Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dompet Tak Terbatas

Dompet Tak Terbatas

Mengikuti Yaho, ia merasa yakin tempat ini tidak akan mengecewakan. Saat tiba, Dimas puas melihat pintu kaca yang mengilap dan papan nama yang tertata rapi. Mereka memesan bilik pribadi. Tanpa buang waktu, Yaho langsung menuju rak dan kembali dengan sepuluh volume manga yang dipeluk di kedua lengannya. Dimas sendiri memilih tiga judul dengan santai One Piece, Sand Land, dan Love Hina. Ia sengaja mengambil Love Hina; sesekali ia menikmati manga harem ringan, dan bacaan santai terasa pas sebelum “urusan besar” dimulai.
4.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai temple manga
Baca
+Pustaka
TEMAN TAPI MESRA

TEMAN TAPI MESRA

sahut Sasha lalu segera masuk ke dalam kamar mandi. Raga terlihat sedang merebah di atas tempat tidur saat Sasha keluar dari kamar mandi. Sasha hanya mengenakan daster tidur bergambar karakter kartun dengan panjang sampai di atas lutut. Ia membiarkan rambut panjangnya yang setengah basah terurai begitu saja. Saat Sasha menghempaskan tubuh di sebelahnya, Raga menahan nafas, ia merasa sangat grogi, padahal ia dan Sasha pernah beberapa kali tidur bersebelahan, tapi kali ini semuanya terasa berbeda.
1016.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 486 kali sebagai temple manga
Baca
+Pustaka
Ranjang Panas Tuan Saga

Ranjang Panas Tuan Saga

Saga memang dingin dan bisa diam berhari-hari tanpa berbicara. Pintu kamar mandi terbuka. Yeni terkejut melihat Saga berdiri tepat di depan pintu. Dia sedikit panik. Saga tidak mengatakan apa-apa dan hanya berjalan mendekat. Kamar mandi itu cukup luas, bahkan bisa menampung lima orang sekaligus. “Bersihkan punggungku.” Yeni refleks memegang handuk erat di dadanya. Wajahnya memucat, tetapi dia tetap berjalan ke belakang Saga dan perlahan menyeka punggungnya.
104.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai temple manga
Baca
+Pustaka
TEMAN SEKAMAR

TEMAN SEKAMAR

Pewaris langsung dari generasi kelima pemilik kedai bakmi ramen sebelumnya yaitu Tokio Matsumoto. Ketika mereka berdua memasuki kedai ramen tersebut, restoran penuh sekali. Ada banyak anak muda dan orangtua yang sedang makan siang bersama di sana. Bau harum kuah miso serta kecap asin Jepang menguar di udara serta sukses menggugah selera makan mereka berdua setelah puas bermain di taman hiburan sebelumnya.
9.88.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 324 kali sebagai temple manga
Baca
+Pustaka
Temen Tapi Demen

Temen Tapi Demen

TEMAN TAPI DEMEN 10 Oleh: Kenong Auliya Zhafira Berpura-pura memang hal yang tidak enak dalam hidup. Karena bisa membuat semangat meredup. Shasa masih duduk seperti patung mendengar ajakan pulang dari Rey. Ia merasa tidak enak hati dan bersalah. "Ayo ...! Jangan sampai aku berubah pikiran nih?" ajak Rey untuk kedua kali.
108.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 267 kali sebagai temple manga
Baca
+Pustaka
AMORAGA

AMORAGA

"Pukulan Saga emang luar biasa. Sakitnya sampai berbulan-bulan." Raga tertawa. Memang benar. Anak itu memberikan lebam yang sangat awet. Bahkan belum sembuh sampai 8 bulan lamanya. Ya, bukan karena sulit sembuh. Tapi beberapa kali Jeha mengincar lebam tangannya, membuat lebam itu muncul lagi ... dan lagi. "Gue jadi kangen Saga. Kalo gue perhatiin, dia mirip Amora, ya?" Cowok itu mengulum senyumnya. "Gak kenal takut, nekat, dan pemarah," kata Raga dengan suara pelan. "Tapi kalo mereka ketemu, kayaknya bakal jadi perang dunia."
109.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 275 kali sebagai temple manga
Baca
+Pustaka
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status