Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Harta, Tahta, My Anna

Harta, Tahta, My Anna

"Perlu apa?" "Ambilkan aku handuk, maaf," pinta Anna pelan. "Aku bisa jelaskan," sambungnya lagi. "Termasuk bunga?" tutur Gama. "Itu hanya hadiah kecil." "Bahkan kamu menerima dua bunga dari lelaki yang berbeda di hari yang sama. Apa bunga dariku tidak cukup?" "Bukan begitu, Tuan, itu hanya sebagai ucapan terima kasih saja dan hadiah kecil. Dia temanku satu-satunya di sini."
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai takane no hana-san
Baca
+Pustaka
Tante Retno, I Love You

Tante Retno, I Love You

Prima baru saja menambahkan Arjuna Harvito, Sharenada Raharja, Amanda Zania Amanda : Group apaan lagi sih ini? Prima mengubah nama Group menjadi Tante Retno Hamil? Juna : Group apaan ini, Prim? Nggak ada yang lebih absurd lagi namanya? Prima : Mas, Lo kan udah pengalaman punya anak, gimana Mbak Nada pas hamil awal? Juna : Lo sudah invite dia ke group geje ini, lo tanya sendiri aja sama orangnya. Gue mau ke ruang meeting dulu. Prima : Mbak Nada.... Where are you? I need you, honey☹️
13.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 384 kali sebagai takane no hana-san
Baca
+Pustaka
Bukan Istri Pilihan Suamiku

Bukan Istri Pilihan Suamiku

Hana hanya tertawa kecil ketika mendengar ucapan Nara. "Cinta sudah siap kak, lihat nih." Gadis berwajah cantik itu, memamerkan tangannya yang sudah memakai henna. "Cantik, tapi kakak mau yang seperti ini." Hana mengeluarkan ponsel dari dalam tasnya dan melihatkan kepada Cinta. "Ih cantik kak, Cinta gak mungkin pakai yang seperti itu, takut diketawain." Cinta hanya meminta kukunya di beri warna merah dan sedikit bunga di punggung tangan.
9.492.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai takane no hana-san
Baca
+Pustaka
Gelora Cinta Bos Berondong Manisku

Gelora Cinta Bos Berondong Manisku

Suasana kedai sudah tenang, lampunya temaram, hanya cahaya dari ruang tengah yang masih menyala. “Tante…” panggil Hana pelan sambil membuka pintu geser kedai.. Tak lama kemudian, pintu dibuka dari dalam. Bunga muncul dengan daster sederhana, wajahnya tampak lelah tapi hangat seperti biasa. “Hana? Malam-malam begini kenapa datang, Sayang?” Hana tersenyum, mengangkat kantong plastik di tangannya. “Bawa cemilan, Tante. Aku temenin Tante malam ini, sambil nginap, boleh?”
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai takane no hana-san
Baca
+Pustaka
ISTRI WARISAN SANG BILLIONAIRE

ISTRI WARISAN SANG BILLIONAIRE

Meski tingkahnya demikian, Hana ingin melihat kesungguhan pria itu secara utuh. Keesokan harinya. Di depan kamar Farhana dipenuhi banyak kotak cantik berwarna sage. Buket Camelia dan Magnolia di pegang Murni saat Hana menyembul di balik pintu. "Pagi, Nona." "Apa ini?" "Seserahan yang terlambat, kata Tuan. Untuk ke Tazkiya, diwakilkan nyonya Kamala," ujar Murni dengan senyum mengembang.
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 163 kali sebagai takane no hana-san
Tampilkan Ulasan (11)
Baca
+Pustaka
QIEV
Hati-hati di tengah perjalanan membaca, kalian akan oleng. Padahal cluenya bertebaran mengarah sesuai keinginan para ayang tapi ... seperti biasa, di awal-awal kita suka berprasangka ... eeehh tebakannya salah .... Selamat membaca sampai tuntas!
Nur Azizah Cirebon
ma sya allah emang yah ga pernah gagal ni novel momy slalu menguras tenaga dan air mata ini baru bab awal2 walau slalu menguras air mata dan tenaga tp ttp selipan2 ny itubuat aku blajar lg untuk lebih kuat maacih momy sukses slalu
Baca Semua Ulasan
Cinta Yang Lain

