Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
GADIS

GADIS

Setelah perjalanan bulan madu yang tidak berkesan itu selesai, aku dan Arya kembali pulang ke kota kami, di sana aku tinggal di rumah Arya, dan putrinya yang bernama Larissa yang masih batita juga kini diasuh oleh ayah kandungnya sekarang, karena kini Arya sudah menikah jadi hak asuh putri semata wayangnya dengan mendiang istrinya itu kembali jatuh ke pelukannya. "Aku sangat berterimakasih padamu Gadis, sekarang putri kecilku ini kembali lagi padaku, aku sangat bahagia. Dan kamu gak usah khawatir, kamu tidak perlu capek-capek mengurus Larissa, aku sudah menyewa baby sitter, jadi kamu tidak perlu khawatir. Kamu bisa melakukan apapun yang kamu sukai, kembali bekerja atau bermain dengan teman-t
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai teras divya
Baca
+Pustaka
Dewa

Dewa

tanya perempuan itu. Dewa telah berdiri terpaku di belakang Ovan dan Agus. Sama-sama memandang tubuh perempuan itu. Dewa tercengang tak yakin jika... "Dia pasti masih bekerja menjajakan gorengannya sampai habis. Kak Ovan itu bukan tipikal orang menyerah, kadang saja wataknya angkuh dan keras, tapi kalau sudah mengetahui hatinya sampai paling dalam, dia amatlah baik dan berjiwa samudera."
9.97.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 232 kali sebagai teras divya
Baca
+Pustaka
Dewa Naga Terpilih

Dewa Naga Terpilih

Tubuh Domain mulai bergetar, hawa panas menjalar ke seluruh tubuhnya. Berbeda dengan Xandria, dia masih bisa menguasai suhu tubuhnya. 'Sial, ternyata aku kena racun hasrat. Fine, kuikuti alur kalian.' Xandria mendesis, dia segera memberi kode pada sosok Elang yang terlihat berdiri di tiang tanpa cahaya. Elang menganggukkan kepala dua kali. "Nona, sebaiknya kita open room. Sepertinya tubuhmu sedang tidak baik!"
3.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai teras divya
Baca
+Pustaka
Re:Diva dari Gaia

Re:Diva dari Gaia

Waktu bersama kami yang berharga dikacaukan oleh mereka. “Diva ... .” “Apa?” tanyanya dengan kesal. “Mau beraksi?” tanyaku lagi. Aku tertarik ke dimensi lain. Diva mengendalikan tubuhku. Dia keluar dari mobilku dan terbang di udara. Dia menjentikkan jarinya, dari dalam tanah muncul ratusan tengkorak lengkap dengan pedang dan perisai mereka. Diva mengendalikan mereka untuk maju sebagai tanker bagi militer Israel.
93.7K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai teras divya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status