Baginda, Tuan Putri Merayumu
Di dalam sana, di atas kain beludru merah yang sudah berdebu, terbaring sebuah kalung rantai perak dengan liontin mawar Odissian, sangat persis dengan kondisi liontin Diellza yang terakhir kali disimpan Erion, membuat Yasmin kembali menangis sejadi-jadinya saat melihat liontin itu kini berada di genggaman tangannya.
Lebih mengejutkan lagi, di bagian tengah kelopak mawar perak itu, terdapat garis retakan kecil yang membelah ornamen utamanya. Retakan yang sama persis dengan kerusakan yang terjadi pada liontin Diellza di Pervane.
"Yasmin, kenapa kamu menangis sampai seperti ini, Nak?" tanya Ibu Fitri, merangkul tubuh anak asuhnya yang masih sesenggukan memandangi kalung tersebut. "Apa kalung in