Cinta Yang Lain

“Termasuk hatiku. Kamu tahu itu, kan?” Ia melangkah mendekat, meraih wajah Ayla dengan kedua tangannya. Sentuhannya lembut, penuh kehati-hatian, seolah wanita di hadapannya bisa hancur kapan saja. Air mata yang sejak tadi ia tahan akhirnya jatuh begitu saja, membasahi pipinya. Di hadapan Ayla Shanaya, Abhimana Pratama selalu kalah.
10615 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai takane no hana-san
Baca
+Pustaka
Dendam yang Tak Terlupakan

Dendam yang Tak Terlupakan

Hana memiliki rambut gelap panjang dan memegang tongkat lipat berwarna putih sebagai tanda bahwa ia adalah tunanetra. Hana berjalan dengan postur tubuh yang tegak dan memancarkan aura ketenangan yang kontras dengan lingkungan kafe yang ramai. Pelayan itu membantunya menuju meja Mela. "Silakan, Mbak!" bisik pelayan itu dengan nada ramah sebelum undur diri.
748 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai takane no hana-san
Baca
+Pustaka
ME AND PRINCE

ME AND PRINCE

Bunga mawar yang masih sangat segar dan baru di petik dari halaman belakang. Beberapa saat selepas Jacob pergi Kenzo Tanake juga tiba. Pemuda itu melihat Harumi Nakata sedang duduk seorang diri di kursi balkon sambil mencium kelopak bungan mawar merah muda. "Kau terlalu rajin berlatih!" Ternyata Ken mengejutkan Harumi dengan komentarnya. "Kau terkejut?" "Maaf ...."
9.9979.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25.5K kali sebagai takane no hana-san
Tampilkan Ulasan (109)
Baca
+Pustaka
Nia
cerita jemyadam ga pernah ada yg gagal.. bagus semua.. penulisannya juga enak dibaca.. karena ceritanya saling berhubungan kita jadi kadang dibuat ikutan reuni antar tokohnya ...... seru banget pokonya.. nemu novel jemyadam kayak nemu harta karun.. kemana aja aku selama ini br ketemu novel sebagus ini
jeny jodoh albany
gereget sumpah karya mu author jem,sumpah GK ketebak,tp selalu bikin penasaran Uda aku ikutin semua season,dan tamatin bacaan lain,semua top n keren,tp sejauh ini,plg fav aku kisah Brandon Lily,Albany Jeny,Tobias Sanaz n Gerald Emily,uhh keren bgt..,GK sabar menantikan kisah anak2 Jeremy,Jared yglai
Baca Semua Ulasan
Menjadi Ibu Untuk Anak Sang Miliarder

Menjadi Ibu Untuk Anak Sang Miliarder

Perutnya membesar, menandakan usia kandungannya yang sudah memasuki tujuh bulan. Setelah berbasa-basi, Hana melihat-lihat bunga di toko itu dengan mata berbinar. "Aku ingin membeli buket bunga untuk ibu. Hari ini ulang tahunnya." "Tentu. Aku punya beberapa pilihan khusus," jawab Rania sambil tersenyum, menunjukkan koleksi buket yang sudah disusunnya. Mereka memilih bunga bersama-sama, sesekali Hana menceritakan perjalanannya sejak terakhir kali mereka bertemu.
9.612.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 348 kali sebagai takane no hana-san
Tampilkan Ulasan (20)
Baca
+Pustaka
Wiediajheng
ternyata bu cucu ama bu rita tidak saling kenal padahal aku ngira mereka saling kenal... lalu bagaimanakah sebenernya dulu proses bertemu nya cucu dan rania ya.. apa cucu menemukan rania yg terlantar dijalanan dan diselamatkan dia atau dia dititipin seseorang utk merawat rania.... makin penasaran
wieanton
Pergilah menjauh dulu Rania, dirimu butuh ketenangan, mungkin kedepannya perjalanan hidupmu tk mdh apalagi ada janin yg bersemayam di rahim mu saat ini. tp yakin deh kamu bisa melewati badai ini dgn baik, kuat jg tegar. biarkan Bastian menyesal dgn sikap2nya ke kmu suatu hari nant, Bastian pecundang
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status