Konsep omnipotent dalam anime selalu bikin mata saya berbinar karena sering jadi pusat cerita yang epik. Karakter seperti 'Saitama' dari 'One Punch Man' atau 'Zeno' dari 'Dragon Ball Super' menggambarkan kekuatan tak terbatas dengan cara yang kadang absurd, tapi justru itu yang bikin menarik. Mereka bukan sekadar kuat, tapi benar-benar melampaui logika dunia dalam ceritanya.
Yang bikin saya selalu penasaran adalah bagaimana penulis memainkan konflik ketika ada sosok omnipotent. Misalnya, di 'Overlord', Ainz Ooal Gown punya kekuatan dewa tapi justru bingung menggunakannya. Itu menunjukkan bahwa kekuatan absolut bisa jadi pedang bermata dua—menghancurkan sekaligus mengisolasi.