Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
ZOE

ZOE

Edableyou
Namanya Zoe, Seorang perempuan yang tak pernah gentar pada hidup yang getir. Seorang perempuan yang lahir didunia serba hitam, dunia yang membuat nafasnya selalu tercekat bau darah. Seorang perempuan yang meninggalkan banyak ke-aku-an diantara deru debu pertempuran. Seorang perempuan yang kisahnya terlalu panjang untuk akhir yang sedih.Zoe dikenal dengan jabatan Lobbyist organisasi mafia terbesar se-Asia, Die Waffe. Pengaruhnya dalam industri kotor dan politik negara membuat namanya terus disanjung. Namun, walau pertempuran-pertempuran kelabu dimenangkannya, Zoe tak pernah memenangkan dirinya sendiri. Ia selalu berusaha berlari, menghindar dan keluar dari situasi yang menjebaknya.Jadi, siapkah kau menjadi saksi pilu perjalanan seorang perempuan untuk memerdekakan dirinya sendiri?
Lainnya
106.1K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
KUHANCURKAN KARIR SUAMIKU DAN SELINGKUHANNYA

KUHANCURKAN KARIR SUAMIKU DAN SELINGKUHANNYA

Teganya Mas Iqbal mengatakan pada teman-teman seprofesinya bahwa aku bau amis. Dia bahkan tega membandingkan aku dengan perempuan bernama Rosa yang menurutnya selalu terlihat cantik dan juga wangi. Berbanding terbalik denganku yang hampir setiap hari hanya berteman dengan tepung, telur, dan juga ikan. Mas Iqbal lupa, bahwa dari hasil aku mengadon bahan-bahan itulah dulu dia bisa kuliah hingga mendapat gelar sarjana dan kini karirnya sebagai PNS naik jenjang. Dia lupa, bahwa karir yang membuatnya merasa tak pantas lagi bersanding denganku adalah hasil tetesan keringat istri yang telah dihinanya ini. Kita lihat saja, Mas, apa yang bisa aku lakukan setelah kau menghina dan merendahkan harga diriku!
Rumah Tangga
1074.9K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Taring Emas Sang Alpha

Taring Emas Sang Alpha

Runala adalah satu-satunya manusia di Demura. Hidup di desa terpencil yang menjadi sarang para penjahat werewolf itu melatih Runala untuk terbiasa hidup di dekat maut. Dia harus menyamarkan bau tubuhnya agar tidak berakhir menjadi mangsa para predator yang lapar. Akan tetapi, ancaman terbesar Runala bukan hanya kematian, melainkan rahasia yang terjahit di balik kulitnya sendiri. Sepasang taring emas yang terus berdenyut nyeri setiap kali dia berdekatan dengan Solvatar, sang Alpha dingin yang menjadikannya sebagai "Luna Palsu". Kini Runala terjebak dalam sandiwara berbahaya. Di bawah tatapan posesif Solvatar yang mulai menuntut lebih, Runala harus memilih untuk terus menahan perih dari luka atau membiarkan sang Alpha membongkar rahasia di dalam sana. Meski itu berarti kematian bagi mereka berdua.
Fantasi
10157 DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Nilakandi

Nilakandi

Kalasenja
Enam tahun sudah Diwana dihantui sosok gadis bergaun biru dalam mimpinya. Mimpi misterius yang selalu hadir dengan alunan gemerincing lonceng dan bau harum semerbak memabukkan. Perempuan dalam mimpinya tak pernah bisa ia ajak bicara, karena tercipta aturan-aturan magis yang membuatnya terbangun begitu ia bersuara atau hanya sekadar menyentuh gadis itu. Diwana kira semua itu hanya delusi, atau kegilaannya semata. Hingga suatu hari, dunianya seakan berhenti berotasi saat ia bertemu seseorang yang memiliki wajah sama persis dengan gadis bergaun biru dalam mimpinya. Kini birunya tak lagi sekadar ilusi gila sang pecandu, tapi ia benar-benar hidup dan bahkan bernafas direngkuhnya. Dia, perempuan dengan sejuta rahasia yang berhasil menemukan takdir hidup Diwana satu per satu, bernama Nilakandi.
Romansa
105.2K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Rumah nomer Tujuh

