Perjalanan Waktu: Gairah Liar Para Selir!
Mata Sutanta langsung berbinar penuh harap, seolah melihat tumpukan koin perak di depan mata.
Sutanta pun langsung bertanya, "Syaratnya apa, Tuan? Katakan saja, saya akan berusaha memenuhinya."
"Syaratnya," jelas Rajendra, nadanya tenang namun tegas, "kamu jual gandum itu dengan bayaran roti. Terserah, kamu mau menjualnya semua dengan roti, atau sebagian saja. Namun, jika sebagian, maka yang dibayar dengan uang, aku hargai sama dengan yang kamu jual ke tengkulak, yaitu 5 Delin per 5 kilogram."
Bab Populer