Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Cintaku, Berhenti di Kamu

Cintaku, Berhenti di Kamu

Sepuluh tahun lalu, Binar dan Fady berpisah tanpa sempat menutup cerita. Kini takdir mempertemukan mereka kembali, di saat Binar baru saja kehilangan keluarga kecilnya, dan Fady hidup dengan bayang-bayang trauma setelah dua kali ditinggal oleh orang yang ia cintai. Rasa yang dulu terpendam perlahan tumbuh lagi, tapi keduanya kini membawa luka yang berbeda bentuk, sama dalamnya. Di tengah perjuangan keduanya menyusun masa depan baru, hadirlah Danar, sosok yang diam-diam menyimpan rasa dan harapan pada Binar. Sementara Binar hanya menganggapnya kesalahan masa lalu yang tak ingin diulang. Rahasia masa lalu, luka yang belum sembuh dan restu yang tak kunjung datang. Membuat perjalanan cinta Binar tak mudah. Untuk siapakah akhirnya Cinta Binar berlabuh, Fady? Danar? Atau berhenti untuk dirinya sendiri.
574 viewsOngoingAdded to Library 12 Times as tampar aku di pipi
Read
+Library
Cerai Di Hari Pernikahan

Cerai Di Hari Pernikahan

Morata
Apa jadinya sebuah pernikahan, Jika sang suami memiliki sikap tempramental? begitulah nasib Magdalena yang baru saja melangsungkan pernikahan, tetapi dia harus menanggung malu Ketika sang suami, menamparnya saat masih berada di pelaminan. "Bagaimana tindakan Nyonya Maria dan Tuan Nicholas, ketika melihat putrinya di tampar oleh Robinson sang menantu saat di pelaminan?" simak ceritanya di "Cerai di hari pernikahan" by Morata
102.2K viewsOngoingAdded to Library 87 Times as tampar aku di pipi
Read
+Library
Perpisahan di Malam Salju

Perpisahan di Malam Salju

Pada hari jadi pernikahanku yang ketujuh dengan Ivan, aku menunggu di depan satu meja penuh makanan yang sudah dingin hingga fajar. Keesokan harinya, justru kulihat dia yang seharusnya sedang menghadiri jamuan, muncul di berita utama sambil menggandeng cinta lamanya, Isabella. Aku pun membalik meja, membakar ruang kerjanya, dan dengan mata memerah menghancurkan pesta penyambutan Isabella. "Kembali. Jangan temui dia." "Kalau nggak, kita cerai." Namun dia bahkan tidak bereaksi sedikit pun. Sampai Isabella begitu ketakutan sehingga pergelangan kakinya terkilir. Untuk pertama kalinya, kekhawatiran muncul di mata Ivan, dan dia memarahiku, "Sudah cukup belum kamu membuat keributan?" Aku tertegun lama, lalu akhirnya melemparkan selembar perjanjian cerai ke wajahnya. "Kita cerai." Ivan menandatangani dengan asal-asalan, lalu membungkuk memijat pergelangan kaki Isabella. Aku berbalik dan pergi. Ada yang menebak, apakah kali ini aku benar-benar serius. Ivan mencibir dingin. "Bagus kalau benar pergi. Tujuh tahun pakai cara yang sama, dia nggak bosan, aku pun sudah muak." Angin dingin menerpa dada, aku menggenggam erat tiket pesawat. Sesuai keinginannya ... kali ini aku benar-benar melepaskannya.
1.2K viewsCompletedAdded to Library 28 Times as tampar aku di pipi
Read
+Library
Hasrat di Depan Kemudi