Rumah nomer Tujuh

Bertahun-tahun lalu, keluarga Pratama dibantai secara misterius di rumah besar mereka yang terletak di ujung gang. Mayat-mayat ditemukan seminggu kemudian—satu di kamar, satu di kamar mandi, dan dua lainnya tergeletak saling berpelukan di kamar utama. Kasus itu tak pernah terpecahkan. Rumah nomor tujuh dibiarkan kosong. Membusuk dalam sunyi. Hingga waktu perlahan menghapus ingatan warga… Tapi kejahatan tidak mati. Empat mahasiswa—dua di antaranya kakak beradik—menyewa rumah itu karena harganya murah. Mereka menganggap cerita seram sebagai bualan orang tua. Namun suara air tetes dari langit-langit, bau busuk yang tak pernah hilang, dan tangisan bocah tengah malam... menjadi sinyal pertama. Rumah ini tidak sekadar berhantu. Ia menyimpan kutukan. Dan rumah ini... tidak membiarkan siapa pun pergi tanpa membayar.
Horor
10509 DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Suamiku Merasa Jijik Saat Aku Hamil, Setelah Bercerai Dia Menyesal

Suamiku Merasa Jijik Saat Aku Hamil, Setelah Bercerai Dia Menyesal

Saat hamil tujuh bulan, suamiku, Ben Harsono, menganggap aku kotor. “Jangan sentuh aku!” Di depan pintu masuk, ia mendorongku dengan jijik. “Bau minyak dapur, menjijikkan.” Mertuaku keluar dari kamar setelah mendengar keributan. Ia pun menyerahkan semangkuk sup sarang burung yang baru direbus kepada Ben. “Sandra, kamu tidak tahu kalau Ben punya germofobia? Sudah hamil begini masih tidak bisa menjaga kebersihan?” “Ben sudah lelah bekerja, tidak bisakah kamu membuatnya lebih tenang?” Aku memandang ibu dan anak itu dengan perut yang terasa mual dan bergejolak. Saat aku berbalik, layar ponselku menyala. Sebuah foto terpampang jelas. Itu adalah asisten baru Ben, Lina. Di foto, wanita itu bersandar mesra di bahu Ben, tersenyum cerah. Latar tempatnya ... kamar tidurku.
Baca
Tambahkan
PENGANTIN KE-13

PENGANTIN KE-13

Angri
PENGANTIN KE 13 Siapa sih yang tak mau jadi pengantin? Memakai baju indah dengan riasan terbaik, duduk di pelaminan di bawah tatapan mata kagum melihat sepasang pengantin yang bak dewa-dewi. Tak hanya itu, aroma sedap hidangan yang disajikan, terutama bau daging yang dimasak dengan bumbu-bumbu rempah penggugah selera. Tetapi bagi Winda, pernikahan yang akan dia jalani bukan pernikahan impian. Sebab pengantin pria yang akan berjanji di depan ayahnya bukan pria yang dicintainya. Satu hal lagi yang tak diketahui Winda, dirinya akan jadi pengantin ke 13 bagi suaminya yang menyimpan rahasia, hingga saat Winda tahu dia harus menghadapi teror dalam hari-harinya. Hidup dan matinya Winda ditentukan seberapa besar api harapan tetap menyala dalam hatinya.
Thriller
102.7K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
ARKA: Seorang Manusia yang Bukan Siapa-siapa

ARKA: Seorang Manusia yang Bukan Siapa-siapa

Tadi hujan
Suasana meledak, semua orang maju. Aku segera bergerak cepat ke arah Salma yang langsung melayangkan kakinya ke selangkangan dua pria yang mengapitnya. Aku meraih tangan Salma. Sesuai arahku Ferdi dan tiga temannya mengikutiku. "Fer, bawa!" Aku melepas lengan Salma. Ferdi bergegas menariknya menjauhiku. "Keluar!" tegasku sambil menunjuk arah belakang yang memang kosong. "Nggak, Arka!" teriak Salma, terus menjulurkan tangan. Aku tersenyum. Salma perlahan hilang. Syukurlah mereka berhasil kabur. Hampir lima belas menit, aku masih bertahan. Banyak dari mereka yang langsung tumbang setelah kuhajar. Tapi beberapa serangan berhasil membuat sekujur badanku babak belur. Kini penglihatanku sudah mulai runyam. Aku segera meraih balok kayu yang tergeletak tak jauh, lalu menodongkannya ke segala arah. Tanpa terduga, ada yang menyerangku dari belakang, kepalaku terasa dihantam keras dengan benda tumpul. Kakiku tak kuat lagi menopang, tak lama tubuhku telah terjengkang. Pandanganku menggelap. Sayup-sayup, aku mendengar bunyi yang tak asing. Namun, seketika hening. (Maaf, ya, jika ada narasi maupun dialog yang memakai Bahasa Sunda. Kalau mau tahu artinya ke Mbah Google aja, ya, biar sambil belajar plus ada kerjaan. Ehehehe. Salam damai dari Author) Ikuti aku di cuiter dan kilogram @tadi_hujan, agar kita bisa saling kenal.
Young Adult
107.0K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Istri Super Jorok

