Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tak Ada Maaf Bagi Pengkhianat

Tak Ada Maaf Bagi Pengkhianat

Kakak London meninggal. Ibunya mengusulkan agar dia memikul dua tanggung jawab keluarga sekaligus, dengan menikahi istri kakaknya yang sedang hamil, Sharon. Namun, permintaan itu ditolak mentah-mentah. "Lillian adalah nyawaku. Aku rela nggak mewarisi posisi ketua mafia. Aku nggak akan pernah mengkhianati istriku!" Aku sangat terharu oleh kesetiaan London. Namun tanpa sengaja, aku mendengar percakapan antara London dan ibunya. "Anak dalam kandungan Sharon jelas-jelas anakmu. Kenapa kamu nggak mau menikahinya?" London mengembuskan asap rokok. Tatapannya jauh ke depan. "Aku sudah berjanji pada Sharon untuk meninggalkan keturunan bagi kakakku. Tapi urusan ini hanya di antara kami. Kalau Lillian sampai tahu, aku pasti tamat!" Ibu London berkata dengan tidak senang, "Kenapa memangnya kalau dia tahu? Dia sendiri nggak bisa melahirkan, masa kita harus membiarkan Keluarga Tahir nggak punya keturunan?" Dengan nada tajam, London menyela, "Kalau Lillian tahu, dia pasti akan meninggalkanku. Aku nggak bisa hidup tanpa dia! Kalau Ibu masih ingin gendong cucu, tutup mulut Ibu!" Aku pergi dengan tubuh gemetar. Darah di sekujur tubuhku perlahan menjadi dingin. London sangat mengenalku. Dalam cinta, aku tak bisa menoleransi sedikit pun kesalahan. Jadi setelah dia mengkhianatiku, aku memutuskan untuk pergi.
7.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 253 kali sebagai restu kasih
Baca
+Pustaka
Kak, Kalian Sungguh Kejam

Kak, Kalian Sungguh Kejam

Adik tiriku menuduhku membuatnya alergi, jadi ketiga kakakku mengurungku di dalam ruang bawah tanah, bahkan mengunci pintu. Aku mengetuk pintu dengan kuat dan memohon para kakakku membiarkanku keluar. Kakak pertamaku selaku orang yang hebat dalam bisnis memarahiku sebelum dia pergi. "Biasanya kamu menindas Linda, aku bisa tutup sebelah mata. Tapi kamu tahu jelas kalau Linda alergi dengan seafood, kamu malah membiarnya makan, bukankah ini sama saja mencelakainya? Kamu di dalam introspeksi diri atas perbuatanmu." Kakak keduaku adalah penyanyi terkenal, sedangkan kakak ketigaku adalah pelukis genius, mereka juga mengataiku. "Orang kejam sepertimu, bisa-bisanya pura-pura nggak bersalah dan mencari alasan, kamu di dalam saja dan introspeksi diri." Selesai berbicara, mereka menggendong adik tiri yang masih gemetar ke rumah sakit dengan cepat. Aku merasa tidak ada oksigen lagi, bahkan merasa makin susah bernapas, akhirnya aku mati di dalam. Tiga hari kemudian, saat para kakakku membawa adik tiri pulang dari rumah sakit, mereka baru ingat padaku. Hanya saja, aku sudah meninggal di ruang bawah tanah karena kekurangan oksigen.
8.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 292 kali sebagai restu kasih
Baca
+Pustaka
Meski Lupa Ingatan, Hati Tak Bisa Bohong

Meski Lupa Ingatan, Hati Tak Bisa Bohong

Tunanganku adalah ilmuwan otak terkemuka di dalam negeri. Kekasih masa kecilnya, Yuki, didiagnosis kanker dan hanya bisa hidup selama sebulan. Demi menemaninya melewati hari-hari terakhirnya, Oscar memaksaku meminum obat penghapus ingatan yang baru dikembangkan agar aku melupakannya selama sebulan. Dalam sebulan itu, dia menikahi Yuki, berbulan madu, dan berjanji untuk bertemu kembali di kehidupan berikutnya di tengah lautan bunga. Sebulan kemudian, Oscar menangis darah, berlutut di tengah hujan. Dengan suara serak, dia bertanya kepadaku. "Obat itu seharusnya hanya bekerja selama sebulan. Kenapa kamu melupakanku seumur hidup?"
10.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 211 kali sebagai restu kasih
Baca
+Pustaka
99 Kali Lamaran Berakhir Jadi Prank