Hasrat di Depan Kemudi

"Pak, apa benda keras yang menekan bagian intimku?" Di sekolah mengemudi dekat kampus, aku mengajar seorang mahasiswi tahun pertama belajar mengemudi. Tidak disangka, mahasiswi yang tampak polos itu mengenakan pakaian terbuka, meminta duduk di pangkuanku. Dia menyuruhku mengajarinya secara langsung sambil dekat-dekat denganku. Sepanjang jalan, aku menahan nafsuku dan fokus mengajarinya. Aku sengaja mengabaikan sentuhan halusnya yang disengaja maupun tidak. Namun, entah mengapa, dia melepas kopling terlalu cepat. Mesin mobil tiba-tiba mati dan terguncang hebat. Dia jatuh tepat di antara kedua pahaku. Kebetulan area sensitifku tepat menempel di area sensitifnya. Sementara dia hanya mengenakan rok pendek dan celana dalam tipis di baliknya.
185.7K viewsCompletedAdded to Library 5.6K Times as tampar aku di pipi
Read
+Library
Rembulan di Langit Kinanah

Rembulan di Langit Kinanah

El-Nazeeya
"Kamu tahu? Terkadang alasan kita berhenti mencintai seseorang bukan karena kita telah membencinya, tetapi karena kita sudah mulai menyadari bahwa mungkin saja seseorang itu akan lebih bahagia ketika kita melepaskannya." Kali ini, airmata sudah lancang turun membasahi pipi Zea Mahia Farhana. Dia tak lagi mampu membendungnya. Niat hati tak ingin menyakiti, tetapi dengan lancangnya pisau itu telah menggores luka di hati seseorang. Jika takdir belum berpihak pada keduanya, maka mustahil cinta itu hadir. Negeri Kinanah menjadi saksi atas perjalanan kisah cintanya. Dia yakin, bahwa takdir tak akan pernah salah mengetuk pintu hati. Dia yakin, pada akhirnya dia hanya akan mencintai dan dicintai oleh lelaki yang telah Allah tetapkan untuknya sejak zaman azali.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 75 Times as tampar aku di pipi
Read
+Library
Pengkhianatan di Tengah Duka

Pengkhianatan di Tengah Duka

Hari dimana ketika mertuaku diculik, suamiku sedang memasak untuk cinta pertamanya. Aku tak menghalanginya untuk membantu orang lain, tapi setelah berbalik, aku melaporkannya ke polisi dengan niat baik. Karena aku telah bereinkarnasi. Sebelum aku bereinkarnasi, aku melarang suamiku pergi merawat si cinta pertamanya. Dia menghentikan ayah dan ibu mertuaku yang hendak keluar rumah, mencegah tragedi penyerangan menimpa mereka. Namun, si cinta pertamanya justru harus diamputasi karena luka di tangannya yang terinfeksi. Setelah kejadian itu, suamiku sama sekali tidak menyalahkan aku. Hingga setahun kemudian, saat aku hamil dan hampir melahirkan, dia membawaku ke tebing yang terpencil dan dengan tega mendorongku jatuh. "Kalau saja malam itu kau nggak menghalangiku untuk mencari Jessi, dia nggak akan mengalami hal ini. Semua yang terjadi, itu semua salahmu!" "Kenapa yang harus diamputasi itu Jessi? Seharusnya kau yang mati! Dasar kau wanita jahat!" Aku terguling di tebing bersama anaknya diperutku, mati tanpa bisa menutup mata dengan tenang. Kali ini, suamiku akhirnya keluar untuk merawat cinta pertamanya, tapi setibanya di rumah, dia malah jatuh berlutut, tubuhnya tampak lebih tua sepuluh tahun lebih tua dari sebelumnya.
7.8K viewsCompletedAdded to Library 225 Times as tampar aku di pipi
Read
+Library
Masalah di Kebun Jagung

Masalah di Kebun Jagung

Di atas motor roda tiga menuju kota, kursi pengemudi yang sempit itu dipenuhi oleh aku, menantuku, dan sahabatnya. Kami bertiga berimpitan. “Sempit banget, bagaimana kalau ... aku duduk di pangkuan Paman Joni saja?” ucap sahabat menantuku itu sambil membalikkan badan dan duduk mengangkang di atas kakiku. Jalanan tanah pedesaan yang bergelombang membuatnya terus mendesah pelan. Tatapannya perlahan mulai sayu, dia menatapku dengan wajah menggoda yang tampak begitu bergairah. Sementara itu, menantuku yang melihat pemandangan ini memalingkan wajahnya dengan malu-malu, namun kedua kakinya tanpa sadar merapat kencang.
5.2K viewsCompletedAdded to Library 114 Times as tampar aku di pipi
Read
+Library
Selingkuh di Dunia Maya

