Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kali Ini, Aku Pilih Pergi

Kali Ini, Aku Pilih Pergi

Pada hari libur semester, unggahan di status WhatsApp yang paling viral adalah tentang diriku. Judulnya adalah, "Pak Bondan membawa putranya untuk merayakan ulang tahun cinta sejatinya. Apakah dia akhirnya berencana bercerai dengan Sofia Jayadi?" Aku diam-diam menyukai postingan itu. Saat ponselku berdering, aku sedang membongkar balon-balon yang telah disiapkan untuk hari jadi pernikahan. "Sayang," ujar suamiku dengan terburu-buru, ingin memberikan penjelasan. "Anak kita tiba-tiba merengek ingin pergi ke taman bermain, jadi aku ...." Di latar belakang, terdengar suara tawa anak kami. "Ayah, Bibi bilang kalau malam ini aku bisa tidur dengannya!" Aku menatap rumah yang berantakan ini. Balon-balon tampak terkulai lemas, sementara krim di atas kue sudah mengeras. "Kamu nggak perlu menjelaskan." Aku mendengar diriku berkata, "Aku memahami semuanya." Hanya saja, kali ini semuanya akan berbeda. Aku tidak menginginkan ayah dan anak ini lagi.
7.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 297 kali sebagai sama aku
Baca
+Pustaka
Jangan Beri Aku Uang Lagi

Jangan Beri Aku Uang Lagi

Sudah bertahun tahun Mas imam memalsukan slip gaji, aku yang pada akhirnya tahu mulai sadar bahwa dia bukan hanya menyimpan rahasia tentang uang, tapi, lebih dari itu, ada alasan yang membuat dia harus membagi gajinya menjadi dua, wanita lain! Jangan lupa like, komen dan Vote ya teman teman ❤️
9.3102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.9K kali sebagai sama aku
Baca
+Pustaka
AKU INI BUKAN MENANTU SAMPAH

AKU INI BUKAN MENANTU SAMPAH

Jangan lupa subscribe ya, biar enggak ketinggalan update bab selanjutnya Ada kalimat yang sampai hari ini masih kuingat. Kupikir rasanya sudah tertanam di benakku. Suatu hari aku mendengar ibu tengah bergosip di warung sayur, hingga kemudian aku datang untuk membeli beberapa bumbu masak yang kurang, wanita itu berkata dengan lantangnya sambil bekacak pinggang. “Duh saya punya menantu kayak sampah!” ucap ibu kala itu. sontak saja semua orang di sana tercengang, tetapi bukannya meminta berhenti. Mereka malah semakin memancing ibu untuk bercerita banyak hal. “Loh kok bisa, Bu? Eh, orang cantik gitu, dibilang sampah, bagaimana sih Bu!” “Alah cantik doang buat apa kalau nyapu enggak bersih, mana ngepel aja maju! Keinjek lagi dong lantainya! Haduh saya tuh tiap hari saya sampai pakai koyo, punya mantu bukannya tambah enak. Malah capek, rumah saya yang bersihin, masak aja sama saya. Dia mana bisa masak? Sekalinya masak malah nyuruh suaminya. Ih najis banget! Bisa-bisanya si Dadan nyari istri yang enggak bisa ngapa-ngapain. Padahal, saya berharapnya Dadan nikah sama Nining, dia juga cantik, pintar masak. Bisa nandur di sawah, angon bebek juga tuh lihat anakannya sudah besar-besar. Lah ini, malah dapet orang kota, saban hari kerjanya maen hp!”
1049.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai sama aku
Baca
+Pustaka
Ajari Aku Ciuman, Mas CEO

Ajari Aku Ciuman, Mas CEO

Biya tahu permintaannya gila. Siapa yang waras meminta sahabat kakaknya sendiri untuk mengajarinya berciuman? Namun, keberanian polos itu justru mengubah segalanya. Bagaswara, direktur dingin itu, seharusnya menolak mentah-mentah. Tapi tatapan Biya—adik sahabatnya—mampu meruntuhkan logikanya. “Bisa ajarin aku, nggak?” “Selama saya bisa. Ajarin apa?" “Ajarin aku… ciuman.” Satu kalimat itu menyeret Biya ke dunia bahaya dan gairah yang tak pernah ia bayangkan.
1020.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 473 kali sebagai sama aku
Baca
+Pustaka
Saat Dia Menang, Aku Hilang

Saat Dia Menang, Aku Hilang

Pacarku, Julian Jovan adalah grandmaster catur yang jenius. Waktu umurnya 16 tahun, dia jadi grandmaster termuda yang pernah ada di Benua Nathan. Aku habiskan 10 tahun hidupku untuknya, tapi dia nggak pernah ungkit soal pernikahan. Tapi, pas dia mencapai puncak karier dan memenangkan Grand Slam, dia tetap menolak ingkar janji yang dulu dia buat sama keluarganya soal karier. “Dalam rencanaku, nggak ada pernikahan atau komitmen jangka panjang lainnya sebelum semua targetku tercapai.” Mendengar ini, aku nggak debat dengannya. Aku diam-diam kemas kopernya untuk Kejuaraan Dunia dan doakan yang terbaik untuknya. Julian nggak tahu, saat dia mengangkat piala kejuaraan di hadapan dunia, aku dengan tubuhku yang sekarat sedang menandatangani surat persetujuan kematianku sendiri.
5.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 218 kali sebagai sama aku
Baca
+Pustaka
Aku yang Kaya Bukan Dia

