Seamin Tak Seiman
Kepalanya terus memikirkan akan seperti apa pria yang dijodohkan dengannya itu.
Apakah pria itu tampan, putih, yinggi, berhidung mancung, dan humoris? Ah, Isabel segera menggelengkan kepalanya.
"Kenapa aku jadi memikirkan wajah Sean? Bagaimana tidak, pria itu sangat memenuhi kriteria jodohku, kecuali satu. Seiman," batin Isabel.