Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Jeritan yang Tak Terdengar

Jeritan yang Tak Terdengar

Tepat pada hari ulang tahunku, seorang sepupu yang sedang belajar balet terjatuh dan kakinya cedera. Ayah begitu marah dan langsung memukul kakiku dengan tongkat. Aku menjerit kesakitan, tetapi dia malah menyindir dengan nada kesal. "Sekarang kamu tahu bagaimana rasanya kesakitan? Waktu kamu dorong sepupumu sampai terjatuh dari tangga, kenapa kamu nggak mikir kalau dia juga akan kesakitan?" Dia memukulku lebih keras lagi, sampai aku tidak sanggup berteriak lagi. Untuk membuatku jera, dia melemparku yang sudah sekarat ini ke dalam ruang bawah tanah. "Yolanda, kalau kamu sudah bisa membuang pikiran jahatmu itu, baru aku akan mengeluarkanmu!" Namun, saat dia membuka ruang bawah tanah itu lagi, dia hanya menemukan tubuhku yang sudah hancur dan membusuk.
8.3K viewsCompletedAdded to Library 281 Times as sewindu sudah
Read
+Library
Saat Istri Memilih Pergi

Saat Istri Memilih Pergi

Arum pikir setiap luka pasti meninggalkan darah. Nyatanya, tidak. Luka yang Damar tinggalkan hanya berupa perasaan kalah dan putus asa, lalu menjelma menjadi kebencian yang begitu mendalam. Kali ini wanita itu tengah duduk di kursi kerjanya dengan setangkup harapan, berharap akan ada secercah harapan untuknya. Ia mulai memainkan jemarinya dilayar keyboard yang sudah lama tidak ia sentuh. "Rum, selamat ya kamu diterima? filenya sudah jadi belum?" tanya Lestari. Arum mendongak mencari arah suara. "Iya sebentar lagi ... makasih berkat kamu juga kan." "Bagaimana pernikahanmu?" Pertanyaan itu terlontar begitu saja dari mulut Lestari. Hening. "Talak tiga." Lestari melotot kaget. "Apa ... gila. Sudah hentikan isak tangismu itu, terdengar bos bisa dipecat nanti. Lagian dunia juga belum kiamat kan jika kamu tidak bersamanya."
1058.5K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as sewindu sudah
Read
+Library
Antara Janji dan Pengkhianatan

Antara Janji dan Pengkhianatan

Sahabatku yang patah hati, mabuk-mabukan di bar. Dia lalu meneleponku untuk menjemputnya pulang. Begitu sampai di area sofa di bar, aku justru melihat sahabatku merangkul leher tunanganku sambil bermanja-manja. "Ivan, aku sudah menunggumu selama tujuh tahun. Apa kamu belum bosan juga main-main sama Dinda?" Pria yang dahulu bersumpah akan memberiku pernikahan termegah abad ini, saat ini justru memeluk sahabat terdekatku dengan tersenyum penuh kasih sayang. Kemudian, Ivan menghabiskan banyak uang untuk membeli berita utama media di seluruh kota, demi melamarku di depan publik. Di depan kamera siaran langsung, aku tersenyum tenang sambil mengangkat tangan kananku yang dihiasi cincin berlian sepuluh karat. "Maaf Pak Ivan, aku sudah bosan bermain-main denganmu. Aku sudah menikah dengan orang lain."
1.3K viewsCompletedAdded to Library 43 Times as sewindu sudah
Read
+Library
Madu Pilihan Untuk Suamiku

Madu Pilihan Untuk Suamiku

Bukan superstar
Jika para pria akan bahagia dengan pernikahan keduanya, tapi tidak dengan Bastian. Pria tampan yang sudah lama mengarungi bahtera rumah tangga dengan istri pertamanya itu malah bingung. Pasalnya sang istri memaksa, bahkan mencarikan sendiri wanita untuk menjadi madunya. "Sampai kapanpun aku tidak akan pernah menikah lagi! Aku sangat mencintaimu, Sayang! Atau kamu sudah tak mencintaiku lagi?" Bastian menyelami mata istrinya, mencari jawaban atas keresahan hatinya.
2.0K viewsCompletedAdded to Library 73 Times as sewindu sudah
Read
+Library
Sisi Liar Mematikan!

Sisi Liar Mematikan!

