Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Unexpected Night

Unexpected Night

“Selamat malam, Mr. Big! Kuharap kau tidak pernah melupakan kejadian satu tahun itu, karena malam itu adalah malam yang sangat berharga untukku. Kau mengubah duniaku menjadi lebih berwarna...” Arlene menutup mulut dengan tangan kanan terkejut apa yang ia lihat di layar laptop. Ia menelan ludah susah payah melihat dirinya disana, bukan, Liam tidak memperkosanya tapi dirinyalah yang melepaskan baju dan memuntahkan cairan di kemeja Liam. Bagaimana bisa ia ke penthouse Liam bukan ke apartment-nya? Kenapa ia tidak mengingat yang terjadi semalam? Arlene terdiam, ia mengingat semalam saat melihat Liam keluar dari club’, Arlene mengikutinya dari belakang.
9.7121.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.4K kali sebagai sinopsis until tomorrow
Baca
+Pustaka
Semalam Untuk Selamanya

Semalam Untuk Selamanya

"Bang Lodra... Papa... Lidya pulang dulu ya. Kamar Lidya rasanya bakal sepi banget malam ini." Mbok Nah ikut bersimpuh di belakang Lidya, memeluk pundak gadis itu sambil terisak pelan. Sementara itu, beberapa langkah di belakang mereka, Kendra berdiri kokoh dengan payung hitam yang masih terbuka, matanya menatap tajam ke arah jalan raya, seolah bersiap menghadapi badai yang tahu akan segera datang sore nanti dari paman Lidya. Siska berdiri setia di sebelah bosnya, memegang beberapa dokumen administrasi pemakaman yang telah selesai diurus.
976 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai sinopsis until tomorrow
Baca
+Pustaka
My Unexpected Husband ( indonesia )

My Unexpected Husband ( indonesia )

Joly telah selesai menyiapkan makan malam untuk Liam, karena suaminya akan pulang malam ini. Sembari menunggu Liam pulang Ashlyn memutuskan untuk menonton acara komedi di televisi. Setelah menghabiskan selama dua jam di depan televisi Ashlyn mendengar langkah kaki yang mendekat ke ruangan tempat ia menonton. Joly melihat kebelakang dan menemukan Liam yang berjalan masuk.
9.116.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 497 kali sebagai sinopsis until tomorrow
Baca
+Pustaka
One Night To Forever

One Night To Forever

“Tanggung jawab atau kamu akan MATI!!” Merasa diteror, Raymond pun memutuskan untuk menghapus pesan dan memblokir nomor ponsel tersebut. *** “Selamat datang, Cucu Kesayanganku!” Oma Kenanga merentangkan tangannya untuk menyambut kedatangan sang cucu. Raymond pun mendekap tubuh yang sudah renta itu. “Oma kenapa jam segini belum tidur?” ujar Raymond. “Oma menunggu kamu untuk makan malam.”
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai sinopsis until tomorrow
Baca
+Pustaka
Setelah Malam Itu

Setelah Malam Itu

(Cek dibagian seri judul After That Night dan pilih ke bagian Extra Part) 3. Website Nihbuatjajan. Ini adalah website, tidak ada aplikasi. Ketik nihbuatjajaan di pencarian g****e. (Jika sudah ada di website nihbuatjajan, cari nama pena Abigail Kusuma. Akan ada di sana tulisan Extra part After That Night) Note: Kalian bisa pilih salah satu mana yang paling membuat kalian nyaman membaca extra part dari kisah Glenn&Rebcca. Selain itu, nanti akan ada cerita Elvis dan juga ceritra Jolie yang spoilernya ada di Extra part, ya.
9.8262.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.8K kali sebagai sinopsis until tomorrow
Baca
+Pustaka

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Ada sesuatu yang menggelitik tentang film bencana yang bikin deg-degan tapi juga somehow menghibur, dan 'The Day After Tomorrow' itu perfect example-nya. Film ini ngegambarin bumi yang kena serangan perubahan iklim ekstrem dalam waktu super cepat—bayangin aja, New York kebekuan dalam hitungan jam, tornado ngancurin Los Angeles, dan gelombang raksasa nyapu segala sesuatu di depan mata. Roland Emmerich, si king of disaster movies, bener-bener ngepush imajinasi kita soal worst-case scenario climate change. Yang bikin ngeri itu justru elemen realisme-nya; ilmuwan di film itu, diperanin sama Dennis Quaid, udah warning pemerintah tapi diabaikan sampe semuanya terlambat. Visual effect-nya jadul tapi masih impactful banget sampe sekarang, apalagi scene orang-orang lari dari udara super dingin yang bisa ngebekuin mereka dalam sekejap.

Tapi di balik semua chaos itu, ada human element yang touching. Relationship antara Dennis Quaid sama anaknya (Jake Gyllenhaal) yang terjebak di perpustakaan New York jadi emotional core-nya. Mereka harus bertahan dengan cara bakar buku buat ngelawan dingin—ironis banget pas ngelihat ilmu pengetahuan dikorbankan buat survive. Film ini juga subtly ngingetin kita betapa fragile peradaban manusia ketika alam mutusin to fight back. Ending-nya agak bittersweet; sebagian dunia selamat, tapi dengan kerusakan massive dan pertanyaan besar: 'what’s next?'

Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status