Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kembalinya Sang Dewa Pedang

Kembalinya Sang Dewa Pedang

Dengan lantang dia berpuisi meski suaranya hilang terbawa angin dan hujan salju. "Siapa peduli dengan waktu? Kemarin, hari ini, atau besok—semuanya akan menjadi masa lalu. Biarkan semuanya berlalu. Tak ada yang perlu disesali, tak ada yang perlu ditangisi. Mari kita terus berjalan di jalan yang terbentang di depan. Apakah itu jalan lebar yang ramai atau jalan setapak yang sunyi, kita harus terus melangkah hingga tiba di ujung."
9.527.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 986 kali sebagai sayangnya semua tak berjalan
Tampilkan Ulasan (15)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Yzuki_
hai... ceritamu bagus! mungkin kah kamu juga tertarik dengan ceritaku? mungkin sedikit berbeda dari yang lain. cerita fantasi lokal di dunia modern. tokoh utamanya anak SMA kembar cewek cowok. semoga kamu tertarik, terimakasih
Baca Semua Ulasan
Membawa Lari Anak Kembar CEO

Membawa Lari Anak Kembar CEO

Tangis Sunny pecah mendegar apa yang dikatakan oleh Karel. “Semua hal tidak selalu berjalan dengan baik, tapi menyerah tidak akan memberi kita jalan keluar. Berlarilah untuk meninggalkan rasa sakitnya, kalau kamu sulit berlari, berjalan. Kalau masih kesulitan berjalan, lakukan sebisamu. Saat kita dilahirkan di dunia, kita adalah pemenang. Jadi ayo ulangi lagi dengan menjadi pemenang.”
9.9188.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.6K kali sebagai sayangnya semua tak berjalan
Baca
+Pustaka
Istri Pengganti Duda Arogan

Istri Pengganti Duda Arogan

"Kamu gagal!' 'Nial kacau karena kamu.' 'Jalang!' 'Anak sopir saja belagu!' 'Kamu nggak selevel dengan Nial.' 'Kamu merebut suamiku.' 'Wah ... kamu pelakor?' 'Selamat tinggal.' Kalimat demi kalimat yang diucapkan oleh semua orang terasa memenuhi kepalanya. Membuatnya menangis tanpa henti. Merasakan terpa dingin angin dari laut yang berhembus saat senja menggelap. Bela merasa kakinya kebas. Tubuhnya meremang. Perkataan semua orang tak bisa lagi dia pilah mana yang baik dan mana yang buruk. Semuanya seperti berlomba mengoyak kewarasannya tanpa tepi. Tanpa akhir. Tak terperi. 'Maafkan aku Nial, bapak, ibuk. Aku gagal.'
1016.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 550 kali sebagai sayangnya semua tak berjalan
Baca
+Pustaka
Setelah Bercerai

Setelah Bercerai

“Entah. Sebuah kebetulan nggak mungkin punya runtutan cerita yang mudah.” Dan diam bersama rintik hujan yang sore ini sapa mengaburkan sejuta harapan. Ada kekecewaan juga keputus-asaan yang menggenang sekaligus menyesakkan. Bagi Ardika sendiri, semua ini bukan sebuah cerita yang masuk dalam angannya. Hancur untuk kesekian kalinya … hatinya tidak setangguh itu dalam bertahan.
1.518.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 372 kali sebagai sayangnya semua tak berjalan
Baca
+Pustaka
Sayangilah Aku

Sayangilah Aku

Kemudian pergi meninggalkan nya tanpa sepatah kata pun, membuat Aarav kembali kecewa. Dia menunduk. Ana yang melihat hal itu berjalan menghampiri Aarav dan memenangkannya. "Sudahlah. Jangan sedih. Papa hanya kelelahan." Aarav hanya diam. -Bersambung-
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai sayangnya semua tak berjalan
Baca
+Pustaka
Rumah Tengah Hutan

Rumah Tengah Hutan

Tak terbayangkan datangnya kemari Dia lari lalu berhenti Memegang tangan merenggut hati Oh, sudikah sekiranya kau datang Atau, aku saja yang mendatangimu Katakan ‘iya’ saat ini padaku Aku akan mengejarmu Satu langkah aku menujumu Dua langkah kau menjauhiku Sepuluh langkah aku memandangmu Seratus paku kau tancapkan di hatiku Tega, kau benar sungguh tega Dengan apa aku harus mengejarmu? Bisakah kau berhenti sejenak Napasku sudah tak lagi sempurna Telah aku abdikan untukmu Oh, Malang adalah cerita hedupku “Selesai!” kata Mei setelah rampung menulis. “Aku tidak paham sama sekali.” “Masak? Padahal itu paling sederhana!”
8.99.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 299 kali sebagai sayangnya semua tak berjalan
Baca
+Pustaka
Kuharap Kamu Tak Selamat Hari Itu

Kuharap Kamu Tak Selamat Hari Itu

“Kalau aku tidak cermat, kamu pasti sudah kuliah di Universitas Jali.” “Tasya, aku sudah membantumu mengubah pilihanmu. Pilihan Mila juga Universitas Magi. Latar belakang keluarganya tidak baik, dan dia bahkan tidak mampu membayar biaya kuliah. Sebagai teman sekelas, kita seharusnya lebih membantunya ….” Angin sepoi-sepoi malam yang panas berhembus di malam musim kemarau. Namun aku merasakan hawa dingin menjalar di sekujur tubuhku dan hatiku terasa hancur.
2.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai sayangnya semua tak berjalan
Baca
+Pustaka
Air Mata Suami dan Mertuaku

Air Mata Suami dan Mertuaku

Bagaimana harus membahagiakan mereka, bahkan untuk berjalan saja aku tak mampu! Dek, kenapa kamu tega sekali melakukan ini? Apa tak ada lagi kata maaf dan belas kasihanmu pada suamimu ini, Dek? Lihatlah keadaanku sekarang! Aku tak bisa berjalan, Dek. Aku lumpuh! Kenapa kau seolah menutup mata dengan kenyataan pahit yang sedang kuhadapi?
5.713.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 297 kali sebagai sayangnya semua tak berjalan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status