BERCINTA DENGAN HANTU
pasangan suami isstri itu saling memberi salam Darto segera berlalu
Moment itu dilihat oleh Susi, ada sedikit nyeri didadanya, dia begitu nelangsa, melihat nasibnya, suaminya pergi entah kemana tanpa kabar, dia menghembuskan nafsnya kasar, segera dia meneruskan bersih-bersih kaca, yang nampak buram, sepertinya sudah lama tidak dibersihkan, kalau dipikir lagi kebelakang, dulu kenapa juga aku memilih kang Sadi, padahal banyak yang menginginkanku menjadi istrinya, aku malah pilih kang Sadi yang terkenal begajul dan Play Boy kampung, suka ngrayu gadis-gadis, dan rata-rata gadis suka dan tergila-gila dengan rayuan-rayuan mautnya, yang ternyata semua hanya Gombal Mukiyo, ha dasar gadis-gadis lugu