99 Kali Lamaran Berakhir Jadi Prank

Di hari jadi kelima kami, Jeksen berlutut di tengah ucapan selamat semua orang. “Reiny, maukah kamu menikah denganku?” Namun, wajahku tetap datar tak berekspresi. Sesuai dugaan …. Detik berikutnya, Jeksen melempar cincin di tangannya, membakar gaun pengantin, dan menghancurkan seluruh dekorasi lamaran. Teman masa kecil kesayangannya tertawa terbahak-bahak melihat semua ini. Ini bukan pertama kalinya. Jeksen sudah melamarku 99 kali. Semuanya hanya demi membuat sang teman masa kecil yang depresi itu tertawa. Teman-temannya bersorak sambil mengejek, “Kenapa kali ini Kak Reiny malah sok jual mahal? Cepat terima dong!” “Kami mau lihat kamu ketakutan sampai menangis lagi!” Hatiku tenang, tanpa riak. Aku pun berkata dengan suara datar, “Maaf, aku sudah bertunangan. Baru dua hari yang lalu.” Jeksen tertegun sejenak, lalu mencibir, “Selain aku, siapa lagi yang mau sama kamu?” Semua orang tertawa keras, bahkan mulai bertaruh kapan aku bisa mendapatkan pasangan untuk nikah. Tapi mereka tidak tahu …. Begitu mendengar aku dilamar, pasanganku langsung bergegas kemari untuk merebutku kembali. Sekarang dia sudah dalam perjalanan ….
1.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai restu kasih
Baca
+Pustaka
Kembali ke Hari Penyerangan Kaisar, Aku Mengubah Takdir

Kembali ke Hari Penyerangan Kaisar, Aku Mengubah Takdir

Ketika ada pembunuh bayaran yang mengincar Kaisar, suamiku yang merupakan Komandan Pengawal Kekaisaran sedang berusaha menenangkan cinta pertamanya yang telah pergi karena merajuk. Aku tidak menyalakan suar isyarat yang kupegang. Sebaliknya, dalam keadaan hamil besar, aku berdiri di depan Kaisar dan menggunakan tubuhku sebagai perisai agar dia terbebas dari bahaya. Ini karena di kehidupan lampau, setelah aku menyalakan suar isyarat, suamiku meninggalkan cinta pertamanya untuk datang menyelamatkan Kaisar. Suamiku dianugerahi gelar Adipati Pelindung Kaisar atas jasanya dalam menyelamatkan Kaisar, tetapi cinta pertamanya jatuh ke dalam perangkap dan langsung meninggal di tempat. Suamiku tidak mengatakan apa pun. Namun, pada hari aku melahirkan, dia melemparku ke sarang binatang buas. Dengan wajah penuh kesedihan, aku bertanya apa alasannya berbuat seperti itu. Dia hanya melirikku dengan dingin dan menjawab, "Kaisar punya banyak pengawal, kenapa harus aku yang datang? Kamu pasti hanya peduli pada kekuasaan dan kekayaan, makanya kamu baru sengaja membuatku pergi menyelamatkannya! Kalau kamu tidak menyalakan suar isyarat, Ratna tidak akan mati! Aku mau kamu rasakan penderitaan yang berkali-kali lipat lebih parah dari yang dialami Ratna!" Pada akhirnya, aku menjadi santapan binatang buas. Bahkan anak dalam kandunganku pun dilahap habis. Ketika membuka mata lagi, aku kembali ke hari Kaisar diincar pembunuh bayaran.
4.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 166 kali sebagai restu kasih
Baca
+Pustaka
Tanpa Ayah di Hari Terakhir

