Tak Semanis Madu
Terbukti wajahnya terlihat salah tingkah sekarang.
"Bagi saya, suami saya adalah laki-laki yang hebat, laki-laki terbaik, dan jika ada laki-laki yang paling bertanggung jawab itu bagi saya hanyalah Abimana. Untuk Abimana, terima kasih sudah bersedia menjadi orang yang selalu mendukung saya, setia dengan perasaannya meski waktu memisahkan kita cukup lama, mengasihi, dan membimbingku menjadi lebih baik, Abimana, you are the best husband in the world. I love you so much ...." Kugenggam tangan Abi yang tak pernah lepas dari pundakku. Kugenggam erat tangan laki-laki terhebat saat kulihat matanya mulai mengembun. Sorak Sorai pun membanjiri halaman redaksi seolah menyambut pernyataan cintaku pada A
Hot Chapters