SIAPA ?
Ajis sengaja menyuruhku memprkuat siku ku ketika latihan, jadi ketika menangkis serangan sekuat apapun tidak akan cidera.
Masuk pesilat kedua, badannya tinggi. Tubuhnya kurus, tetapi gerakannya sangat lincah. Ajis tadi kalah dengan musuh yang berbadan lebih tinggi. Aku kini harus berhati-hati. Serangan bertubi-tubi dilancarkan, aku menangkis dengan teknik ku, ettapi semua sia-sia. Tangkisan ku selalu mengenai tulang kaki nya. Tangan ku terasa sakit di setiap ujung siku. Di keadaan yang terpepet ku lihat Ajis memberikan kode tangan yang mengartikan gunting. Yah, guntingan. Teknik yang telah kupelajari dengan Ajis.
Hot Chapters