Pria Misterius Itu Bukan Manusia
“Saya dosen kamu.”
Jawabannya membuatku mendengkus kesal. Ternyata dia tidak mau mengaku? Dengan nekat aku berjinjit lantas menurunkan masker yang dia kenakan. Mulut Pak Rendy terbuka seperti hendak mengeluarkan kalimat protes, namun aku lebih dulu berujar, “Bapak pasti tahu bukan itu yang saya maksud. Tiga tahun lalu Bapak seorang pemilik kedai kopi. Tahun ini saya lihat Bapak sebagai dokter, CEO di perusahaan Papa saya, dan sekarang dosen saya. Ini tidak masuk akal, apalagi semua orang tidak ada yang mengingat Bapak.” Baru kusadari ternyata aku berbicara dengan menggebu hingga napasku terdengar memburu. Aku kembali mengulang pertanyaan sebelumnya, “Jadi, siapa sebe
Hot Chapters