Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
GEISHAKU KARMILA

GEISHAKU KARMILA

Retnong yang sedari tadi mengerik, membuat suasana bertambah mencekam. (Retnong = tonggeret, binatang serangga mirip lalat tapi berukuran lebih besar dan memiliki suara nyaring) "Mas, kenapa kita kok malah tetep di sini?" "Annisa minta seperti itu. Mungkin dia tahu sesuatu."
1023.7K viewsCompletedAdded to Library 734 Times as teras kondang
Read
+Library
Hasrat Terlarang

Hasrat Terlarang

BAB 20 Dentuman musik membuat para pengunjung klub malam menari mengikuti irama musik. Aroma alkohol pun memenuhi Indra penciuman, seorang wanita berjalan masuk ia terlihat risih dengan keadaan di sekitarnya. Namun, ia mencoba menerobos lautan manusia yang sedang asyik menikmati surga dunia mereka. Wanita itu terlihat sedang mencari seseorang. Ia pun melangkah sampai di depan meja bartender. Senyumnya terbit saat melihat sosok yang ia cari.
9.454.0K viewsOngoingAdded to Library 1.4K Times as teras kondang
Read
+Library
Malam Tanpa Noda

Malam Tanpa Noda

Terasa sekali benda di bagian bawahnya mengeras. "Astaga, keras sekali." Prily menutup mulut. Tubuhnya mendadak kaku. **** Terima kasih sudah mampir dan komen. Baca juga karuku yang lain. Tergoda Gadis Muda dan Bara Sang Pengembara. Peluk online dari aku. Lanjut gak? Kalau lanjut aku lembur nulis. ****
9.5305.1K viewsCompletedAdded to Library 8.8K Times as teras kondang
Show Reviews (62)
Read
+Library
Cristi Rottie
Mampir ke karyaku "Sang Panglima Perang". Temui suasana berbeda dalam novel bergenre perang yang tentu saja dibalut dengan taktik perang dan kisah unik seorang pemuda dalam mencari keadilan terhadap keluarga serta perjuangan pembalasan dendam.
malapalas
BACA novel berjudul :CEWEK AGRESIF VS COWOK POLOS. kalian akan menemukan dari percintaan remaja sampai dewasa yang bakal bikin kita gemas sendiri, seru, ketawa ngakak bahkan geregetan dan terharu setelah beberapa tokoh bermunculan semua. Jangan lupa vote dan komen ya. Mksh.
Read All Reviews
Teror sang Pecundang

Teror sang Pecundang

suruh pria itu. "Ok, Bos. Jangan khawatir semua sudah kuberesin!" ujar pria gondrong dan bertato elang ditangan kiri. Lalu mereka cepat-cepat naik kendaraannya dan pergi ke arah kota Bandung kembali.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as teras kondang
Read
+Library
Bukan Surga Terindah

Bukan Surga Terindah

sanggah Aida. "Berani bertaruh?" Kenan tersenyum miring dengan satu alis terangkat. "Rumah tanggaku bukan barang taruhan!" tegas Aida. Senyum menyebalkan di bibir Kenan membuat Aida merasa semakin geram. Apalagi saat Kenan mencondongkan tubuh ke arahnya lalu berujar lambat, "Yang muda rasanya lebih nikmat.”
107.3K viewsCompletedAdded to Library 227 Times as teras kondang
Read
+Library
Tergoda Teman Papa

Tergoda Teman Papa

Ia mulai tersentuh oleh semua kalimat Andrew. Namun tentu saja, gengsinya terlalu besar untuk mengakuinya. Eric berdeham. Ia menghabiskan minumannya untuk melegakan tenggorokannya yang tiba-tiba terasa kering. “Kalau kamu sudah memberi restu, besok malam aku akan melamarnya.” “Uhuk… uhuk!” Eric langsung tersedak minumannya. Sementara Andrew justru menahan senyum.
1034.4K viewsCompletedAdded to Library 998 Times as teras kondang
Read
+Library
Tergoda Jerat Manis Sahabatku

Tergoda Jerat Manis Sahabatku

“Mama kapan pulang,” kata Lestari di ujung telepon. “Kalau sudah dapat uang, sayang. Kenapa memangnya?” “Lestari pingin boneka beruang, Ma!” “Boneka beruangnya yang warna apa?” “Hmm… warna apa, ya? Coklat, Ma. Biar sama seperti beruangnya Marsha!” “Beneran yang warna coklat? Gak yang lain?”
416 viewsOngoingAdded to Library 15 Times as teras kondang
Read
+Library
Tetanggaku yang Menggoda

Tetanggaku yang Menggoda

Dia menangis sambil berkata padaku, “Kak, aku gatal sekali Apa tumorku kambuh? Aku akan segera mati.” Akhirnya, aku kehilangan kesabaran dan membentaknya. Nadaku sangat kasar. "Mati apaan?! Kamu hanya sedang birahi, jalang!" Luna jelas terkejut oleh teriakanku yang mendadak. Mata besarnya menatapku dengan ketakutan, diam tak bersuara.
63.6K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as teras kondang
Read
+Library
Istri Gila Pak Dokter

Istri Gila Pak Dokter

tanyanya dengan nada yang jauh lebih lembut dibanding saat bicara dengan yang lain. Eira menunduk sedikit, menggenggam bajunya lebih erat. "Umm Daging—" Suaranya pelan, seolah gumaman angin. Ia terdiam, alisnya mengernyit bingung. 'Daging yang tadi siang, namanya daging apa? Aku lupa!' Eryas hanya tersenyum tipis. "Baiklah, daging steak tingkat kematangan rare," jawabnya tenang.
1.1K viewsCompletedAdded to Library 30 Times as teras kondang
Read
+Library
Istana Yang Ternoda

Istana Yang Ternoda

ucap Kania tiba-tiba saat mereka berhenti di lampu merah. Rafasya mengernyitkan dahi, menoleh heran. “Kondangan? Emangnya kita ada undangan hari ini?” Kania menggeleng polos. “Nggak ada, sih. Tapi aku pengin aja makan nasi kondangan, pakai sambal goreng kentang, sate ayam, dan es buah yang manis banget itu.” Rafasya menahan tawa. “Kania, itu kan bukan tempat makan umum. Masa kita nyelonong masuk ke kondangan orang? Nanti ditanyain siapa yang nikah, jawabnya apa?”
1017.9K viewsCompletedAdded to Library 590 Times as teras kondang
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status