Tumbal Purnama
Di meja kayu, ada sebuah kitab tua dengan halaman yang terlihat rapuh.
“Ini bukan hal baru,” kata Pak Surya, tangannya menunjuk kitab itu. “Kakek buyut kalian, Wiratmaja, membuat perjanjian dengan sesuatu yang seharusnya tidak disentuh manusia. Kekayaan dan kejayaan yang kalian nikmati datang dengan harga yang harus dibayar setiap purnama sempurna.”
“Kenapa bayi?” Lila hampir tidak bisa mengendalikan emosinya. “Kenapa mereka mengambil yang tak berdosa?”
ตอนยอดนิยม