PETAKA MADU BARU
tanya Naila dengan gemetar setelah di sepanjang lorong sempit ini mendengar bunyi-bunyian, teriakan pemuda mabuk, rayuan wanita malam, suara gitar dan nyanyian anak jalanan yang berkumpul di warung kopi, kawasan ini cukup padat penduduk.
"Ini kampung orang, kita akan numpang sementara di sini" jawabku.
"Tapi ... Nai, takut Ma, " ujarnya sambil melirik kiri dan kanan.
"Gak usah takut, tidak ada yang akan mengganggumu," jawabku sambil mengajaknya masuk.
Baru saja kami duduk dan menghela napas, tiba tiba pintu diketuk. Dengan gencar dan Kecak seolahnointu itu akan patah jadi dua.
Capítulos Populares