Istri Galaknya Om CEO
Lelaki itu mengusap air mata bidadarinya.
"Rasanya, aku ingin lari di setiap pendakian yang tak kunjung usai. Namun, aku tak bisa karena dengan berlari akan membuatku terjatuh. Mungkin, masih banyak dalam pikiranku yang tak bisa kuungkapkan, bahkan membuat harapanku patah. Semenjak datangnya kamu, ternyata ada the power of sadar, yang mengajarkanku langkah berjalan lancar di setiap apa yang sedang diincar. Sampai akhirnya aku bisa berlari tanpa terjatuh, berenang tanpa tenggelam, dan terbang tanpa hangus termakan awan. Dari sinilah ingatanku diputar, ada nikmat ada cobaan. Hidup ini pilihan, tapi kita juga dipilihkan, ada malam ada siang. Aku takut, Sayang ... takut akan datangnya hari denga
Sikat na Kabanata