กรองโดย
กำลังอัปเดตสถานะ
ทั้งหมดยังไม่จบจบแล้ว
จำแนกโดย
ทั้งหมดเป็นที่นิยมที่แนะนำคะแนนการอัปเดต
A Few Years Later

A Few Years Later

“Nggak, kok. Cuma mau nanya kabar. Aku denger ramalan cuaca di radio tadi sore dan katanya Denpasar hujan badai.” “Yup, hujan badai pas aku sampai di bandara. Tapi aku nggak kehujanan, kok. Kamu tahu? Aku dapat kejutan tadi! I’m on the top of the world. Verry happy!” Dipta tercenung, ungkapan bahasa Inggris yang berlebihan untuk sekadar menyatakan perasaan bahagia. Hal itu membuat Dipta penasaran. “Well, apa yang bikin kamu merasa ada di puncak dunia? Wkwk itu berlebihan.”
4.8K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 95 ครั้งในชื่อ kemuliaan di tengah badai
อ่าน
+ห้องสมุด
I Love You, Pak HRD!

I Love You, Pak HRD!

Nadia PoV Ibarat kau lagi bersenang-senang dengan dunia barumu, lalu kemudian, sebuah badai datang menghantam bagai tak kenal belas kasih. Menghancurkan kebahagiaanmu dalam sekejap, menancapkan duri paling tajam di hatimu dan meninggalkan perih yang luar biasa.
1010.4K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 403 ครั้งในชื่อ kemuliaan di tengah badai
อ่าน
+ห้องสมุด
Undefined Hurt

Undefined Hurt

Satu pepatah yang paling Kia ingat dari pasangan Hidayat dan Dania berbunyi seperti ini. 'Di dunia ini, akan selalu ada badai yang siap menerjang, berusaha menghancurkan semua jerih payahmu. Kamu boleh berpikir untuk menyerah, tapi tidak dengan langkah yang kamu ambil. Sekalipun badai itu menghantam roboh rumah yang telah kamu bangun, menyerah pun tak boleh pernah untuk kamu ambil sebagai jalan keluar.'
2.8K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 106 ครั้งในชื่อ kemuliaan di tengah badai
อ่าน
+ห้องสมุด
Rintik Hujan yang Tak Pernah Pulang

Rintik Hujan yang Tak Pernah Pulang

teriak ibuku dengan suara parau dari belakang. Rangga sempat ingin mengejarku, tetapi akhirnya langkahnya terhenti. Dia menatap punggungku yang menjauh dengan penuh ketegasan dan akhirnya dia pun menyadari satu hal. Ada orang-orang yang sekali saja kamu lepaskan, maka mereka tidak akan pernah bisa kamu temukan kembali. Dua tahun sudah aku tinggal di Kota Banger. Malam ini, tepat di malam pergantian tahun, hujan turun dengan sangat deras.
2.0K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 55 ครั้งในชื่อ kemuliaan di tengah badai
อ่าน
+ห้องสมุด
Ketika Hujan Tak Lagi Reda

Ketika Hujan Tak Lagi Reda

"Bahkan buat membencimu pun aku sudah malas." Ternyata yang lebih menyakitkan daripada kebencian adalah ketidakpedulian, diabaikan, dan dihapus sepenuhnya dari hidup serta ingatan seseorang. Keesokan harinya, di bandara. Olivia hanya membawa satu koper sederhana dan sebuah ransel.
2.3K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 89 ครั้งในชื่อ kemuliaan di tengah badai
อ่าน
+ห้องสมุด
Di Bawah Jemarinya yang Panas

Di Bawah Jemarinya yang Panas

Rasa malu itu membuatku menjadi kikuk dan tidak nyaman. Setelah satu putaran, aku kehilangan keseimbangan, pergelangan kakiku terkilir, dan aku terjatuh ke depan dalam kondisi yang menyedihkan. Rasa sakit yang aku bayangkan tidak datang. Sebaliknya, aku disambut dengan pelukan yang erat dan hangat. Lagi-lagi dia. Aku tidak tahu kapan dia muncul di belakangku, tetapi dia menangkapku dengan mantap.
1.9K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 58 ครั้งในชื่อ kemuliaan di tengah badai
อ่าน
+ห้องสมุด
Bayang di Balik Kabut

Bayang di Balik Kabut

“Kau kenal tempat ini?” Laras memejamkan mata. “Tidak tahu kenapa, tapi seperti... déjà vu. Seolah aku pernah berdiri di sini, di tengah hujan, sendirian.” Kalindra menggenggam gagang pedangnya. “Kalau tempat ini menyimpan ingatan burukmu, kita harus hati-hati. Biasanya tempat seperti itu bukan cuma menyimpan kenangan, tapi juga amarah.” Tiba-tiba, angin berdesir kencang. Pepohonan meliuk, dan suara bisikan terdengar dari segala arah.
764 viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 25 ครั้งในชื่อ kemuliaan di tengah badai
อ่าน
+ห้องสมุด
Hasrat di Depan Kemudi

Hasrat di Depan Kemudi

Sensasi kesemutan membuatku gemetar luar biasa. Melihat hal itu, Liana meminta maaf berulang kali. "Maaf, Pak. Aku nggak sengaja. Bapak nggak sakit, 'kan?" Liana benar-benar orang yang sangat baik hati. Dalam situasi dimana aku jelas-jelas diuntungkan, dia malah meminta maaf. Aku melambaikan tangan dan berkata sambil tersenyum, "Nggak apa-apa. Kamu duduk yang benar. Aku akan mengajarimu cara mengemudi selangkah demi selangkah."
256.5K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 9.2K ครั้งในชื่อ kemuliaan di tengah badai
อ่าน
+ห้องสมุด
Pencuri Kecil Kesayangan Tuan Muda

Pencuri Kecil Kesayangan Tuan Muda

Belum pulih keterkejutan Pierre, Zeze sudah mendesaknya ke dinding kayu, kembali melumat bibir pria yang baru pertama kali ia cicipi tetapi telah berhasil membuatnya candu ingin mencecapnya lagi dan lagi. Pierre menahan tengkuk Zeze, membawa kakinya berjalan dan sebelah tangan membuka pintu kamar yang tepat berada di belakangnya. ~Badai tidak bertahan selamanya. Ia pasti akan berlalu, sama seperti awan gelap yang tertiup angin, tak selalu menurunkan hujan. Seberapapun beratnya hari dan hidup yang dijalani, cobalah menikmatinya hingga kalian mungkin tak akan menyadari jika telah berhasil melewati badai kehidupan.~
106.6K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 198 ครั้งในชื่อ kemuliaan di tengah badai
อ่าน
+ห้องสมุด
ก่อนหน้า
123456
...
10
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status