Reinkarnasi Sang Dewa Perang
“Setiap orang yang kuat pernah merasa ragu, Arjuna. Tapi kekuatan sejati muncul saat kau memilih untuk terus melangkah meskipun kau takut. Jangan biarkan kebencian dan amarah membutakanmu. Gunakan kekuatan itu dengan bijaksana, dan kau akan menemukan jalanmu.”
Saat Arjuna hendak bertanya lebih jauh, padang rumput di sekitarnya mulai memudar. Angin yang tadi membawa kedamaian kini membawa keheningan. Sosok Semar perlahan menjadi transparan, seolah-olah ditarik kembali ke dimensi lain.
“Jangan lupa, Arjuna,” kata Semar, suaranya bergema di udara yang kosong. “Kau adalah harapan terakhir kami. Percayalah pada dirimu sendiri, dan pada mereka yang mencintaimu.”
Hot Chapters