Oh, My Brother!
katanya.
Mendengar apa yang diucapkan Khaim membuat Grace semakin menyaringkan suara tangisnya, bahkan ia telah meringkuk di pangkuan Khaim sambil terus menyeka air matanya menggunakan tisu yang terus disodorkan Khaim. Sementara Khaim mengelus rambut di kepala Alicia, ada perasaan sakit seperti jarum menembus jantungnya menyaksikan gadis yang tidak pernah ia anggap sebagai orang lain menangis tersedu-sedu di pangkuannya. Baginya Grace adalah pribadi yang menyenangkan, gadis itu selalu penuh semangat setiap kali membicarakan pekerjaannya dan mimpinya menjadi seorang desainer sepatu. Gadis cantik, muda namun tidak suka menjadi parasit seperti kebanyakan gadis lain jaman sekarang yang memilih m