Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Silakan Atur Sendiri Uangmu, Mas!

Silakan Atur Sendiri Uangmu, Mas!

tanya Mas Rudi saat melihat satu kantong buah berada di tanganku. Kantong yang berisi dua kilo buah jeruk, satu kilo buah apel, dan satu kilo buah pear yang menghabiskan seratus ribu. "Iya, Mas. Kenapa? Semakin kamu protes, semakin kutambah yang aku beli, Mas!" ancamku dengan nada lirih tepat di telinga kanannya. Mas Rudi menolehkan kepala ke arah samping. "Tuh penjual kebab, yuk ke sana. Mumpung belum antri."
10102.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.6K kali sebagai rindu kebab
Baca
+Pustaka
Putri Rahasia Tuan Damian

Putri Rahasia Tuan Damian

Wanita itu menunjuk satu menu yang sukses menarik perhatiannya untuk pertama kali. "Yang mana, Babe?" "Ini." Kiara kembali menunjuk pilihannya. Rendang burger. "Perpaduan tradisional dan modern sepertinya sangat menarik." "Aku bisa menjamin seratus persen bahwa kau tidak akan pernah menyesal memilihnya, Babe. Itu menu yang selalu kupesan ketika makan di sini." "Silakan ditandai, Kiara. Nanti kami akan memberikan tester-nya dengan percuma."
1016.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 618 kali sebagai rindu kebab
Baca
+Pustaka
Dinodai Sebelum Malam Pertama

Dinodai Sebelum Malam Pertama

Membuat ke duanya tertawa kecil. “Jadi kau … tak makan tadi?” telisik Darren. Padahal Darren sudah menyuruh pelayan untuk membawa makanan untuknya. Nuha hanya menggeleng kecil. “Kalau mau minta makan sekarang ya, ini ‘kan bukan di Indo,” kata Darren dengan tawa kecil. Terlihat kocak di mata Nuha. “Aku ingin kebab,” jawab Nuha. “Tapi yang di food street,”
10146.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.0K kali sebagai rindu kebab
Baca
+Pustaka
BROKEN (INDONESIA)

BROKEN (INDONESIA)

Ketulusannya setiap hari bertambah besar membuat ketakutan di hati Risa kian menipis. "Sayang, nggak kecapek'an? Istirahat dulu, yuk? Sambil beli kebab, perutku sudah lapar." Al mengusap perutnya. "Aku mau baklava, kebab juga boleh, yuk!" Risa sangat antusias. Karena asyik berkeliling membeli oleh-oleh, tak terasa perutnya lapar lagi. Mereka berdua pergi ke sebuah kedai yang menjual aneka makanan khas Turki. Meski sudah hampir malam, nyatanya masih dibanjiri pengunjung yang rata-rata adalah turis mancanegara.
1023.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 541 kali sebagai rindu kebab
Baca
+Pustaka
Lelaki yang Tak Terlihat Kaya

Lelaki yang Tak Terlihat Kaya

Mendengar itu, keduanya mulai memindai menu mereka. Sejujurnya, ini kali pertama Raine makan di pasar malam. Jadi sudah sewajarnya Raine kewalahan dengan banyaknya pilihan yang ditawarkan di dalam daftar menu. Gerald, di sisi lain, sudah biasa makan di pasar malam. Karena itu, tidak butuh waktu lama baginya untuk mengangkat tangannya, lalu berkata, “Bos! Aku ingin dua puluh kebab kambing, sepiring mie goreng, satu ikan bakar, sepiring sayap ayam!”
924.9M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 598.0K kali sebagai rindu kebab
Tampilkan Ulasan (23624)
Baca
+Pustaka
arie driver
baru sampe bab 47 haduh, kemaren udah tunda baca karna koin bonus abis.. eh sekarang udah abis lagi aja cepet bener.. gak ke bayang sampe 1881 tunda berapa lama bacanya.. fix daripada penasaran yang berkelanjutan dan malah jadi kerjaan, kita uninstall ajalah yak........ thanks udah bisa baca sampai 47
andi paraita
gw udah baca SAMPAI TAMAT, kesimpulannya *duit habis 1,6jta lebih baru bsa tamat *ceritanya banyak yg gak nyambung prtengahn smpai AKHIR dan pas akhir pun seolah² dipaksa Di tutup aja biar tamat gak nyambung wkwk *cerita awal Dan Akhir Lumayan seru Dan pada Dasarnya ceritanya ngehalu tingkat Dewa ...
Baca Semua Ulasan
Mengejar Cinta Mantan Kekasihku