21++⚠️⚠️ Bukan bacaan di bawah umur!Pertunangan Mirna dengan Erlangga berjalan dengan lancar. Erlangga adalah putra dari keluarga kaya raya, dia memiliki banyak perusahaan di dalam maupun luar negeri. Awalnya Erlangga sengaja mengacaukan saham di perusahaan Mirna dengan begitu Mirna tidak akan memiliki pilihan lain kecuali menuruti keinginan Erlangga. Semenjak menjadi tunangan Erlangga, perusahaan Mirna juga berjalan dengan lancar seperti biasa. Selang lima tahun kemudian, Erlangga yang awalnya Mirna kira hanya bermain-main saja dengannya malah memutuskan untuk menikah dengan Mirna. Sebelumnya Erlangga juga sudah bilang kalau pertunangan mereka bisa dibatalkan kapan saja mengingat Erlangga sudah memiliki wanita lain yang diinginkan. Mirna juga sudah setuju mereka sebelumnya sudah sepakat tidak akan terlibat dalam kehidupan pribadi masing-masing kecuali menyangkut urusan pekerjaan. Keputusan Erlangga untuk berlanjut ke jenjang pernikahan tentu saja membuat Mirna terkejut karena Erlangga dan Mirna sebelumnya sama sekali tidak pernah terlibat hubungan asmara. Mereka hanya rekan bisnis, pertunangan yang mereka lakukan juga karena keterikatan kerja semata bukan karena cinta. Mirna tidak yakin, mereka awalnya hanya teman dekat dan rekan kerja antar perusahaan semata. Menurut Mirna tidak mungkin Erlangga sungguh-sungguh jatuh cinta padanya. “Apakah Erlangga sedang memainkan kartu baru? Tapi kenapa? Pernikahan? Sesuatu yang sangat sakral bagiku bahkan dijadikan kartu baru oleh Erlangga dan dimainkan sesuka hati olehnya. Apakah dia sungguh sudah bosan dengan mainannya yang lain?”
1.5K viewsOngoingAdded to Library 42 Times as sewindu sudah
Read
+Library
Paman, Beraninya Mencampakkan Mommy!

Paman, Beraninya Mencampakkan Mommy!

Aileen Wang, anak tunggal sekaligus pewaris merasakan pengkhianatan dari orang yang sudah dianggap sebagai saudara. Dijebak dengan seorang pria yang tidak dikenal kemudian hamil, dianggap hina membuat dirinya memilih untuk melarikan diri. Kepercayaan dan ketulusan ternyata tidak bisa melindungi kita dari rasa sakit, terutama ketika dilakukan oleh orang dekat yang kita sayangi. Terusir dan dianggap aib sempat membuat dirinya terpuruk tapi kehadiran 3 anak kembarnya menjadi penyemangat, pelindung sekaligus penyembuh dari lukanya. Mereka adalah malaikat yang dikirim untuk membantu dirinya menjadi versi yang lebih baik dan tentu saja untuk merebut warisan yang sudah menjadi haknya. Apakah itu semua sudah cukup? Bagaimana dengan cinta? Apakah Aileen bisa menolak ketika ayah anaknya muncul dan tidak mau melepaskan dirinya?
10827 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as sewindu sudah
Read
+Library
Kebahagiaan setelah Badai

Kebahagiaan setelah Badai

Suatu hari, Rachel Sonya mendengar percakapan suaminya, Zack Gundam, dengan asistennya. “Pak Zack, sejak Anda merancang agar lengan nyonya terluka, dia sudah sangat sulit untuk mengambil kuas. Sekarang Nona Selvia sudah menggantikan posisi nyonya sebagai pelukis terkenal.” “Sekarang lengan nyonya di ambang nekrosis, apakah Anda yakin ingin terus mengelabuinya dan nggak mau menyembuhkan lengan nyonya?” Zack menjawab dengan suara jernih dan dingin. "Hanya ini yang bisa kulakukan untuk mengukuhkan posisi Selvia sebagai pelukis jenius. Aku hanya bisa menggunakan sisa hidupku untuk mengkompensasi pengorbanan Rachel." Saking terkejutnya, Rachel sampai mundur beberapa langkah. Dia tidak percaya dia telah tertipu selama tiga tahun oleh sang penyelamat dalam hatinya. Toh semua cinta hanyalah kebohongan, maka sudah saatnya dia pergi.
7.661.3K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as sewindu sudah
Read
+Library
Karena Nafkah, Istriku Mati Rasa