Selingkuh di Dunia Maya

[Maukah kamu jadi pacarku? Aku akan membayar untuk itu.] [Aku akan membayarmu 1000$ per bulan.] Satu pesan dari sebuah aplikasi membuat Weni Anggara tercengang, pasalnya dirinya adalah wanita yang sudah menikah dan memiliki satu anak perempuan. Weni mengabaikan pesan itu karena menurutnya itu tidak pantas untuk dirinya yang masih memiliki Suami. Namun segala pikirannnya berubah karena suaminya sendiri terus menuntutnya untuk menghasilkan uang, bagimanapun caranya. Hutang yang banyak dan membengkak membuat suaminya berubah total. Weni yang tadinya sabar, berakhir menerima tawaran dari pesan aplikasi yang ada di ponselnya. Park Hajoon adalah pria asal Korea Selatan yang mengirimkan pesan tersebut. Jarak di antara mereka, nyatanya tak menjadi halangan untuk hubungan mereka. Sejak saat itu, hari-hari Weni pun berubah di penuhi oleh seorang Park Hajoon.
107.8K viewsOngoingAdded to Library 203 Times as tampar aku di pipi
Read
+Library
Cinta di Tengah Bahaya

Cinta di Tengah Bahaya

Saat aku hamil lagi, Arif Ravindra memutuskan berhenti berjudi dan berjanji akan bekerja keras demi menafkahi keluarga kami. Aku pun menangis terharu. Dengan tangan gemetar, aku menyerahkan semua tabungan hasil kerja paruh waktuku selama setahun kepadanya. Ada dua lembar uang jatuh ke lantai. Saat aku memungut uang dan mengejarnya keluar, aku melihat adegan yang mengejutkan. Aku melihat di ujung gang, para preman mafia yang biasa menagih hutang kini bersikap begitu hormat kepada Arif. Ternyata, kemiskinannya hanyalah pura-pura. "Bos, besok kami masih perlu mengerumuni di depan rumahmu?" Arif duduk santai di dalam mobil Lincoln panjang dan menjawab dengan acuh, "Tidak perlu." Ia menatap cincin di jarinya dan menghela napas. "Sudah bertahun-tahun dia membuktikan cintanya. Dia rela bekerja keras demi membayar hutangku, bahkan dia sampai kelelahan dan keguguran.” “Aku sudah sangat merasa bersalah padanya. Kini saatnya memberitahu identitas asliku biar dia tidak perlu bekerja keras lagi." Namun Lina Candra, sahabat kecilnya yang duduk di sampingnya malah tidak sependapat. “Tidak, belum waktunya! Bagaimana jika dia ternyata seperti wanita-wanita sebelumnya, hanya tertarik dengan uangmu dan statusmu sebagai kepala mafia?" "Lebih baik tunggu sebentar lagi. Kita lihat apakah dia mau melahirkan anak ini." Setelah berpikir sejenak, Arif mengangguk, "Baik, ikuti pendapatmu. Lagi pula dia sudah bersamaku begitu lama, pasti tak tega meninggalkanku." Aku menggenggam erat uang di tangan, membalikkan badan dan menangis sejadi-jadinya. 'Arif, cinta penuh kebohongan ini, aku tidak mau!'
10.8K viewsCompletedAdded to Library 216 Times as tampar aku di pipi
Read
+Library
Rahasia di Dalam Toilet

Rahasia di Dalam Toilet

Pada malam tahun 2008, aku membunuh pacar sahabatku dan memasukkannya ke dalam saluran pembuangan air. Itu adalah pertama kalinya aku membunuh seseorang. Butuh waktu tiga hari bagiku untuk berhasil membuang tubuhnya ke saluran pembuangan. Namun, pada hari keempat, aku melihat tiga mobil polisi di luar gedung pengajaran.
6.0K viewsCompletedAdded to Library 142 Times as tampar aku di pipi
Read
+Library
PREV
1
...
3637383940
...
50
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status