Saat Aku Salah Membencimu
Ia terus bertanya-tanya siapa orang itu, mengapa ia melakukan ini, dan apakah ia akan aman sampai kembali ke kostnya.
Langkah Hazel terhenti sesaat, dahinya berkerut, napasnya semakin tidak stabil. Ia tidak mengerti, ia tidak pernah merasa mengganggu siapa pun. 'Lalu… kenapa?'
Dengan langkah perlahan, Hazel akhirnya keluar dari gedung. Malam mulai menjelang, langit Jakarta berubah menjadi gelap yang samar, tapi itu tidak mengurangi ketegangan yang ia rasakan. Langkahnya gontai, tubuhnya lelah dan sakit, dan hatinya penuh luka. Meski begitu, tekad untuk kembali ke tempat yang familiar ke kostnya sendiri, memberinya sedikit keberanian. Tatapan Hazel kosong, namun matanya menahan segala rasa sa
Bab Populer