Tanpa Ayah di Hari Terakhir

Suamiku … seorang komandan resimen yang telah menikah denganku selama sepuluh tahun, kutahan di luar ruang duka anak kami. Bukan tanpa alasan. Sebelum mengembuskan napas terakhirnya, anakku meninggalkan tiga permintaan terakhir. Permintaan pertama … Untuk sementara waktu, jangan beri tahu ayah tentang kematiannya. Dia takut ayahnya akan bersedih. Permintaan kedua …. Masakkan makanan kesukaan ayah, lalu mintalah ayah menemaninya merayakan ulang tahunnya yang terakhir. Dan permintaan ketiga …. Jika ayah tak datang, maka pastikan, benar-benar pastikan, jangan pernah biarkan pria itu muncul lagi di depan makamnya. Jadi, setelah anakku tiada …. Meski hujan deras mengguyur di luar aula duka. Meski pria itu berdiri dengan mata merah dan tubuh gemetar. Meski tangisnya pecah histeris di balik pintu ruang duka …. Aku tetap tak membiarkannya mendekati anakku. Bahkan selangkah pun tidak. Tiga hari lalu, Yuda Saloka menghabiskan semalaman bersama cinta pertamanya. Bersama anak perempuan itu, mereka menyalakan kembang api. Saat pulang, dia membawa sebuah tas sekolah baru. Katanya … sebagai pengganti karena telah melewatkan ulang tahun anak kami. Tapi dia mengerutkan kening, tak mengerti alasan air mata di sudut mataku. “Cuma ulang tahun saja, ‘kan? Nanti juga bisa dirayakan lagi.” Saat itu, dia belum tahu … Anak kami … yang baru berusia lima tahun … telah meninggal karena asma. Dan takkan pernah lagi punya kesempatan menyambut hari pertamanya bersekolah.
3.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai restu kasih
Baca
+Pustaka
Cinta Ini Tak Lagi Punya Kesempatan

Cinta Ini Tak Lagi Punya Kesempatan

Ketika Maria Wijaya keluar dari kantor catatan sipil untuk kesembilan kalinya, hal pertama yang ia lakukan adalah menelepon orang tuanya yang berada jauh darinya. “Ma, aku dan Arhan cerai lagi.” Ia bersandar pada pohon mahoni di pinggir jalan. Suaranya terdengar lelah. “Kali ini aku nggak mau rujuk lagi. Keluarga Satria terus membujuk agar aku melakukan pernikahan aliansi dengan mereka, kan? Aku akan melakukannya.” Di seberang sana, ibunya lama terdiam sebelum akhirnya menghela napas. “Maria, kamu yakin? Anak dari Keluarga Satria itu sudah dua tahun terbaring sakit. Kamu tidak akan bahagia jika menikah dengan…” “Aku tidak peduli,” ucap Maria memotong ucapan ibunya, matanya merah berkaca-kaca. “Ma, semakin cepat pernikahannya, semakin baik.”
5.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 185 kali sebagai restu kasih
Baca
+Pustaka
Kematian Diana Mustera

Kematian Diana Mustera

Malam sebelum pernikahanku, aku baru mengetahui bahwa aku hamil. Dan, pada malam itu juga, aku mengetahui bahwa tunanganku telah memilih wanita lain untuk memberinya anak pertama. Andre Diandra, pewaris kerajaan bisnis mafia dan pria yang pernah bersumpah bahwa aku adalah satu-satunya wanita yang akan dicintainya, pulang membawa aroma parfum wanita lain di bajunya dan mengatakan kepadaku, seolah-olah itu adalah hal yang paling masuk akal di dunia, bahwa itu semua hanyalah pengaturan medis. Janda temannya yang telah meninggal membutuhkan seorang ahli waris, dan setelah aku gagal memberinya seorang anak melalui enam puluh enam kali program bayi tabung, dia memutuskan bahwa ini adalah solusi terbaik untuk semua orang. Aku tidak mengatakan apa pun. Aku membiarkannya melanjutkan persiapan pernikahan. Aku membiarkannya percaya bahwa aku akan tetap berjalan di altar dan menjadi Nyonya Diandra. Tetapi, sementara dia merencanakan upacara pernikahan kami, aku merencanakan kepergianku. Pada hari pernikahan kami, gedung itu akan tetap membuka pintu, dan para tamu akan tetap datang. Upacaranya pun akan tetap dimulai. Tetapi pengantin wanita yang dikhianati Andre akan mati di sana. Pada saat dia mengetahui kebenaran, bahwa aku telah mengandung anaknya selama ini, aku sudah pergi dengan nama baru, membawa anaknya ke suatu tempat yang tidak akan pernah bisa dia jangkau.
2.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai restu kasih
Baca
+Pustaka
Jika Tak Bisa Dipertahankan