Istri Super Jorok

Anto, 30 tahun. Anak semata wayang yang dibesarkan dalam lingkungan keluarga yang sangat disiplin. Marni, 27 tahun, gadis yatim piatu yang bertolak belakang dengan Anto. Ibunya yang memiliki banyak anak, tak sempat mengurusi masalah rumah dengan baik. Ditambah lagi, sang Ibu sibuk bekerja di ladang sawit membantu suaminya, meninggalkan anak-anaknya yang masih kecil dengan Marni di rumah. Rumah kotor dan serba jorok sudah biasa bagi Marni dan keluarganya. Ayah Anto, merupakan juragan sawit yang memperkerjakan ayah Marni. Dia merasa kasihan dengan nasib Marni, yang ditinggalkan oleh orang tuanya dengan tujuh adik yang masih kecil. Ayah Anto, menjodohkan Anto dengan Marni, dengan maksud menolong gadis itu. Tutur kata Marni yang halus, sikapnya yang sopan dan kasih sayangnya pada adik-adiknya, menggugah Ayah Anto, sehingga dia berniat menjodohkan Marni dengan anaknya yang sampai umur tiga puluh tahun, tak juga berniat untuk menikah. Anto tak menolak, di tengah desakan orang tuanya yang ingin mendapatkan menantu, Anto menerima begitu saja dan percaya akan pilihan ayahnya, tanpa berpikir akan mengajak gadis itu berkenalan lebih dulu. Anto adalah laki-laki yang gila bekerja, dia tak sempat memikirkan asmara, bahkan setelah didesak untuk menikah karena umurnya yang telah matang. Pernikahan terjadi, di sini lah semua masalah dimulai. Di malam pertama mereka, Anto mencium bau yang tak sedap dari tubuh Marni, bau yang membuat dia kehilangan selera pada wanita itu, Marni juga tak mandi, dia hanya mengganti baju pengantin dengan daster lusuh yang amat menganggu pemandangan Anto. Akhirnya, dengan amat terpaksa, Anto memilih pindah kamar, dari pada muntah sekamar dengan Marni. Di malam pertama mereka, bukan kemesraan yang terjadi, tapi Anto lebih memilih pisah ranjang dengan Marni. Anto menyerah, dia berniat akan menceraikan Marni, jika wanita itu tak mampu berubah dalam tiga bulan.
Romansa
1028.0K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Kulepaskan Pria yang Tak Menghargaiku

Kulepaskan Pria yang Tak Menghargaiku

Lima tahun lalu saat mengalami kecelakaan di pegunungan bersalju, aku menggendong Nathan yang demam tinggi dan tak sadarkan diri sejauh 30 kilometer. Lututku remuk karena berlutut, suaraku rusak karena terus berteriak minta tolong. Lima tahun kemudian, dia telah menjadi bangsawan berkuasa di lingkar elite ibu kota. Namun, dia malah memanjakan Althea yang dulu mengklaim jasaku, sementara aku tidak digubris sama sekali. Pada hari aku didiagnosis kanker lambung stadium akhir, Althea mencibirku karena bau kemiskinan. Demi menyenangkannya, Nathan melemparkan selembar cek dan menyuruhku pergi. "Ivory, ambil uangnya dan menghilang. Jangan kotori mata Althea." Aku menatapnya sambil menelan rasa amis di tenggorokan, lalu mengambil uang itu dan berbalik melangkah ke dalam badai salju. Nathan, seperti yang kamu inginkan. Tak lama lagi aku akan mati.
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status