Aku yang Kaya Bukan Dia

Karena kebenciannya pada ayahnya, Siena tidak mau menemui ayahnya, dia memilih menutupi jati dirinya yang sebagai pewaris tunggal. Bukan hanya benci dengan ayahnya, dia juga benci menjadi keturunan Adyaksa. Namun, keadaannya justru dimanfaatkan ART-nya yang mengaku sebagai dirinya. Akankah Siena sadar akan kesalahannya?
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 169 kali sebagai sama aku
Baca
+Pustaka
Aku Pulang, Tapi Bukan Padamu

Aku Pulang, Tapi Bukan Padamu

“Aku pulang, Ricardo. Tapi bukan untukmu. Bukan lagi untuk luka yang kau tanamkan.” Erika percaya cinta bisa bertahan, bahkan saat jarak memisahkan. Tapi ternyata, yang hancur bukan hanya jarak—melainkan kepercayaannya. Dikhianati, ditinggalkan, dan dihancurkan oleh pria yang ia anggap rumah, Erika pergi jauh untuk menyelamatkan dirinya sendiri. Di tempat asing yang sunyi, hadir seorang pria dingin yang diam-diam menjaganya—Asraf. Tapi saat hatinya mulai tenang, masa lalu kembali. Apakah pulang berarti kembali? Atau pulang berarti memilih tempat baru untuk hidup tanpa luka yang sama?
571 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai sama aku
Baca
+Pustaka
Bu, Aku Menantu Atau Babu?

Bu, Aku Menantu Atau Babu?

Maya selalu diperlakukan seperti Upik Abu oleh suami dan keluarganya. Meski sulit, Maya menerima karena dia pikir mereka akan berubah. Terlebih, posisinya yang tidak berdaya untuk melawan karena keluarga Maya pun melakukan hal yang sama, seakan Maya adalah anak tiri. Ketika seorang pria dari masa lalunya hadir dan kembali mengembalikan senyum Maya, dia menahan diri untuk tak berharap apa pun. Meski demikian, pria itu terus saja mendukungnya. Latas bagaimana nasib Maya? Akankah Maya mendapatkan kehidupan seperti pelangi, penuh warna dan ceria setelah keluar dari sangkar mertua dan ... keluarganya? Lalu, bagaimana nasib pernikahannya?
1019.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 693 kali sebagai sama aku
Baca
+Pustaka
Pak Ceo, Aku Ingin Anak

Pak Ceo, Aku Ingin Anak

Mature (21+) “Pak... bukannya tadi sudah kita lakuin di sofa?” bisik Amara dengan wajah memerah saat Darian kembali melucuti pakaiannya. “Kau tahu, Amara, untuk satu anak... kita butuh lebih dari sekali untuk bercinta,” jawabnya berat, sebelum membaringkannya di atas ranjang. Amara Aurelia hidup sebatang kara dan tak pernah memikirkan pernikahan, sampai sebuah kecelakaan membuatnya kehilangan segalanya. Di ambang kematian, hanya satu penyesalan yang tersisa: ia belum merasakan menjadi seorang ibu. Darian Lancaster, CEO dingin dan kejam, tanpa sengaja terlibat dalam insiden itu yang dihantui rasa bersalah dan siap membayar ganti rugi apapun. Hingga sebuah kontrak gila pun lahir; pernikahan rahasia tanpa cinta. Amara harus menjadi istri tersembunyi, tinggal dibawah atap Darian dan dibawah pengawasan ketatnya. Namun, bagaimana jika hubungan yang dimulai hanya demi sebuah janin ini diam-diam mengubah segalanya?
1013.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 393 kali sebagai sama aku
Baca
+Pustaka
Aku Tak Punya Siapapun Lagi

Aku Tak Punya Siapapun Lagi

Dokter berkata, aku hanya sisa tiga hari. Gagal hati akut. Satu-satunya harapan adalah uji klinis yang sangat berisiko, peluang terakhir dan paling tipis bagiku untuk bertahan hidup. Namun, suamiku, David, malah memberikan kuota yang tersisa kepada adik perempuan angkatku, Emma, yang juga merupakan ibu baptis putriku. Kondisi penyakitnya masih dalam tahap awal. Dia bilang itu adalah “pilihan yang tepat” karena dia “lebih pantas untuk hidup.” Aku pun menandatangani dokumen untuk menghentikan pengobatan dan meminum obat pereda nyeri berdosis tinggi yang diresepkan oleh dokter. Ganjarannya adalah organ dalamku akan gagal berfungsi dan aku akan kehilangan nyawa. Ketika aku menyerahkan perusahaan perhiasan dan rancangan desain yang telah aku kerjakan dengan susah payah kepada Emma, ayah dan ibu memujiku karena menjadi “kakak perempuan yang baik”. Ketika aku setuju untuk bercerai dan membiarkan David menikahi Emma, David mengatakan “akhirnya aku bersikap perhatian”. Ketika aku membiarkan anakku untuk memanggil Emma dengan sebutan ibu, anakku bertepuk tangan dengan gembira dan berkata, “Emma adalah ibu yang lembut dan baik.” Ketika aku memberikan semua hartaku kepada Emma, seluruh keluargaku menganggapnya wajar dan tidak melihat sesuatu yang aneh pada diriku. Aku sangat penasaran, apakah mereka masih bisa tertawa setelah mendengar berita kematianku?
11.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 366 kali sebagai sama aku
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
3233343536
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status