Karena Nafkah, Istriku Mati Rasa

"Di kepalamu itu uang aja isinya!" Bentak Huda. "Cukup diam di rumah dan ngurus anak, ngerti?" "Mas..." Andara harap suaminya mengerti kesulitan dirinya. Uang itu dilempar oleh Huda ke belakang dan menjatuhkan harga diri Andara sebagai istri yang sudah tulus mengabdi kepadanya. Padahal sebagai istri, Andara sudah patuh dan rela berhenti bekerja demi mengurus anak mereka. Namun nasib memiliki suami pelit, Andara harus puas diberi nafkah hanya 200 ribu per bulan. Padahal pernikahan mereka sudah berjalan hampir 10 tahun. Tapi soal nafkah, Huda enggan menaikan pemberiannya. Apalagi beberapa tahun ke belakang Andara tak pernah lagi mengeluh soal nafkah. Diterima dan dicukupkannya saja pemberian suaminya sampai Huda merasakan perubahan yang besar pada diri Andara.. Perubahan yang membuat Huda menyesal selamanya..
108.2K viewsCompletedAdded to Library 228 Times as sewindu sudah
Read
+Library
Dulu Pembantu Sekarang Menantu

Dulu Pembantu Sekarang Menantu

Joane
BIJAK DALAM MEMILIH BACAAN (21+) “Mas Devan ngapain di sini?” Ekspresi Aisha tidak bisa disembunyikan lagi ketika dia terkejut melihat Devan masuk ke dalam kamarnya. Sementara kamarnya Devan—sang majikan ada di lantai dua. Tapi pria itu tanpa banyak kata malah naik ke atas ranjangnya Aisha. “Jangan jual mahal, Aisha. Kamu pernah tidur denganku. Kita sudah pernah melakukannya beberapa kali.” Sialnya Aisha membeku mendengar perkataan dari Devan. Andai saja bukan karena butuh uang untuk biaya pengobatan Nita di rumah sakit. Dengan sikap abai dari sang ayah yang selalu mengabaikan mengenai kondisi Nita. Maka dia tidak perlu lakukan ini—tidur dengan Devan. Kehormatannya direnggut juga oleh majikannya sendiri demi uang. Ucapan Devan tadi sudah sangat merendahkan harga dirinya Aisha. Tapi harga diri? Aisha bahkan lupa sudah melayani pria itu beberapa kali sampai dia tidak ingat lagi apakah dia pantas untuk dapat suami baik-baik nantinya? Sedangkan Devan sudah jadi teman tidurnya. Akan tetapi yang lebih mengejutkan lagi dia rela menjual diri seperti itu karena sangat terpaksa. Sedangkan Nita tidak tahu kalau Aisha telah menjadi wanita bayarannya Devan.
56.1K viewsOngoingAdded to Library 193 Times as sewindu sudah
Read
+Library
Pintu Tertutup, Begitu Juga Hatiku

Pintu Tertutup, Begitu Juga Hatiku

Hanya karena aku membuka jendela untuk mengangin-anginkan ruangan, sahabat masa kecil suamiku terserang flu. Dalam murka yang memuncak, suamiku langsung memerintahkan orang-orangnya untuk mengikat dan membawaku yang sedang hamil ke dalam gudang es. "Jangan pikir kamu bisa seenaknya membuli Aruni hanya karena kamu mengandung anakku." "Kalau satu helai rambutnya pun terluka, aku akan membalasnya seratus kali lipat padamu!" Tubuhku menggigil hebat. Sambil menangis, aku berlutut di hadapannya, memohon maaf, dan berjanji akan setia melayani sahabat masa kecilnya itu sebagai tebusan, tidak akan membiarkan wanita itu terluka sedikit pun. Namun dengan dingin, ia memerintahkan pintu gudang es itu ditutup, berkata bahwa ia ingin memberiku pelajaran yang akan terukir seumur hidup. Seminggu berlalu. Flu kekasih masa kecilnya sudah sembuh. Barulah ia teringat padaku yang masih terkurung di dalam gudang es. "Reni, apa kamu sudah benar-benar menyesal? Asalkan kamu berjanji akan langsung pergi berlutut meminta maaf pada Aruni, aku akan memaafkanmu." Namun ia tidak tahu ... di dalam gudang es itu, tubuhku sudah lama membeku. Begitu pula anak yang ia anggap harta paling berharga. Sudah lama tak ada tanda-tanda kehidupan ....
1.9K viewsCompletedAdded to Library 56 Times as sewindu sudah
Read
+Library
PREV
1
...
1920212223
...
50
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status