Jika Tak Bisa Dipertahankan

Suamiku, sang komandan berjanji padaku bahwa dia hanya akan menemani cinta pertamanya yang depresi sebanyak sembilan puluh sembilan kali. Namun, tepat saat aku selesai mencatat kali kesembilan puluh sembilan itu, aku malah melihatnya sedang memeluk cinta pertamanya erat-erat. Setelah itu, aku tak lagi menangis atau menahannya setiap kali dia ingin pergi menemui cinta pertamanya itu. Aku hanya meminta sebuah liontin kalung darinya, sebagai hadiah untuk anak kami yang akan segera lahir. Begitu membahas soal anak, ekspresi suamiku langsung melembut, “Tunggu aku pulang, ya. Aku akan menemanimu untuk cek kehamilan di rumah sakit.” Aku hanya menjawab dengan patuh. Aku tak memberitahunya bahwa sepuluh hari yang lalu, aku sudah mengajukan permohonan cerai. Sekarang, sebenarnya status kami sudah resmi bercerai.
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai restu kasih
Baca
+Pustaka
Kehidupan Baru Membawaku Menjadi Istri Ketua

Kehidupan Baru Membawaku Menjadi Istri Ketua

Hari pertama setelah terlahir kembali, aku langsung menyelinap ke kamar sang ketua mafia, Kevin, lalu melepaskan pakaianku. Karena di kehidupan sebelumnya, aku dan putranya, Nico, adalah pasangan pernikahan politik tanpa cinta yang sangat terkenal di kalangan mafia Grimora. Nico menganggap akulah penyebab hancurnya hubungan dengan cinta pertamanya. Ia yakin bahwa saat dirinya terkena obat perangsang, akulah yang sengaja masuk ke kamarnya. Karena itu, selama delapan tahun pernikahan, setiap malam ia pergi mabuk-mabukan dan tak pernah pulang. Bahkan ketika aku mengalami persalinan sulit dan nyawaku hampir melayang, ia tak menunjukkan kepedulian sedikit pun. Hingga suatu hari badai besar melanda. Grimora diterjang gelombang badai, dan tanggul pelabuhan jebol. Hanya tersisa satu kursi di kapal evakuasi. Semua orang mengira ia akan menyelamatkan dirinya sendiri. Namun Nico justru mendorongku ke atas kapal. “Pergilah!!” “Nadine, kuserahkan kesempatan hidup ini padamu … di kehidupan selanjutnya, aku tak ingin kamu menyelamatkanku lagi. Aku hanya ingin bersama Marry.” Detik berikutnya, tubuhnya terseret ke dalam laut yang gelap. Sementara aku yang berhasil selamat, akhirnya dibunuh oleh keluarga musuh. Ia tak pernah tahu .... malam itu, yang terkena bius bukan hanya dirinya. Ayahnya, Kevin sang ketua mafia juga dibius. Saat aku melangkah masuk ke kamar, efek obatnya sudah mulai bekerja. Sang ketua mafia menekan hasrat yang menyiksa tubuhnya dengan susah payah. Kali ini, aku mendekat dan berbisik pelan, “Ketua, aku datang untuk membantumu menetralkan racunnya.”
3.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai restu kasih
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
4041424344
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status