Istri Gila Pak Dokter
tanyanya dengan nada yang jauh lebih lembut dibanding saat bicara dengan yang lain.
Eira menunduk sedikit, menggenggam bajunya lebih erat. "Umm Daging—" Suaranya pelan, seolah gumaman angin. Ia terdiam, alisnya mengernyit bingung. 'Daging yang tadi siang, namanya daging apa? Aku lupa!'
Eryas hanya tersenyum tipis. "Baiklah, daging steak tingkat kematangan rare," jawabnya tenang.