Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ayah Untuk Anakku

Ayah Untuk Anakku

jawabnya tidak mau kalah, pokoknya harus pakai selai nanas karena akan sangat lezat. "Ekhm!" dehem Haru yang sedang ada di ruang TV. Laki-laki itu mendengarkan perdebatan antara nenek dan cucu. Seketika, laki-laki paruh baya itu berjalan menghampiri meja makan dan duduk di kursi meja makan. Matanya sesekali melirik apa yang tengah diperdebatkan antara Hani dan Vano.
4.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 144 kali sebagai roti selai nanas
Baca
+Pustaka
KEMBALINYA PEWARIS YANG TERBUANG

KEMBALINYA PEWARIS YANG TERBUANG

"Roti panggang, aku masukkan slada, telur, tomat, keju slice, saus, lada bubuk. Tidak ada yang lain. Aku pernah melihat di vidio dulu." 'Aman,' batin Jovan. Jovan tersenyum tipis pada Ayana "Makanlah, aku sudah berusaha membuat yang terbaik!" binar Ayana. "Jo, jangan siakan yang terbaik!" ujar Vincent. "Buat kami mana?" seru Brox. Ayana lantas meletakkan dua tangan di sisi nampan. "Jangan berani ambil, ini spesial buat, Jo!" Seketika mereka tertawa. "Ha ha ha ha." ruangan menjadi riuh.
1023.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 704 kali sebagai roti selai nanas
Baca
+Pustaka
Pesan Rindu Dari Ma'had

Pesan Rindu Dari Ma'had

Berterimakasih juga karena kiriman ini membuat Kinan ingin makan. Dia ke dapur sebentar untuk membuat susu coklat lalu membawanya kembali ke mushola. Kinan mengoleskan selai nanas pada lembaran roti lalu memakannya. Saat roti yang kedua, tiba-tiba air matanya menetes. Kinan makan sambil terisak, kenangan masa kecil dengan ayahnya tiba-tiba muncul, dulu dia yang selalu lompat-lompat girang ketika sang ayah pulang membawakannya roti tawar dan selai nanas seperti ini, ah tidak seperti ini, yang ini terlihat harganya mahal, dulu yang ayahnya belikan hanya roti tawar dan selai nanas termurah tapi rasanya paling enak baginya.
9.823.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 829 kali sebagai roti selai nanas
Baca
+Pustaka
Teman Tapi Menikah

Teman Tapi Menikah

“Beli roti gandum, roti tawar biasa tapi tanpa kulit, selai nanas, sama croissant lima.” “Hah? Banyak banget!” “Mau ke sini nggak?!” balas Shua dengan lebih galak. “Iya, iya!” Ksatria mendengus sebal. “Udah kan? Nggak ada lagi kan, Tuan Putri?” “Nggak ada, itu aja.” Shua terkekeh. “Enak ya ngerjain orang baru bucin, hehehe.” “Enak aja—”
108.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 303 kali sebagai roti selai nanas
Baca
+Pustaka
Bukan Istri Pilihan Suamiku

Bukan Istri Pilihan Suamiku

"Selainnya mau rasa apa mbak? Strawberry blueberry, keju, coklat atau kacang." "Selai coklat campur selai kacang bi, eh nggak jadi deh bi, sarikaya aja." Si bibi tersenyum dan mengangkat jempolnya. Si bibi membuatkan roti selai sarikaya, sesuai dengan pesanan, dan meletakkan di atas meja. "Bi, Hana minta teh hangat ya." Hana ingin memakan roti selainnya dengan teh hangat.
9.493.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai roti selai nanas
Baca
+Pustaka
2.59

