Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
HURT

HURT

Wajah wanita berusia tiga puluh tiga tahun itu menegang. Lee Joon mengangkat kepalanya dan menyunggingkan senyum tipis. “Kau menemukanku, Noona[2]. Chukhahamnida[3]!” ucapnya dengan suara serak, lalu menutup mata dan tumbang ke lantai. ++++
103.3K viewsOngoingAdded to Library 111 Times as squinted
Read
+Library
DICERAI KARENA STRETCH MARK

DICERAI KARENA STRETCH MARK

Hening. Mereka sibuk menormalkan ekspresi tegang dalam suasana canggung yang kental. "Hasna! Aku ingin bicara," ucap Yuta setelah beberapa saat. Wanita itu menoleh kemudian. "Bicaralah!" ucapnya menghadap Yuta, tetapi netranya sama sekali tak menatap pria itu, ujung sepatu sport Yuta lebih menarik dipandangnya, Hasna benar-benar merasa canggung.
10.9K viewsCompletedAdded to Library 326 Times as squinted
Read
+Library
Mate

Mate

bisikku pada Mas Wira. Mas Wira menaikkan alisnya sebelah. Aku langsung memasang wajah memelas agar permintaanku dikabulkan. Nggak lama kemudian Mas Wira mengangguk diiringi dengan senyum manisnya. Aku refleks membentuk jariku ala-ala “saranghae” orang Korea sambil tersenyum senang.
103.8K viewsOngoingAdded to Library 106 Times as squinted
Read
+Library
BROKEN

BROKEN

Bibir Dev melengkung lebar dengan mata berselimut kaca. The End
108.9K viewsCompletedAdded to Library 195 Times as squinted
Read
+Library
WITHERED

WITHERED

jawabku membuat Muray tertawa pelan. "Well, aku bisa minum sambil melihatmu bekerja kalau begitu," candanya yang berdiri, merapikan pakaiannya, lalu mengeluarkan lipstik yang ia pakai tanpa perlu melihat tampilan diri di kaca, "how do I look?" "Stuning," jawabku membuat Muray tertawa dan mengangguk. "Baiklah, kurasa sudah saatnya kita menyambut GM baru kita."
1023.6K viewsCompletedAdded to Library 873 Times as squinted
Read
+Library
Greedy

Greedy

Matanya terlihat sangat sayu dan bengkak akibat menangis terlalu lama. Bibi Sri mengernyitkan dahi mengamati kedua mata Sella yang membengkak. "Ada apa dengan matamu?" tanya Bibi Sri kepada Sella. Sella memegang sebelah matanya dan tersenyum. Ia menunduk sambil menggoyangkan kakinya. "Menurutmu?" "Apakah kamu habis menangis?" "Ya seperti itulah kira-kira." Entah angin dari mana. Tiba-tiba saja Bibi Sri menanyakan tentang keluarga Sella yang di mana hal tersebut terasa sangat sensitif bagi Sella.
105.2K viewsCompletedAdded to Library 177 Times as squinted
Read
+Library
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status