keluarga, Adriel berjalan mendekat sambil membawa segelas anggur merah dan menyiramkannya ke wajahku. Anggur merah itu menetes di pipiku, aromanya yang tajam menusuk mataku dan mengotori gaunku yang putih. Dia menatapku, sorot matanya sedingin dan sekejam ayahnya. "Jangan pikir kamu bisa menggantikan ibuku hanya karena kamu sudah jadi bagian dari Keluarga Valendra," katanya sambil menyeringai. "Kamulah penyebab kematiannya." "Aku berharap kamulah yang mati. Jadi aku bisa menghancurkan batu nisanmu, dan bukan merayakan ulang tahun konyol ini." "Aku bersumpah, begitu aku dewasa nanti, hal pertama yang kulakukan adalah menenggelamkan kamu ke Sungai Mandira!" Kenangan itu menusuk setajam anggur tadi, dan yang bisa kurasakan hanyalah putus asa. Aku menatap anak yang sudah kuasuh selama lima tahun seperti anakku sendiri, dan rasa perih menusuk di dadaku. Aku dulu berpikir aku bisa sepenuhnya menyerahkan diriku untuk Keluarga Valendra, dan memenangkan hatinya dengan kasih sayang. Namun sekarang, aku hanya lelah dengan semuanya. Keluarga ini tak punya cinta, dan anak itu memandangku seperti musuh yang harus dihancurkan. Aku berhenti menipu diri sendiri. Sudah waktunya untuk melepaskan semuanya. Namun setelah aku pergi, Alexander dan Adriel kembali padaku, merayap seperti pecundang yang ketakutan, dan memohon ampun padaku.
10.0K viewsCompletedAdded to Library 280 Times as restu kasih
Read
+Library
Mutiara yang Tersia-siakan

Mutiara yang Tersia-siakan

Menikah selama empat tahun, suamiku tidak pernah mengajakku pergi ke tempat populer yang dikunjungi pasangan, katanya aku norak dan suka ikut-ikutan. Namun, ketika perempuan yang selalu dia cintai kembali ke negara ini, dia justru tidak sabar membawanya mendaki gunung yang konon bisa membuat sepasang kekasih hidup bersama hingga tua. Setelah aku bercerai dan pergi ke luar negeri, mantan suamiku malah mengejarku, menangis sambil mencariku di antara reruntuhan...
14.5K viewsCompletedAdded to Library 507 Times as restu kasih
Read
+Library
Rahasia di Balik Cincin Besar Itu

Rahasia di Balik Cincin Besar Itu

Pada tanggal 11 November, asisten polos dan lugu tunanganku menjual berlian satu karat seharga satu sen. Dalam waktu singkat 20 menit, perusahaan merugi 400 miliar. Aku gemetar karena marah, sementara Arvino memelukku dan menenangkanku, "Jangan khawatir, serahkan hal ini padaku." Namun, malam itu, Lunaria Sasmaya mengunggah di IG Story tangkapan layar transfer sebesar 3 miliar dan menuliskan keterangan: [Hari ini aku melakukan kesalahan besar, tapi bos malah menghiburku. Dia juga berpesan supaya aku tidak marah pada harimau betina dan harus patuh ya.] Aku berkomentar di bawahnya: [Semoga langgeng.] Lunaria langsung menghapus postingan itu. Tiba-tiba Arvino Satya menerobos masuk dan menamparku dengan keras. "Dengan niat apa kamu menyukai postingan Lunaria? Dia sekarang sampai malu dan mencoba bunuh diri!" "Cuma rugi 400 miliar saja, perlu kamu desak dia sampai tak bisa hidup lagi?" Arvino berbicara dengan nada penuh pembenaran, seolah berada di pihak yang benar dan tanpa rasa takut. Namun, kemudian saat bahkan uang 40 ribu untuk makan pun tak mampu dia keluarkan, kenapa dia malah menangis?
1.5K viewsCompletedAdded to Library 36 Times as restu kasih
Read
+Library
Cinta yang Luruh Bersama Cahaya Terakhir

Cinta yang Luruh Bersama Cahaya Terakhir

Saat aku melakukan pengambilan sel telur yang ketiga kalinya untuk program bayi tabung, Johannes sedang lembur dan tidak bisa menemaniku. Aku terbangun tengah malam karena kesakitan. Aku mendapati tangan dan kakiku bengkak, sedangkan perutku penuh cairan hingga membengkak bagaikan wanita hamil delapan bulan. Aku hampir tidak bisa bernapas dan dengan panik meraih ponsel untuk menghubunginya. Telepon berdering selama semenit sebelum diangkat. Namun, yang mengangkat telepon bukanlah Johannes, melainkan seorang wanita asing. "Halo?" Suaranya terdengar lembut dan penuh gairah. "Siapa kamu? Johannes, aku nggak bisa bernapas." "Kamu nakal. Kenapa kamu masih pakai baju?" Plak! Terdengar suara cambukan yang nyaring dengan diiringi erangan wanita. Kemudian, panggilannya pun terputus.
5.0K viewsCompletedAdded to Library 125 Times as restu kasih
Read
+Library
Sofa Baru Membawa Petaka Perceraian

Sofa Baru Membawa Petaka Perceraian

Sejak istriku memesan sofa baru yang lebih panjang dan lebih lebar itu, dia setiap malam selalu tidur di ruang tamu. Setiap kali aku ingin mengajaknya ke kamar untuk berhubungan suami istri, dia selalu memakai alasan lelah untuk mengusirku pergi. Kadang-kadang dia bahkan mengunci pintu kamar, sementara dari ruang tamu selalu terdengar suara-suara tertahan. Sampai keesokan paginya, baru dia membukakan pintu untukku. Aku benar-benar sudah tidak tahan lagi. Pada hari dia melahirkan, ketika dia baru keluar dari ruang bersalin dan bahkan belum turun dari ranjang rumah sakit, aku bukan hanya menolak menggendong anak itu, tetapi juga langsung mengajukan cerai padanya. Dengan mata memerah, dia bertanya kepadaku, "Cuma karena aku tidur di sofa setiap malam, kamu sampai mau menceraikan istrimu yang baru saja melahirkan anak untukmu?" Tanpa ragu sedikit pun, aku menjawab, "Ya!"
1.6K viewsCompletedAdded to Library 62 Times as restu kasih
Read
+Library
PREV
1
...
2829303132
...
50
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status