2.59

Cheezyweeze2524 512
Ada roti tawar yang tersusun rapi, mentega dan selai juga ada nasi goreng dan telur mata sapi serta 3 gelas susu putih hangat. "Ayo, makan. Kalian bisa memilih mau makan roti atau nasi goreng. Bi Inah sudah menyiapkan," Tante Nita menatap keponakannya itu. Aluna pun meraih roti tawar dan mengolesi dengan selai strawberry, sedangkan Alena mengambil piring lalu mencentong nasi goreng, tak lupa dia menaruh telur mata sapi di atasnya. Selesai makan tante Nita menyuruh Aluna dan Alena untuk bersiap-siap karena tante Nita akan membawa mereka ke suatu tempat.
1016.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 638 kali sebagai roti selai nanas
Tampilkan Ulasan (71)
Baca
+Pustaka
Glow Peridote
Aku setuju sama mamang, baru mulai udah merinding. Pasti ada yang nggak beres sama rumahnya. Btw keren banget itu yang sekolah di luar negeri, sayang amat balik-balik masuk ke rumah penuh misteri..... campur aduk banget jadinya antara penasaran, takut, tapi nagih baca terus...
Lefkilavanta
i like this! bahasanya enak banget dibaca, gak berat dan ringan. jadi enjoy gitu bacanya. sukak deh sama novel ini. semangat nulisnya author baik. Jangan lupa ditunggu next chapternya heheheh😍😍😍😍
Baca Semua Ulasan
Obsesi Gila Tetangga Arogan

Obsesi Gila Tetangga Arogan

’ Hira hanya menatap Adnan dengan dingin. Hira menarik kursi tepat di samping Adnan, ia mengoleskan selai nanas atas roti. Adnan memperhatikan Hira, kebiasan lama itu masih tetap sama. Hira selalu menggunakan slai nanas untuk roti dan ia tidak suka roti yang dipanggang.
10.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 308 kali sebagai roti selai nanas
Baca
+Pustaka
Noda Merah Malam Pertama

Noda Merah Malam Pertama

ujar Ravin. "Maaf sudah merepotkan." Perempuan itu mengambil selembar roti, kemudian mengolesinya dengan selai coklat. Di atas meja makan tersedia tiga macam selai, yaitu nanas, coklat dan kacang. Rayna memilih selai coklat. "Rayna...." Panggilan Ravin membuat Rayna menunda suapannya. "Apa kamu tidak berpikir untuk ...?" Lelaki itu terlihat ragu-ragu untuk mengatakan.
9.868.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai roti selai nanas
Baca
+Pustaka
Setelah Lima Tahun

Setelah Lima Tahun

Aku membantunya memakaikan jam tangan di lengan kirinya. Toaster berdenting. Empat roti bakar telah menyembul ke permukaan. Aku segera mengambil piring dan mengambil roti. Lantas kuolesi dengan margarin saja. Mas Ilham tidak suka selai yang terlalu manis. Kecuali selai nanas buatan mamanya. "Mas disuapin, ya!" pintanya sambil tersenyum. Aku menggeser kursi, duduk di sebelahnya dan mulai memotong roti dengan pisau dan garpu. Sementara Mas Ilham membuka laptopnya.
9.91.2M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41.2K kali sebagai roti selai nanas
Tampilkan Ulasan (132)
Baca
+Pustaka
shasa
cerita mba Lis pertama yg aku baca. langsung jatuh cinta, biar udah dibaca berkali- kali gak pernah bosan. keren .... gak pernah ketinggalan dg cerita yg lain. semangat berkarya mba Lis Susanawati ...
Jesi Sanctuary
Bener-bener ciamikk ceritanyaa! Izin promosi kak hihi buku-ku; "Pernikahan Dadakan dengan Mantan" Yuk ketemu dengan Rajendra dan Karuna—dua mantan dengan masa lalu yang belum benar-benar selesai! Thank you so much, Kak! Sukses selaluu<3
Baca Semua Ulasan
Kesandung Cinta Dokter Brondong

Kesandung Cinta Dokter Brondong

“Roti saja dengan selai coklat yang banyak.” Radit menatap Nirmala sebentar. “Tumben biasanya kalau roti sukanya selai stawberry?” “Sedang ingin makan coklat saja,” jawab Nirmala ringan. “Apa sebaiknya aku buatkan lagi coklat panas?” Tanyanya merujuk pada teh manis yang tadi dia buat. “Nggak perlu itu saja sudah cukup.” Radit hanya mengangguk, dia sendiri mengambil sepiring nasi goreng dan telur mata sapi lalu memakannya dengan nikmat.
109.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 266 kali sebagai roti selai nanas
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status