Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suamiku, Nerakaku!

Suamiku, Nerakaku!

Jika aku bukan orang yang menghargai hidup, aku tidak akan keluar dari neraka itu. Aku menjilat bibirku yang kering. Eason melihatnya, lalu segera mengambil botol susu dari tas belanjaan yang dilemparkannya tadi. Dia membuka tutupnya dan memberikannya kepadaku. Aku menerimanya dan meminum sedikit. Susunya dingin, seperti baru saja diambil dari kulkas. Sepertinya dia tahu aku suka susu dingin. Eason melihat sekeliling, lalu menatapku. Dia mendapati aku masih memakai terusan panjang. Terusan itu pun agak kusut dan berkerut.
7.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai suna suna no mi
Baca
+Pustaka
Depression

Depression

Luna segera mengangkat panggilan di ponselnya itu. Luna : Hallo, Mi. Mami : Sayang, kamu di mana? Luna : Luna lagi main di rumah Fika, Mi. Mami : Oh, begitu. Luna : Ada apa, Mi? Mami : Mami harus ke Surabaya sampai minggu depan. Mami : Barusan banget dapat kabarnya, kamu gapapa, ‘kan? Luna : Luna gapapa kok, Mi.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai suna suna no mi
Baca
+Pustaka
SUNNY

SUNNY

"Namamu... Kamu belum memberi tahu siapa namamu" "Oh sorry. Aku..." Aku mencoba mencari nama yang bisa aku gunakan untuk nama samaran. Ku edarkan pandangan ke sekeliling. Terlihat taman bunga matahari di luar jendela. "Namaku Sunny". Berkebalikan dengan nama asliku. Mungkin saat aku lahir semua orang menangis karena kehilangan makanya namaku Rainy. "Sunny? Nama yang indah" aku hanya tersenyum.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai suna suna no mi
Baca
+Pustaka
Sun in My Heart

Sun in My Heart

Sun menuruti sesuai dengan apa yang diperintahkan Yudha. "Sun, Sun. Betapa baiknya dirimu dan begitu polosnya kamu." Yudha tersenyum, lalu diam-diam dia memperhatikan Sun yang sedang membaca kembali buku SOP yang dia berikan tadi. "Halo, Sun. Salam kenal ya, Aku Disa." Sun tersenyum, "Halo juga kak." "Semoga betah ya, jangan dipikirkan ucapan Resti dan Yesi barusan ya. Mereka orangnya memang begitu. Anggap angin lalu saja."
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai suna suna no mi
Baca
+Pustaka
Senandung Sunyi Mia di Tengah Badai

Senandung Sunyi Mia di Tengah Badai

“Presiden Walton, Presiden Walton… Terkait pemotongan pita…” Amelia mengangkat kura-kura tua itu, menepuk-nepuknya, dan memasukkannya ke dalam tas. “Jangan khawatir, Mia akan menghitungnya.” Ia menjepit jarinya dan meniru Elmer. “Pukul 10:18, sinar matahari akan jatuh dari langit. Ini waktu yang baik.” Semua orang menatapnya tanpa berkata apa-apa. Apa anak ini sedang kecanduan kelakuannya? Waktu yang tepat? Apa dia mengira ini adalah pernikahan?
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai suna suna no mi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status