Mengejar Cinta Mantan Kekasihku

"Mana citata rasa rendang Koreanya!" Rain tersenyum sombong dan memberikan sebuah kotak kedap udara kepada Embun. "Sesuai dengan permintaanmu," ucapnya penuh rasa bangga. Embun langsung membuka kotak itu, lantas mencium aroma yang menguar dari jajanan yang dimintanya, sebelum kemudian memasukkan citata rendang korea yang sudah diidam-idamkan sejak pagi tadi. Rain menatap dan menunggu reaksi Embun yang sedang mencicipi jajanan itu. Sampai gadis itu menggoyangkan bagian atas tubuh dengan senyum yang mengembang di wajah.
1019.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 743 kali sebagai rindu kebab
Baca
+Pustaka
Menikah Muda dengan Anak Rentenir

Menikah Muda dengan Anak Rentenir

“Ayo, silahkan masuk.” “Wih, siapa tuh, Zhan?” tanya salah satu teman Nazhan. “Tiba-tiba keluar. Eh, pas masuk bawa cewek.” “Bolehlah dikenalin ke kita-kita,” timpal yang lain. “Nggak usah di dengerin. Sini, duduk.” Nazhan menepuk-nepuk salah satu kursi yang tersedia. “Aku buatin kebab buat kamu, ya. Spesial ini. Mau yang varian apa?”
104.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai rindu kebab
Baca
+Pustaka
Rindu Di Ujung Senja

Rindu Di Ujung Senja

Kenzo yang kesal melihat Leon dan Ayu bermesraan dihadapannya, ia langsung memanggil pelayan restoran itu. "Pelayan." teriak Kenzo memanggil pelayan restoran tersebut. "Ya pak, ada yang bisa saya bantu?" jawab pelayan restoran itu. "Ya aku pesan nasi goreng singapure-nya satu nggak usah pedas ya," kata Kwnzo sambil melihat buku menu dihadapannya. "Baik pak, ada lagi?" tanya pelayan itu. "Mmm, satu lagi. Aku pesan juice avocado tapi jangan terlalu manis." Kenzo sudah selesai memesan makanan untuk dirinya sendiri.
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 138 kali sebagai rindu kebab
Baca
+Pustaka
Kelana Penyintas Waktu

Kelana Penyintas Waktu

"Jangan merayu. Aku nggak punya uang biru." "Yang merah aja, Dad. 1000 lembar. Ikhlas banget aku." "Aku yang nggak ikhlas, Dodol!" "Enakan rengginang, sih." "Basreng dari pabriknya Rida, lebih mantap." "Sudah coba macaroninya? Enak juga itu." "Aku jadi pengen dua cemilan tadi, plus keripik setan," celetuk Rinjani.
101.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai rindu kebab
Baca
+Pustaka
Mendadak Menikah

Mendadak Menikah

Azka mendekatkan telinganya ke bibirku. "Aku mau kebab dengan isian daging, sosis, telur, keju. Saosnya pedes tapi nggak pake mayonaise," bisikku. "Beneran kamu pesannya itu?" "Sstt ... jangan keras-keras, dong. Malu tahu!" desisku padanya. "Baiklah." "Hehehe," kekehku pelan. "Saya pesan satu kebab isi daging sapi dan istriku pesan satu kebab isi daging sapi, telur, keju dan sosis tanpa mayonaise," ucapnya lantang.
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 221 kali sebagai rindu kebab
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status