TEST PACK ASISTEN RUMAH TANGGAKU
Ada gelayut sedih di titik-titik matanya.
“Sabar, ya,” hanya itu jawabnya.
Ya, Bang Saga tidak menjawab langsung pertanyaanku. Ia justru menatap mataku lekat yng hanya berjarak sekian inchi saja. Tatapannya sendu, jelas ada kesedihan di sana. Seperti ada rasa tertahan yang ia simpan dan tak ingin disampaikan. Aku jadi teringat dengan apa yang Shania ucapkan, ‘Bang Saga sakit, Mbak,” ucapnya.